
Salsa melirik Dirga yang sedang menyesap kopinya di salah satu single sofa sembari menonton salah satu film action yang Dirga sukai. Namun, membosankan bagi Salsa karena perempuan itu tidak suka film bergenre action. Ia lebih suka genre komedi romance. Karena Salsa kalah bermain tebak-tebakan--layaknya anak kecil-- dengan Dirga, membuat perempuan itu harus mengalah menonton film action bersama Dirga walaupun ia tidak menyukainya.
Salsa terus memutar bola matanya dengan malas sembari menghela napasnya dengan panjang, layaknya orang yang sudah malas hidup. Apa yang menarik dari film action ini bagi Salsa. Ia melirik Dirga yang sedari tadi menikmati film tersebut. Membuat Salsa menjadi jengkel.
Salsa mengambil segelas susu cokelat dan ia minum hingga tersisa setengah, lalu kembali menaruh gelas tersebut dengan sedikit keras agar menimbulkan suara benturan kaca dengan meja. Namun, tetap saja tidak membuat Dirga mengalihkan pandangannya dari televisi besar di depannya. Hal itu semakin membuat Salsa semakin kesal. Semenjak kehamilannya ini, membuat Salsa mudah emosi.
Salsa mengambil makanan ringan di depannya. Di dalamnya terdapat sebuah keripik. Salsa langsung memakannya dan mengunyah dengan sengaja menimbulkan suara kunyahannya. Namun, tetap saja tidak berimbas apa-apa.
Salsa menghela napasnya dengan kesal, lalu menengakkan tubuhnya sembari berkata, "ini namanya bersenang-senang di atas penderitaan orang lain," kata Salsa dengan lantang. Perempuan itu langsung menatap tajam Dirga dan menyilangkan kedua tangannya di depan tubuhnya.
Dirga menoleh menatap Salsa yang sudah berubah menjadi emak-emak hamil yang menyeramkan. Seolah-olah mirip dengan monster besar yang siap memangsa musuhnya saat ini juga. Hal itu membuat Dirga sedikit bergeser duduk.
Tiba-tiba saja, Salsa duduk kembali dengan lesu sembari cemberut dan mengatakan, "Salsa nggak suka film itu!"
"Oh tidak bisa. Kamu kan kalah bermain denganku, Sal," kata Dirga yang membuat Salsa menoleh padanya dan menatapnya dengan tajam. Mangsanya sudah siap untuk dimakan.
"KAKAK NGGAK PUNYA PERASAAN!" sergah Salsa lalu bangkit dari duduknya karena kesal Dirga yang tidak pernah memahami dirinya. Begitulah pikir Salsa.
Namun dengan cekatan, Dirga langsung menarik tangan Salsa dengan pelan. Lalu, mendudukkan perlahan di atas pangkuannya. Membuat Salsa ingin bangkit dan menghindar namun lagi dan LAGI, Dirga kembali mengunci gerakan tubuh Salsa. Salsa bergeming dalam pangkuan Dirga. Berusaha meronta agar lepas dari pelukan Dirga, namun Dirga terlalu kuat. Dan yang Salsa lakukan adalah, menggigit Dirga adalah satu-satunya cara terakhirnya agar lepas dari kungkungan lengan besar milik Dirga. Entah kenapa Salsa sekarang menjadi Salsa yang mengerikan. Bukan Salsa yang dulunya kalem.
Dirga kaget dan langsung melepaskan Salsa begitu saja. Tentu saja Salsa langsung berlari menghindari dari Dirga yang juga bangkit untuk mengejarnya.
"Kamu sekarang mendadak berubah jadi bar-bar, ya?" kata Dirga dengan tidak percaya dengan kelakuan Salsa saat ini. Bagaimana mungkin, Salsa yang cengeng sekarang menjadi Salsa yang mengerikan.
__ADS_1
Namun, hal itu membuat Dirga semakin gemas.
"STOP!!" teriak Salsa dengan mengatur napasnya, "Salsa capek. Jadi, stop!" lanjutnya lagi.
Salsa mengelus perutnya dan membuat Dirga tiba-tiba mendadak cemas melihat Salsa. Laki-laki itu mendekat dan bertanya ada apa dengan perutnya. Salsa mencengkram erat bahu Dirga. Tentu saja membuat Dirga semakin khawatir.
"Kenapa kamu, Sal? Perut kamu, sakit? Kita kerumah sakit, ya?" Dirga panik. Rasa bersalah langsung hinggap pada dirinya. Karena Dirga telah mengejar Salsa.
"Perut Salsa agak keram," kata Salsa.
"Kita pergi kerumah sakit, ya?"
"Nggak perlu kak,"
"Ada obatnya kok,"
"Apa obatnya?"
"Salsa pengen kakak make daster ya," kata Salsa yang membuat Dirga masih menatapnya. Masih mencerna perkataan Salsa. Sedetik kemudian, Dirga langsung melotot karena terkejut sembari menatap Salsa dengan tidak percaya. Kelucuan apalagi ini, miskah?
Salsa langsung memohon pada Dirga, agar laki-laki itu mau menuruti kemaunya.
"Kakak pliss, ini demi bayi kita. Dia lho yang minta. Katanya ayahnya suruh make daster," kata Salsa sembari mengelus perutnya, "ya kan, nak? Bunda nggak bohongkan?"
__ADS_1
"Kamu nyidam atau sengaja bikin malu, aku?" tanya Dirga curiga karena ia melihat Salsa menahan tawanya.
Cukup lama Salsa merayu Dirga agar laki-laki itu segera menuruti kemauannya. Namun, Dirga tak kunjung memberikan jawaban. Salsa juga memberikan berbagai iming-iming pada Dirga. Namun, tetap saja Dirga tidak merespon Salsa. Bagaimana mungkin, kapten Angkasa Dirgantara memakai baju daster? Hei! Angkasa itu kapten!
Salsa langsung cemberut, "oh ya udah kalau nggak mau," katanya sembari pergi. Namun, Dirga menarik tangannya lagi dan mengangguk dengan lemas. Hal itu membuat Salsa langsung tersenyum lebar.
"Sama aja ini kan? Bersenang-senang di atas penderitaan orang lain," sindir Dirga pelan.
Salsa langsung menatap tajam Dirga, "ya enggak lah. Dari undang-undang yang Salsa buat sendiri, istri selalu benar dan istri selalu menang. Sedangkan suami, harus selalu kalah. Enak aja," kata Salsa dengan sewot.
"Ya udah terserah kamu. Asal kamu bahagia, aku nggak papa kok," kata Dirga dengan pasrah. Seumur hidupnya, baru kali ini Dirga pasrah dengan keadaannya. Hanya di depan Salsa Dirga mampu memasrahkan hidupnya. Haha!
Setelah menunggu beberapa menit, akhirnya Dirga keluar dengan menggunakan daster milik Salsa. Daster polkadot tersebut sangat ketat di pakai oleh Dirga karena badan Salsa yang kecil. Sungguh membuat Dirga tersiksa.
Sedangkan Salsa sudah tertawa lepas karena melihat Dirga menggunakan daster yang cukup ketat. Kapten tentara itu menggunakan daster karena korban dari istrinya sendiri! Haha. Mengenaskan!
Dirga menatap Salsa tanpa ekspresi apapun.
"Awas sobek dasternya," kata Salsa di sela-sela tawanya, "badannya gede banget sih!" Lanjutnya, lalu tertawa lagi. Salsa terlihat bahagia ketika melihat Dirga tersiksa seperti saat ini. Kapan lagi bisa menjahili, Dirga?
To be continued...
Wihh aku update tiap hari beberapa hari ini. Hehe. Ayo support aku teruss yak. Share cerita ini ke temen-temen kalian dan follow ig aku @meigasellaap.
__ADS_1