Istri Ke Dua Sang Baba

Istri Ke Dua Sang Baba
Kandang ****


__ADS_3

Di Qars(Mansion) Lulu.#


.


Borkhan masuk kedalam Qars namun berpapasan dengan Yanti yang akan pulang..


''Kamu mau pulang Yan? tanya Borkhan


''Hm, aku sudah capek terus menerus di kerjai istrimu.! jawab Yanti ketus yang mana membuat Borkhan menahan tawa, ia sudah yakin jika Lulu pasti memgerjai Yanti..


''Memangnya apa yang dia lakukan?


''Tidak perlu tau dan jangan mau tau. Sudah lah aku mau pulang nanti istrimu yang ajaibnya 11 12 sama kaya si Lintang, memanggilku dan menyuruh diriku kembali untuk menghitung kacang polong yang ada di dalam toples. ''Ucap Yanti melangkah pergi meninggalkan Borkhan menyunggingkan bibirnya..


Borkhan pun melangkah kedalam dan mencari istrinya..


''Rumi dimana Madam?


"Ada di kamar Baba." Jawab Rumi


Borkhan mengaguk dan langsung melangkah ke lantai atas lalu membuka pintu, ceklek. ''Sayangggg..


''Yaa aku disini.'' jawab Lulu baru selesai mandi dan sedang duduk di meja rias menata rambutnya..


Borkhan tersenyum. ''Peluuuuk.'' pinta Borkhan merentangkan tangannya menghampiri Lulu..


Lulu yang melihat itu langsung berdiri dan memeluk Borkhan. ''Tumben sekali kau minta di peluk.''


''Memangnya tidak Boleh?


''Tentu saja boleh donggg..


''Oh ia, aku lupa memgabarimu jika Tuti dan Asad sudah pulang kesini..


''Benarkah? tanya Lulu tersenyum sumringah yang di angguki oleh Borkhan..


''Aku belum menyiapkan kalo untuk mereka berdua. '' ucap Lulu


''Tidak perlu menyiapkan hadiah, karna aku sudah memberikan Asad rumah sederhana.'' ujar Borkhan

__ADS_1


''Waaahh benarkah? sayanggg kau memang peri ajaib di dalam hidupku.'' ucap Lulu mengeratkan pelukannya..


Cup..


Cup..


Cup..


Borkhan mengecup pucuk kepala Lulu penuh kasih sayang.


''Oh ia apa boleh besok aku pergi dengan Lintang dan Yanti, juga Tuti nanti akan aku ajak..


''Kau mau pergi kemana.?


''Hanya membeli baju, karna baju ku semua tidak muat sayang perutku buncit sekarang.'' ucap Lulu bermuka sedih..


''Pergilah tapi hati-hati yaa..


Lulu mengangguk patuh. ''Apa kau sudah makan sayang.? tanya Lulu yang di jawab gelengan oleh Borkhan.


''Ayo ke bawah dan makan.''


.


Sedangkan di tempat lain.#


.


Pengantin baru akhirnya sampai di apartemen miliki Asad, namun alangkah terkejutnya Tuti saat melihat penampakan apartemen mewah milik suaminya tersebut..


''Oh may gotiiiii. Ini apartemen mewah udah kaya kandang Ayam.!! ucap Tuti menggelengkan kepalanya melihat, baju bertebaran di mana-mana, piring kotor tidak di cuci dan tidak di taruh ke dapur..


Tuti pun melihat Asad dengan tatapan sinis, lalu melipat kemejanya sampai di siku. Yang mana membuat Asad panik karna melihat alarm berbahaya telah berbunyi..


''Sayang aku akan menelpon seseorang untuk membersihkan Apartemen kita.'' ucap Asad yang langsung memeluk Tuti..


''Biar aku yang membersihkannya.''


''Tidak. Jangan, istri tersayang istri tercinta istirahat saja yaa. Aku akan menelpon orang untuk membereskan semua ini Hus, Hus, Hus..'' usir Asad

__ADS_1


Tuti menghela nafas. ''Baiklah mana kamar kita.?


''Itu sebelah kanan kamar utama.'' tunjuk Asad.


Tuti melangkah dan membuka pintu. ceklek. Mata Tuti lebih melotot saat melihat penampakan kamar Asad bukan lagi seperti kandang Ayam melainkan seperti kandang Babiyun..


''Aahh Ya Allah, kamar bujang gini amat yaaa.'' gumam Tuti menghela nafas..


Tik.. Tik.. detik maju ke menit berlalu ke jam.. sudah dua jam lamanya Tuti membereskan kamar dan semua sudut ruangan apartemen sang suami, kini Apartemen sudah nyaman untuk di tempati..



''Asadddd aku laparrr.'' teriak Tuti dari dalam kamar yang sedang berbaring di atas ranjang karna lelah..


''Baikk aku datang.'' jawab Asad melangkah ke kamar menyusul Tuti..


''Ada apa sayang?


''Aku laparrrr.


''Baik.'' ucap Asad sambil melucuti semua pakaiannya yang mana membuat Tuti mengerutkan keningnya..


''Kau sedang apa.?


''Bukankah kau lapar.?


''Oh Asaaad ya allah asaddddd, perut ku yang lapar bukan mata dan nyi iteungku yang laparr.'' ucap Tuti dengan nada gemas..


Heheheh_ kenapa tidak bilang jika istriku ini lapar hmm, sebentar aku pesankan..


Tuti memutar matanya malas, lalu merebahkan dirinya kembali di ranjang..


.


.


...Jangan lupa tinggalkan LIKE.KOMEN.VOTE ...


...Nanti siang di lanjutt lagi sama malem insyaallah ...

__ADS_1


__ADS_2