
Hari ini adalah hari terakhir Yanti tinggal di indonesia, besok dia dan Serkan akan pulang ke Dubai dan mulai menjalani kesehariannya..
Berhubung hari ini hari libur, Yanti membawa Serkan jalan-jalan ke tempat nongkrong sekalian membeli oleh-oleh yang Lulu and the Geng inginkan.
Namun Yanti urungkan untuk pergi nongkrong di kafe, karna ia ingin memakan sesuatu sebelum pergi ke dubai..
.
Yaa pecel lele.
Yanti dan Serkan berdiri di depan tempat makan sejuta umat, terlebih ini adalah makanan favorit Yanti sejak dulu. namun Serkan mengerutkan keningnya ketika Yanti mengajak dia makan di pinggir jalan. Bulu kuduknya langsung merinding disko ketika melihat penampakan tempat makan yang di cap hanya untuk orang miskin..
''Kau tidak sopan.!! Yanti melototi Serkan.
''Tidak adakah tempat makan yang higienis? perut ku jika makan di sini akan sakit Yan.''
''Kau akan ketagihan jika makan di sini! Ayo masuk jangan membantah.''
Lagi dan lagi Serkan hanya bisa menuruti kemau'an wanita yang dia cintai. Setelah masuk kedalam mata Serkan langsung tertuju pada minyak panas yang sudah berwarna coklat..
''Oh ya ampun itu sangat menjijikkan.!! sentak Serkan menujuk penggorengan.
Plak_
Aww__
Yanti memukul bahu Serkan dan menyeretnya untuk duduk, ketika Yanti sudah memesan dua porsi..
''Duduklah jangan buat aku malu. Untung saja pemilik warung pecel tidak tau kau bicara apa.''
''iiihh kamu ngapain sih makan disini! ayo kita cari tempat yang lebih layak dimakan.'' Serkan berdiri dari duduknya..
''Serkaaaannn__
Yanti memanggil nama Serkan dengan nada manja dan memohon, agar Serkan duduk dan menemaninya makan. Sedangkan Serkan menggertak kan giginya karna tidak bisa menolak permintaan wanita yang sudah memenuhi relung hatinya yang kosong dan belum pernah di isi oleh siapa pun..
''Baiklah, kau yang makan aku tidak mau.'' ucap Serkan mengeluarkan ponselnya dan menghubungi Ali asisten pribadinya untuk mengecek sesuatu hal yang penting..
Tak berapa lama akhirnya makan itu datang dan di sajikan di meja. Yanti mencuci tangan dan siap mengeksekusi ayam goreng karna Yanti tidak suka Lele..
.
__ADS_1
Serkan yang sedang memainkan ponselnya, mengalihkan pandangan dan melihat Yanti begitu lahap memakan makanan yang dia cap tidak higienis..
Serkan menelan air liurnya, dan merasa jika yang di makan oleh Yanti itu sangat menggugah selera. Yang mana perutnya langsung berbunyi para cacing meminta di isi oleh makanan itu..
Ketika Yanti akan menyomot ayam di piring yang lainnya. Serkan langsung merebut piring itu..
''ini punyaku?!
''Bukan nya kamu tidak mau?
''Aku mau mencobanya, pesankan lagi jika kamu ingin menambah makan. Tapi jangan punya ku.!'' ucap Serkan sambil mencuci tangannya di mangkuk kecil..
Yanti mengerucutkan bibirnya dan memesan dua porsi lagi..
Serkan melihat cara Yanti makan, ia pun menirukan dan menyuapkan nasi beserta ayam goreng dan sambel lalu mengunyah nya..
Serkan sedikit tertegun saat merasakan makanan itu di lidahnya. Pedas Gurih renyah dan lain sebagainya yang membuat Serkan menyuapkan nasi untuk ke dua kalinya..
Yanti melihat cara makan Serkan yang belepotan hanya tersenyum. ''Kau itu seperti anak kecil, makan belepotan.'' Yanti mengusap bibir Serkan dengan Tisu.
Yanti pun melanjutkan makan setelah pesanan untuk yang kedua kalinya datang. Namun Serkan melihat Yanti sedang membuka sesuatu yang menggiurkan dimatanya..
''Apa itu?
Serkan mengangguk..
''Ini pete.
''Hah
''Peuteeee..'' ucap Yanti sedang membuka pete yang sudah di goreng kering..
''Apakah enak.?
''Tentu saja. Apa kau mau mencobanya.?
''Berikan padaku.! Serkan merebut pete itu dari tangan Yanti. Untung saja Yanti memesan dua..
Serkan membolak balikkan pete itu dan mencelupkan nya ke sambel lalu memakannya..
''Bagaimana enak? tanya Yanti dengan senyuman jahil
Serkan mengangguk. ''Enak.
Keduanya pun makan dengan lahap. tanpa mereka sadari jika sepasang mata sedari tadi memperhatikan tingkah Yanti dan Serkan dari ujung..
__ADS_1
Rendra.
Yaaa. Rendra sedari tadi melihat mantan istrinya, yang sedang makan berdua dengan pria tampan. Rendra mengepalkan tangannya merasa cemburu jika mantan istrinya sedang tertawa bahagia bersama pria lain..
Sekilas ia mengingat kenangan nya dulu bersama Yanti yang sangat harmonis walau ekonomi mereka pas-pasan. Namun ia harus tertampar kenyataan bahwa hubungan dia dan Yanti hanya bertahan 8 tahun saja karna dia berselingkuh dengan perempuan lain..
Boleh Rendra jujur. bahwa Rendra sangat mencintai Yanti namun dia juga mencintai Mella, ia memang serakah menginginkan keduanya bertahan di sisinya..
Rendra berdiri dan pergi dari sana, namun sebelum dia pergi ia menaruh satu lembar uang dan pergi..
Rendra masuk kedalam mobil pemberian mertua barunya. ia menutup pintu dengan sangat kencang dan berteriak di dalam mobil..
Aaaaaahhhkk__
Maafkan akuuuu__ Maafkan aku yang sudah membuat mu harus jauh dariku. Seandainya dulu aku tidak menyuruh mu untuk pergi menjadi tkw, mungkin saja sekarang kita masih bisa bersama.'' teriak Rendra di dalam mobil..
''Bolehkah aku berharap jika kita masih bisa bersama.?! lirihnya..
Sedangkan Yanti dan Serkan sudah selesai makan. Serkan mengelus perut sispex nya karna kekenyangan sudah makan 3 porsi.
Author :Yang benar saja. itu makan di temani si seti gak yaa.
Seti : Jangan bawa bawa aku thor. aku hanya berdiri di pojok.
''Apa kau sudah kenyang? tanya Yanti yang di angguki Serkan.
''Ayo kita pulang.''
Yanti membayar dan melangkah pergi. Kini keduanya berjalan kaki sambil berpeganggan tanggan..
.
.
...Jangan Lupa tinggalkan jejak...
...Bab selanjutnya Author kembali memasukkan peran utama sama yang lainnya yaa. karna status Yanti sudah jelas disini. siap siap buat ketawa lagi melihat kelakukan para madam yang gesrek...
Vote.
Vote.
Kirim bunga pun boleh.
LIKE.KOMEN.VOTE
__ADS_1