
Hari berganti, bulan bertambah, tak terasa Borkhan dan Lulu menjalani pernikahan mereka dengan harmonis dan penuh warna..
Lulu sendiri belum tau jika pernikahan mereka sudah sah di mata hukum dan negara..
Seperti biasa aktifitas pada pagi hari, Lulu sedang memasak sarapan untuk sang suami. Lulu sebenarnya sedikit kecewa karna Borkhan tak membiarkan dirinya bekerja di salah satu restorannya, namun Lulu yang baik dan tidak pernah protes pun hanya menurut saja...
Kini ia bersenandung sambil mengoseng nasi goreng, tak berapa lama ia merasakan pelukan...
Cup..
''Selamat pagi sayang.''sapa Borkhan memeluk Lulu dari belakang..
"Pagi juga suamiku." jawab Lulu namun ia masih asik dengan nasi goreng yang sedang berada di kompor..
"Duduklah, aku akan menyiapkan sarapanmu.'' kata Lulu.
Borkhan melangkah dan duduk dengan patuh, menunggu sang istri menyiapkan makan untuknya..
.
Disela sela mereka makan, Borkhan menatap Lulu dengan intens. Ada sedikit hati tak rela jika orang lain melihat kecantikan sang istri, namun apa mau di kata! ia juga tak bisa mengurung LuLu di apartemen selamanya..
''Sayang, nanti malam bersiaplah karna kita akan menghadiri pesta ulang tahun anaknya Omar..
Lulu yang sedang makan, langsung berhenti dan menatap sang suami..
''Aku ikut.?
''Hm__
''Tapi aku malu.'' ucap Lulu
''Kenapa malu? aku akan memperkenalkan mu ke semua teman temanku'' tutur Borkhan.
''Apa kau yakin? bukankah dari awal kita menikah ka__
__ADS_1
''Itu dulu, namun berbeda untuk sekarang. kau adalah segalanya untukku.'' ucap Borkhan menggenggam tangan sang istri..
Lulu tersenyum dan mengangguk. ''Baiklah aku akan bersiap dan membeli gaun. Apakah kau sudah membeli kado.? tanya Lulu
Borkhan menggeleng. ''Aku belum tau mau memberikan apa, untuk anak sultan satu itu.!!
''Ayo kita cari bersama.'' ucap Lulu antusiasi.
.
.
Malam hari.##
Lulu sudah siap dengan gaunnya, ia sangat cantik dan mungil. Bokrhan sebenarnya tak rela jika Lulu berdandan secantik ini, namun Borkhan sadar jika LuLu mempersiapkan dirinya sedari tadi pagi..
Bokrhan dan Lulu pun keluar dari apartemen menuju restoran yang tak lain adalah restoran milik Borkhan..
.
Tangan Borkhan selalu berada di pinggang kecil Lulu, takut jika orang akan mengambil miliknya..
Zulaikha yang melihat keponakannya begitu posesif kepada istri kecilnya tersenyum senang, dan mendoakan supaya rumah tangga sang keponakan baik baik saja...
Lulu begitu bosan saat Borkhan terus saja memperkenalkan dirinya, ia pun meminta izin jika ia akan mengambil cemilan di sebelah sana..
Borkhan mengizinkan istrinya untuk pergi mengambil apapun yang ia mau, namun dengan satu syarat. Lulu tidak boleh bergabung dengan para wanita sosialita yang sedang duduk memamerkan perhiasan mereka. Lulu mengangguk dan melangkah pergi..
Borkhan bergabung dengan Omar yang sedang mengobrol..
''Borkhan kau sangat beruntung mendapatkan istri muda dan cantik.'' ucap pria di sebelahnya..
__ADS_1
Borkhan hanya tersenyum, ingin sekali ia mencongkel mata pria di sebelahnya yang sedari tadi menatap sang istri..
Sedangkan Lulu sangat antusiasi melihat betapa banyak makanan di depannya, hingga ia tak memperdulikan banyak orang yang sedang memperhatikan nya termasuk Lintang yang sedang berjalan ke arahnya..
.
''Hai LuLu apa kabar.? sapa Lintang dari arah belakang..
Uhuk..
Uhuk..
LuLu tersedak makanan karna kaget ada yang menyapa dirinya, lalu menoleh ke belakang dan melihat Nyonya rumah sedang menyapa dirinya..
''Hallo Madam.'' sapa balik LuLu membungkuk.
''Jangan seperti itu, jangan memanggil ku dengan sebutan madam, karna kau sendiri pun sudah menjadi madam sekarang.'' ucap Lintang terkekeh..
Lulu tersenyum sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal..
''Aku pikir kau itu sombong seperti emak emak sosialita sebelah sana, yang sedang memamerkan berlian dan emas mereka.!! tunjuk Lulu menunjuk menggunakan liriknya mata..
''Sudahlah jangan pikirkan mereka, bermainlah ke Qars milikku sesekali biar aku ada teman mengobrol.
''Mmm, Baik nanti aku akan bermain ke Qars milikmu bersa___
Lulu tak melanjutkan bicaranya, karna melihat perkelahian di depan sana yang tak lain adalah suami Lintang yang tak terima sang istri di rendahkan..
Borkhan menghampiri Lulu saat situasi sudah membaik..
''Ayo kita pulang.'' ajaknya menggengam tangan Lulu..
.
.
__ADS_1
...Jangan lupa tinggalkan jejak nya yaa🤗...
...LIKE.KOMEN.VOTE JANGAN LUPA BUNGANYA YAA ...