Istri Ke Dua Sang Baba

Istri Ke Dua Sang Baba
Beruntung memilikimu


__ADS_3

Lulu tak pernah bermimpi akan menikah dengan seorang yang tajir melintir seperti Borkhan. Lulu dari kemarin cemberut kepada sang suami karna membawanya menemui Laila, bukannya apa apa namun Lulu tak mau membuat masalah dan merunyamkan kehidupannya..


Borkhan yang peka, lantas membawa Lulu ke sesuatu tempat yang akan membuat Lulu tersenyum kembali..


Disinilah Lulu dan Borkhan berada, di menara Bruj Khalifah..



Siapa yang tidak mengenal Bruj Khalifah? Bangunan tinggi yang menjadi Ikon kota Dubai di Uni Emirat Arab. Gedung tersebut telah menjadi daya tarik bagi wisatawan dan ditasbihkan sebagai gedung tertinggi di dunia..


Burj Khalifa memiliki tinggi 828 meter atau sekita 2.716,4 kaki. Dapat dikatakan tingginya sekitar tiga kali dari Menara Eiffel, Prancis. Bangunan tinggi Dubai ini juga hampir dua kali lebih tinggi dari Empire State Building, Amerika Serikat. Burj Khalifa juga menjadi bangunan yang dapat menembus awan sehingga membuat banyak orang kagum..


Terdapat 162 lantai yang tiap lantainya menawarkan berbagai hiburan. Mulai dari tempat makan, pusat perbelanaan, perpustakaan, wisata, tempat relaksasi, bahkan hotel..


Di lantai ke-160, terdapat hotel bintang lima. Terdapat pula galeri seni yang menampilkan lebih dari 85 seniman ternama.


Karena beragam fasilitas dan kemewahan yang ditawarkan, gedung ini selalu ramai dikunjungi orang.


.


.


''Kau menyukainya.?? tanya Borkhan memeluk Lulu dari belakang..


Awalnya Lulu tidak mau karna takut ketinggian, namun Borkhan selalu menyakini Lulu bahwa akan baik baik saja. Borkhan selalu menggenggam tangan kecil Lulu sewaktu naik lift, ingin sekali Lulu pipis di celana ketika berada di dalam lift. namun ia masih mempunyai rasa malu. Terlebih Lulu tak membawa baju ganti jika mengompol..


''Yaa, aku sangat menyukainya.''jawab Lulu sembari berbalik badan, menatap Borkhan penuh kagum..


Ia tak menyangka jika Borkhan akan memperlakukannya se istimewa ini, Lulu pun memeluk Borkhan. ''Terima kasih Borkhan.'' ucap Lulu.


Cup..


''Jangan pernah meninggalkan diriku sendirian Luu.'' ucap Borkhan mencium kening Lulu..

__ADS_1


''Tidak akan, aku tidak akan pernah meninggalkan dirimu terkecuali kau yang memintaku pergi.'' jawab Lulu mengendus leher Borkhan..


Ia sangat menyukai aroma maskulin dari tubuh Borkhan, entah sejak kapan Lulu sangat nyaman berada di dalam dekapan pria berusia 42tahun dan tiga bulan lagi umurnya akan bertambah..


Setelah puas memandangi pemandangan dan berkeliling gedung, Bokhan dan Lulu pergi dari Menara itu menuju lestoran..


.


Setelah sampai di lestoran, Borkhan membawa Lulu ke ruang kerjanya yang berada di lantai tiga..


Lulu bisa melihat ruang kerja sang suami yang begitu mewah dan megah, terdapat kamar tidur di sebelah kanan dan botol botol di rak berjajaar rapih namun Lulu tak tau botol apa itu..


Lulu duduk di sofa, sementara Borkhan duduk di kursi kerjanya. Tak lama terdengar ketukan pintu dari Luar..


Tok.


Tok.


Tok.


''Almaedhirat sayidi , hunak alsayidu Carol turid muqabalatak fi altaabiq alsufli." (Permisi Tuan, ada Mr. Carol ingin bertemu dengan anda di bawah.'') ujar Asad memberitahu.


''Hasana, sa'akun hunak qariban.'' (Baik, aku akan segera kesana.'')jawab Borkhan


Asad mengangguk lalu pergi menutup pintu..


Borkhan berdiri dan duduk di sebelah Lulu. ''Ana dhahib 'iilaa altaabiq alsuflii limuqabalat aldayf, fala bas 'iidha kunt bimufradik huna.'' (Aku akan ke bawah menemui tamu, tidak apa apakan kau sendirian di sini.?) tanya Borkhan.


Lulu tersenyum.''Yadhhaba. sa'akun muntazaran huna." (Pergilah, aku akan menunggu disini..'') jawab Lulu.


Cup..


Borkhan mengecup bibir Lulu sekilas dan melangkah pergi meninggalkan Lulu sendirian..

__ADS_1


.


Sementara di tempat lain, Yanti sedang duduk menunggu keponakannya di lestoran cepat saji..


Ia besok akan mulai bekerja di lestoran Borkhan, jadi dia memutuskan bertemu dulu dengan keponakan yang sama sama bekerja di Dubai.


Ia takut jika keponakannya mencarinya ke rumah mama Khumairah yang sedang di proses untuk di jual..


Tak lama netra mata Yanti melihat keponakannya, yang cantik dengan kerudung hitam melekat di kepalanya..


Yanti sangat senang mendengar bahwa keponakannya mendapatkan majikan yang sangat baik..


''Sus, Susiiii.'' teriak Yanti melambaikan tangannya..


Sementara Susi langsung menoleh, dan tersenyum melihat bibinya..


''Bi Yanti.'' Susi berlari kecil menghampiri Yanti dan mencium tangan sang bibi..


''Bibi apa kabar.? tanya Susi yang sudah duduk bersebelahan dengan bibinya..


''Baik Sus, kamu udah makan? tanya Yanti..


Susi mengangguk. ''Udah tadi di rumah Bi..


Mereka berdua pun mengobrol santai, bercerita satu sama lain tentang apapun keseharian mereka lakukan.. Namun dari arah meja lain, seorang pria tengah memperhatikan Susi dengan senyuman manis bersamaan dengan lesung pipi. Yang mana membuat pria itu tak bosan melihat Susi..


''Cantik...


.


.


.

__ADS_1


...Jangan lupa tinggalkan jejak yaa...


...LIKE.KOMEN.VOTE KASIH BUNGA JUGA JANGAN LUPA...


__ADS_2