Isekai : Mengubah Takdir Tokoh Utama

Isekai : Mengubah Takdir Tokoh Utama
ZD | 61 : KEDATANGAN GAVIN


__ADS_3

“Sepertinya aku harus hiatus menulis selama satu bulan dulu. Aku lelah mengerjakannya,“ Zilya bersandar di tempat duduknya. Akhir-akhir ini, masalah muncul di kehidupannya.


Setelah pekerjaannya sudah selesai, Zilya memutuskan untuk segera pulang. Ia ingin mengistirahatkan tubuhnya yang lelah.


Sesampainya di Kontrakan, ia segera membersihkan tubuhnya terlebih dahulu. Zilya merupakan salah satu orang yang merasa gerah apabila tidur sebelum membersihkan badannya.


“Aku ingin tidur sebentar lah,“ gumam Zilya lalu berbaring di tempat tidurnya. Sebelumnya, ia sudah makan di tempat kerjanya, sehingga ia tidak perlu makan lagi.


Baru saja Zilya memejamkan matanya, …


BRAK!


Reflek Zilya membuka matanya kembali dengan perasaan kesal di hati. Siapa sih tamu yang tidak diundang tiba-tiba mendobrak pintu tempat tinggalnya?


“Kamu? …“ Zilya terkejut ketika orang yang mendobrak pintunya adalah seseorang yang sangat ia kenal. Siapakah dia?


“Ha … Ha! Aku tidak pernah menyangka, seorang Zilya bisa menempati tempat seperti ini!“ ejek eseorang tersebut sambil menendang benda yang disekitarnya.


“Apa tujuan Anda kemari?“ Zilya menatap sinis seseorang yang datang itu. Benar-benar tamu yang tidak diinginkan oleh Zilya.


“Ternyata kau bisa menebak dengan begitu mudah, ya …“


“Baiklah … Baiklah! Aku akan memberitahumu apa maksudku kemari,”


“Aku ingin, kau pergi sejauh-jauhnya dari Kota ini. Kau tahu kan … Apa yang akan terjadi apabila kau tidak menururi permintaanku,” Gavin tersenyum sinis sambil melemparkan berkas-berkas yang diberikan oleh anak buahnya.


Zilya memunguti berkas-berkas yang dilempar oleh Gavin. Dan membukanya satu per satu.


“Anda pikir Anda bisa menakut-nakuti saya dengan ancaman yang Anda berikan?“


“Tidak perlu mengelak lagi! Semua bukti sudah tertampang jelas di depan mata, putriku sayang, upss maksudku mantan putriku,“


Zilya menarik napas panjangnya. Ia harus memiliki ekstra kesabaran untuk menghadapi pria di hadapannya ini. Ia sedang berusaha agar emosinya tidak keluar. Karena setiap permasalahan jika selalu dihadapi dengan emosi, maka masalah ringan akan bertambah berat. Diibaratkan seorang manusia, jika ia makan tiada henti, maka berat badannya akan semakin bertambah, jika dia ingin berat badan yang ideal, maka ia harus sering berolahraga.

__ADS_1


“Karena aku sedang baik hati hari ini, maka aku berikan kamu kesempatan untuk memberikan jawabannya semua kepadaku selama 24jam. Jika aku tidak mendapatkan jawaban apapun dari mu, maka kamu pasti tahu bukan, apa yang aku lakukan,“ Gavin tersenyum seringai, lalu bersama anak buahnya ia pergi meninggalkan Kontrakan Zilya.


~


~


~


~


~


~


~


~


~


~


“Setelah aku selidiki gadis itu, ternyata gadis itu anak yang baik-baik. Syukurlah … Rasanya tidak sabar untuk menjadikannya menantuku,” Arya tersenyum senang. Akhirnya ia akan mendapatkan menantu dalam waktu dekat.


Pertemuan pertamanya dengan Zilya bukan tidak membuahkan hasil, melainkan dari gelagat Zilya ketika berbicara. Arya adalah seseorang yang peka dengan sekitarnya, jadi ia langsung dapat menangkap kode tersebut.


Tok tok tok.


“Masuk!“ titah Arya.


“Sayang …” Arya yang menyadari bahwa istrinya datang langsung menutup berkasnya.


“Ada apa?“ Arya mengecup kening sang istri. Arya bukan merupakan pria yang romantis.

__ADS_1


“Maaf, Mama kemari membawakan Papa makan siang. Papa belum makan siang, kan?“ balas Sofi.


“Kebetulan sekali, Papa belum makan siang nih,“


“Oh ya, Pa. Tadi Mama nggak sengaja kedengaran dari luar. Menantu? Papa punya menantu dari siapa?“ Sofi melemparkan tatapan tajam kepada suaminya. Arya hanya mampu meneguk air liurnya dengan susah payah. Ia tidak menyangka, bahwa istrinya memiliki pendengaran yang sangat tajam.


~


~


~


~


~


~


~


~


~


~


~


...Bersambung. ...


Ya sabar yaa, Ar🤭


Happy New Year 2023. Maaf, baru update sekarang, Author aja sedang berusaha update buat kalian😅

__ADS_1


Jangan lupa untuk slalu meninggalkan jejak 🤭👣


__ADS_2