Imamku, Tentaraku

Imamku, Tentaraku
sebuah tatapan


__ADS_3

Pernyataan yang menusuk bagi Salsa. Sekarang perempuan itu sudah tidak mempunyai tenaga lagi. Tubuhnya terlalu lemas untuk bangun. Pasokan udara seakan cukup sulit untuk menembus lubang hidungnya. Salsa sudah menangis.


"M-mbakk," cicitnya dengan perlahan sembari air matanya yang terus merembes keluar. Kenapa hidup Salsa selalu di melingkari orang-orang yang, jahat? Tidak ada kah kehidupan lain yang membuat Salsa lebih baik lagi menjadi manusia?


"Kenapa?! Aku muak melihatmu Sal! Hidupmu selalu bahagia! Selalu di manja oleh kedua orang tua mu! Sedangkan aku! Aku selalu di hina oleh siapapun!" tukas perempuan itu dengan amarah yang luar biasa. Sehingga membuat Salsa ketakutan.


Ternyata memang benar, jika manusia hanya berkedok baik saja. Yang terlihat baik bukan berarti ia mempunyai hati yang baik. Salsa sudah menyadarinya. Karena hatinya yang terlalu lembek sehingga membuat Salsa terus menjadi perempuan yang di anggap lemah.


Plakkk...


Perempuan itu menampar Salsa lebih keras lagi sehingga membuat pipi Salsa menjadi merah karena tamparan yang cukup keras.


Dan tanpa perasaan, Ara langsung menarik hijab Salsa dengan keras. Salsa berteriak memohon pada Ara supaya Ara mengembalikan hijabnya. Namun, nihil. Perempuan itu malah tertawa keras.


Salsa tidak habis pikir dengan seseorang yang dulu di anggapnya panutan, sekarang menjadi seseorang yang menusuk-nusuknya dari belakang.

__ADS_1


Salsa menghela napasnya dengan panjang sembari masih mengeluarkan air matanya.


Ternyata, kehidupan telah mengajarkan banyak hal. Salah satunya kedok.


Dan hati Salsa sakit karena mendengarkan pernyataan jika anak yang di kandung Ara selama ini adalah anak dari suaminya. Oh ayolah! Ini bukan drama FTV yang sering di tonton oleh Bundanya. Namun, ini begitu nyata.


"Maaf Salsa. Hidup tidak semudah apa yang kamu kira," kata perempuan itu dengan kejam.


Salsa terus menyebutkan nama Tuhannya di dalam hatinya. Ia terus berdoa. Dan nama kedua yang muncul di benaknya adalah Angkasa Dirgantara. Sembari menangis, Salsa ketakutan.


Salsa masih diam menangis. Tubuhnya lemas. Seolah-olah tidak bisa bergerak sama sekali. Gadis itu menjadi lemah seketika. Dan hari ini adalah hari yang mengejutkan baginya.


Salsa terus memegangi perutnya. Ia juga mendengarkan banyak langkah kaki yang berlarian. Sepatu dengan lantai yang bertabrakan telah menimbulkan suara nyaring. Suara itu semakin dekat.


Ara berjalan mundur karena ia mempunyai firasat yang tidak cukup nyaman baginya.

__ADS_1


Dan benar saja, Ara terkejut setelah melihat berapa gerombolan yang sekarang berdiri manis didepannya. Dengan senyuman tipis, namun membahayakan. Ara mundur tiga langkah lagi sembari memegangi perutnya. Matanya melebar karena terkejut dengan apa yang terjadi saat ini.


Orang-orang Ara yang memakai jas hitam langsung saja menodongkan pistol pada beberapa gerombolan yang baru saja datang. Hal itu telah memicu betapa gentingnya situasi saat ini.


Sedangkan Salsa sudah menangis dan ketakutannya bertambah. Susah payah perempuan bangkit dari duduknya untuk mencari tempat yang aman. Karena ia benar-benar takut dengan situasi yang saat ini. Seumur hidup Salsa, ia tidak pernah berada di posisi seperti ini. Salsa hanya sering melihatnya di film-film action. Namun, sekarang ia mengalaminya.


Belum sempat ia berdiri, lehernya sudah di todong pistol oleh Ara. Guna untuk mengancam beberapa gerombolan yang saat ini menatap tajam padanya. Dan satu orang yang menatap manik mata Ara dengan kilatan marah yang luar biasa.


Ara tidak percaya jika seseorang itu telah menatapnya begitu marah. Seolah-olah, ingin membunuh dirinya saat ini juga. Ara yakin, jika seseorang itu tidak akan PEDULI lagi dengan dirinya. Walaupun saat ini sedang mengandung seorang bayi.


Hati Ara sesak bercampur dengan kilatan marah. Ia semakin mendekatkan pistolnya ke leher Salsa dan semakin membuat Salsa menangis karena ketakutan.


Salsa juga menatap penuh harap orang itu.


To be continued.

__ADS_1


Setelah revisi, aku langsung gass update. Ayo yang belum support aku via Instagram @meigasellaap langsung follow yak. Biar makin semangat


__ADS_2