Istri Ke Dua Sang Baba

Istri Ke Dua Sang Baba
Mengenang.


__ADS_3

Memang sulit untuk memulai babak baru dalam hidup. Ketika kita tahu jika seseorang tidak lagi ada di dalam hidup kita. Namun terkadang kita tidak boleh menoleh kebelakang, karna melihat masalalu pun tidak ada bagusnya. Kadang-kadang hidup seperti permainan, entah menang atau kalah tetapi kita harus mengerahkan semua upaya terbaik. Karna hidup datang sekali, jadi lakukan apa yang membuat kita bahagia dan buatlah orang di sekitar mu tersenyum..


___________


.


Ceklek.


Serkan keluar dari kamar mandi dan langsung memakai baju santai, ia melangkah sambil mengeringkan rambutnya memakai anduk kecil dan berjalan ke arah ranjang..


Serkan tersenyum saat melihat sang istri masih bergulung dengan selimut. ''Heiii sayanggg kau benar-benar belum bangun.?


Cup.


Cup.


Cup.


Serkan mencium seluruh wajah sang istri, sedangkan yang mendapatkan ciuman bertubi-tubi hanya menggeliat badannya. Hingga Serkan bisa melihat maha karya yang dia ciptakan semalam penuh..


Serkan pun memeluk Yanti. ''Sayang bangunnn apa kau tidak lapar hmmm.?


''Uhh jam berapa sayang.? tanya Yanti sedikit menggeliat dan menguap.


''Ini sudah jam 11 siang sayanggg..''


Yanti membuka matanya dan melihat sang suami yang sedang tersenyum kepadanya..


"Mr.Arrogant tolong kondisikan tangan anda, oh yaa ampun jangan bermain di sana." ucap Yanti dalam hati.


''Sayanggggg..'' rengek Yanti.


''Ahhh baiklah baiklah kali ini akan aku ampuni, namun tidak lain waktu. Karna kita sudah terlambat.''


''Memangnya kita mau kemana? tanya Yanti.


''Kita akan bulan madu.'' jawab Serkan turun dari ranjang dan menggendong Yanti ke kamar mandi..


''Aku bisa jalan sendiri sayangg..


Cup.


''Jangan protes, nikmati lah sejuta cinta dari pria tampan ini. Yang akan selalu memanjakan dirimu.'' tutur Serkan menaruh Yanti secara perlahan di bathub yang sudah ia isi air..


''Mau aku mandikan sayang.? tanya Serkan di jawab gelengan oleh Yanti..


''Tidak, aku bisa mandi sendiri. Jika di mandikan oleh mu, bisa bisa gak bakalan kelar dua jam.'' ujar Yanti cemberut yang mana membuat Serkan terkekeh..


''Uuuhh kenapa istriku menggemaskan sih hmmm.'' Serkan dengan gemas mencubit pipi Yanti..


''Eeeiii sakitttttt..


''Heheh ya sudah, selesaikan mandinya aku akan memesan makanan. Beri tahu aku jika sudah selesai ok.?


Yanti mengangguk, Serkan pun pergi dan menutup pintu..


Serkan membuka gordeng dan membuka pintu balkon, agar udara segar masuk. Ketika ia berbalik dan sedikit memantung ketika melihat kamar yang begitu berantakkan. Bagaimana tidak, beberapa miniatur dan vas bunga pecah berserak kan di lantai. Sofa sudah tidak lagi berada di tempat nya, apa lagi bantal dan guling sudah terlempar jauh dari ranjang.


''Ohh ya ampun, seperti terjadi gempa yang dahsyat semalam.'' ucapnya sambil memungut beberapa pecahan pas bunga, takut terkena kaki sang istri..


Sedangkan Yanti sedang melihat pantulan dirinya dj cermin, ia mengelus beberapa tanda cinta yang Serkan ciptakan. Yanti tersenyum saat mengingat kejadian semalam, dimana ia begitu ketagihan dan meminta pepew mempepew lagi dan lagi..


Yanti langsung menutup wajah dengan kedua telapak tangannya, ia merasa malu dan malu mengingat ketika ia menjerit nikmat..


''Oh ya ampun Yan, kamu benar benar tidak tau maluuu.!! ucap Yanti menepuk jidatnya, namun ia tersenyum ketika dia merasakan bagaimana rasanya di cintai oleh seseorang yang sangat mencintai dirinya. Bolehkah Yanti jujur, bahwa dia pun mulai mencintai Serkan dengan perlahan..


Ketika Yanti berada dalam lamunannya, Serkan mengetuk pintu dan mengejutkan Yanti..


Tok.


Tok.


''Sayanggg apa kau belum selesai.?


''Eh iyaa ini sudah selesai kok.'' jawab Yanti langsung memakai handuk nya dan keluar dari kamar mandi..


.


_____


.


Sedangkan di sisi lain.#

__ADS_1


Lulu sedang duduk menyender di pohon, dan memperhatikan dua anaknya bersama Borkhan sedang bermain di taman belakang Qars, Borkhan sudah mengubah sebagian taman bunga menjadi taman bermain kanak-kanak..


Lulu tersenyum dan meneteskan airmatanya, ia tidak menyangka bahwa hidupnya akan se'sempurna ini.. Sedangkan Borkhan yang sedang bermain dengan kedua anaknya tidak sengaja melihat Lulu mengusap pipinya..


Ia memanggil Rumi dan Nani untuk bermain dengan Baby Agam dan Baby Gino. Lalu ia menghampiri Lulu dan duduk di sampingnya..


''Kenapa menangis sayang.? tanya Borkhan merangkul sang istri kedalam dekapan nya..


Lulu tersenyum dan mengelus dada bidang sang suami. ''Aku menangis karna bahagia, aku tidak pernah menyangka jika pernikahan kita akan bahagia, bahkan sangat bahagia.'' ujar Lulu, lalu dia melepasakan pelukannya dan menatap Borkhan. ''Kau tau, dulu aku mengira kau itu lelaki judes dan galak karna sering membentak ku dan mengerjaiku. Aku pun tak berharap jika kau mau menerima diriku sebagai istrimu, karna yang aku lihat kau sangat mencintai nyonya Laila.''


Borkhan tersenyum dan membelai pipi Lulu dengan lembut. ''Boleh aku jujur?''


Lulu mengangguk. ''Tentu saja.''


''Aku menyukaimu disaaaaaattt, pertama kita berjumpa di bandara. Apa kau ingat?


Lulu terdiam dan mengingat kembali di mana dia baru menginjakkan kaki di Dubai..


.


FLASHBACK ON.#


.


Lulu berdiri dan melihat ponselnya, orang kantor mengabarinya jika dia akan di jemput oleh anak majikannya yang bernama Borkhan.


Namun sudah satu jam lamanya Lulu menunggu, tak kunjung datang orang yang akan menjemputnya. Tiba-tiba perutnya merasakan mulas yang sangat luar biasa..


''Oohh ya ampun panggilan alam___'' Lulu memegangi perutnya dan berlari kocar kacir mencari toilet..


Setelah berputar sekian lama, Lulu pun akhirnya menemukan toilet umum. Lulu menggerutu kesal karna mencari toilet saja harus berputar seperti mencari pintu keluar dari labirin..


Krasak kerusuk, Lulu pun membuka pintu toilet dan merasa kecewa karna closetnya duduk. ''Oh yaa ampun, kenapa tempat Ee nya duduk sih! Ee ku insecure melihat betapa glowing nya tempat ______ hufttt.'' ujar Lulu yang mau tak mau membuka celana nya dan membuang apa yang sudah dia tahan sedari tadi..


.


Sedangkan Borkhan bersama Asad masuk dan mencari Lulu, di tempat yang sudah di janji kan. namun nyatanya sang khadimah tidak ada di tempatnya.


''Asad kemana dia.?


Asad melihat kanan kiri dan menggidikkan bahunya. ''Tuan tunggu di sini saja, biar aku yang mencari khadimah nya.'' ucap Asad berkeliling untuk mencari Lulu.


Borkhan duduk lalu mengeluarkan ponselnya, ia mengabari Laila namun tidak ada respon sama sekali. ''Mengapa pesan ku tidak pernah ia baca.? gumam Borkhan dalam hati..


Dugh_


''Heh. Apa kau tidak bisa duduk di kursi lain? mengapa kau duduk di sebelahku.? sentak Borkhan namun tidak di perdulikan oleh garis kecil itu, terbukti bahwa gadis di sebelahnya sedang mengorek-ngorek kupingnya.


''Tuan aku belum tuli dan budeg. Mengapa kau berteriak tepat di telingaku.?!! Ujar Lulu kesal.


''Aku tidak suka kau duduk di sebelahku, Minggir sana dan duduk di tempat lain jangan di sebelahku. Aku tidak mau ter'tular virus yang mematikan.!! ketus Borkhan


''Heeiii Tuan sombong, memangnya kenapa jika aku duduk di sebelahmu? apa kah ada larangan nya jika aku tidak boleh duduk di sebelahmu? mau aku duduk di sini kee, mau aku duduk di sana kee, mau itu duduk di pangkuan mu kee, itu hak ku.!! teriak Lulu dengan kesal. ''Dan lagi, aku ini gak punya penyakit yang akan menularkan virus yang kau sebut tadi.''


Lulu sudah kesal karna tidak bisa mengeluarkan Ee nya, karna closetnya begitu glowing dan kinclong hingga Si Ee tidak mau keluar membuat Lulu pusing sekaligus pening..


Borkhan sedikit tertegun melihat gadis kecil yang berani berteriak kepadanya. tanpa sadar dia menyunggingkan sedikit bibirnya karna melihat Lulu yang sangat menggemaskan jika menahan kesal..


''Apa kamu lihat lihat. Aku colok itu mata baru nyaho.!! ucap Lulu melangkah pergi meninggalkan Borkhan yang masih terdiam..


.


Lulu berdiri dan menunggu orang menjemputnya, namun bibirnya tidak berhenti menggerutu..


''Lunia Sadiq.? panggil seseorang.


''Ya saya.'' jawab Lulu..


''Dari mana saja dirimu, kau tau aku mencarimu sedari tadi.'' ucap Asad sedikit kesal karna lelah mencari Lulu..


''Maaf tuan, aku baru keluar dari kamar mandi.'' jawab Lulu tak enak hati.


''Ya sudah, ayo masuk kedalam mobil.'' Asad membawa Lulu ke parkiran, Asad mengabari jika khadimah sudah berada di dalam mobil bersamanya..


Borkan pun melangkah menuju parkiran..


Sedangkan Lulu duduk dengan tenang di dalam mobil ber'Ac, di kursi depan ada Asad sedang melihat file milik Lulu dan sesekali meliriknya dari kaca..


Ceklek.


Braaakkk_


Mobil terbuka bersamaan dengan Borkhan masuk dan menutup pintu mobil. ''Ayo jalan Asad.''

__ADS_1


Lulu menatap pria di depannya dan melotot ketika tahu jika pria yang baru masuk ke dalam mobil adalah orang yang dia teriaki tadi..


''Oh may goti, habis lah riwayatku.'' gumam Lulu dalam hati, berdoa jika Borkhan tidak mengenali nya..


''Siapa nama mu.? tanya Borkhan tanpa melihat ke arah belakang.


Lulu gugup dan mendadak tidak bisa bicara, saat Borkhan bertanya siapa namanya..


Asad melirik ke arah kaca. ''Heii khadimah, Tuan Borkhan bertanya. Mengapa kau diam saja.?


''Hah, emm.. Lunia Baba, panggil Lulu saja.'' jawab Lulu menunduk takut.


Borkhan mengerutkan keningnya dan langsung menoleh ke arah belakang, dan melihat Lulu sedang menunduk sambil memainkan jari jemarinya..


''Kenapa kau menunduk.? jika aku sedang berbicara dengan mu, lihat aku. Kau itu tidak sopan sekali.! ketus Borkhan yang masih menatap Lulu..


Lulu secara perlahan menegakkan kepalanya dan melihat Borkhan sedang menatap dirinya..


Deg__


''Kauuu__'' Borkhan sedikit tertegun melihat mata bulat yang sedang ketakutan itu..


Lulu tersenyum dan melihat kan barisan giginya yang putih. ''Hallo Baba.'' sapa Lulu


Borkhan Menyunggingkan bibirnya dan menegakkan cara duduknya lalu melihat kedepan..


''Lihat saja aku akan mengerjaimu, karna sudah berani berteriak di depanku.'' ucap Borkhan tersenyum sinis, sedangkan Asad tak mengerti dengan ucapan Tuannya.


Glukkk_


Lulu menelan salivanya susah payah. ''Bukankah sudah aku bilang, jika riwayatku akan tamat.!!


.


FLASHBACK OFF.#


.


''Dan mulai dari sana kau selalu mengerjaiku tanpa ampun.!! ucap Lulu dengan nada kesal dan memukul dada bidang suaminya..


Borkhan tersenyum dan memeluk Lulu kembali. '' Dan_ dari sana juga aku mulai menyukaimu secara diam diam, namun gengsi ku terlalu tinggi untuk mengatakan jika aku menyukaimu.''


Lulu terdiam dan memeluk Borkhan. ''Aku mencintaimu.''


''Aku lebih mencintaimu sayang, tetaplah ada di samping ku hingga aku menghembuskan nafas terakhir.''


Cup..


.


_____


Sedangkan di sisi lain.#


Tuti dan Asad sedang menonton tv, di temani banyak cemilan yang ada di dekat mereka..


''Dasar cowo gak tau diri.! udah punya istri cantik malah selingkuh. Mana kerjaannya hanya bisa meweeeeekkk aja bikin aku kesal.! gerutu Asad meluapkan segala emosinya saat melihat Drama korea tentang perselingkuhan..


Tuti mengerutkan keningnya, saat melihat kelakukan sang suami yang akhir-akhir ini menjadi aneh..


''Sudah lah sayang itu kan hanya drama. Kenapa kamu yang jadi emosi berisik pula.'' ucap Tuti.


THAK_


Asad menaruh piring di atas meja dengan kasar. ''Gak bisa kaya gitu sayanggg, ini tidak bisa di biarkan. si onta belang itu gak boleh hidup tenang, pokoknya pelakor dan pembinor ini harus berakhir mengenaskan. jika perlu, para penghianat itu harus tertabrak dan mati menge___


Asad tak bisa melanjutkan perkataannya saat perutnya terasa mual dan ingin muntah. Asad berlari ke kamar mandi dan memuntahkan semua makanan di perutnya..


Huuuwweeekkk__


Huuuwweeekkk__


''Honey are you okay.? tanya Tuti lalu menyusul Asad ke kamar mandi..


.


.


.


.


...Maaf yaa Author baru up. Author baru sembuh, jadi baru bisa up😪😪...

__ADS_1


...Jangan lupa Voteeeeeeeeee dan bungaaaaa nya yaaa. biar semangat dan karya ini bisa naik level🤗...


...Like like like jangan Lupaaaaaa....


__ADS_2