
Beberapa tahun kemudian•
...•••••...
Di sebuah pantai yang luas, terlihat ada lima keluarga yang sangat bahagia bisa berkumpul bersama menghabiskan waktu luang. Lulu, Yanti, Tuti, Lintang dan Susi mengajak para suami dan anak anak nya untuk bermain pasir..
Disaat semua sedang tersenyum dengan tingkah anak-anak mereka, Yanti berdiri dan tersenyum ke arah semua orang yang dia sayangi..
''Aku mau bicara.''
Semua menoleh dan mengangguk. ''Bicaralah.'' ucap Lulu.
''Berhubung hari ini adalah hari jadi pernikahan ku dengan Serkan '' Yanti melirik sang suami dan tersenyum. ''Aku mau mengucapkan terima kasih pada suamiku, yang selalu sabar menghadapi segala sikap dan kelakuan aneh ku selama ini. Kamu tau bagaimana usaha kita agar kita mendapatkan momongan di kehidupan kita, namun tuhan belum mengizinkan dan mempercayai kita.'' Yanti tersenyum. ''Namuuunn sebagai gantinya, aku mempunyai hadiah untuk mu.'' Yanti menyodorkan sebuah kotak persegi empat..
Serkan berdiri dan memeluk Yanti dan mengecup keningnya, lalu mengambil kotak itu dan membukanya. Ketika serkan membuka kotak itu, yang isinya adalah alat tes kehamilan yang sangat menumpuk dan hanya bergaris satu membuat Serkan melihat sang istri dengan kasihan. Ia tau jika selama ini istrinya sangat mendambakan seorang bayi di kehidupannya..
Namun boleh Serkan jujur bahwa dia tidak memiliki bayi pun tidak masalah, asalkan istrinya itu selalu berada di dekatnya.. ''Sayangg..
Yanti tersenyum dan memperlihatkan alat kehamilan yang dia pegang dengan senyum mengembang di wajah cantiknya.. ''I am pregnant.''
Satu kata yang keluar dari mulut sang istri, membuat Serkan tertegun dan langsung memeluk sang istri dengan haru. Begitu pun para sahabat yang mendengar dan melihat jika Yanti sedang hamil, mereka sangat bahagia sekaligus terharu sampai-sampai mereka tidak bisa menahan airmatanya karna mereka juga menyaksikan bagaimana perjuangan Yanti dan Serkan untuk bisa memiliki anak..
Mereka semua berdiri dan berpelukan secara bergantian, begitu pun para suami yang memberikan selamat kepada Serkan..
''Congratulations Bro, soon you will be a father.'' ucap Borkhan memeluk Serkan. Begitu pun dengan Omar, Asad, dan Abizar. Mereka pun memberikan ucapan selamat karna Serkan akan menyusul mereka menjadi seorang ayah..
__ADS_1
Serkan memeluk kembali sang istri. '' Apakah sudah di periksa ke dokter.?
Yanti mengangguk. ''Yaa, kau akan menjadi Ayah dari tiga anak.'' ucap Yanti yang mana membuat semua orang begitu terkejut dengan apa yang mereka dengar..
Wow.. Satu kata di benak mereka ketika mendengar Yanti akan memiliki tiga anak..
•
••••
Sementara para anak-anak mereka tengah asik bermain pantai dengan pengasuh mereka masing-masing..
''Cha ca angan cepelti ini, ini calah.'' ucap Yasmien anak Abizar dan Susi..
''Adi alus imana.? tanya Shasha.
''Ya Allah Kaleea turun habibtyyyyy, jangan buat ginjalku meronta-ronta.'' teriak Radiah.
''Nkong ayo kamu bisa.'' teriak Agam
''Ayo Nkong.'' Gano pun menyemangati..
Kaleea yang sedang di atas pohon melihat kebawah dan tersenyum, namun ketika dia akan manjat lagi kakinya tidak sengaja terpeleset karna licin, membuat Kaleea melotot saat dirinya tidak berpegang dengan benar..
Aaaaahhhh...
__ADS_1
Teriak sang pengasuh bersamaan dengan Agam dan Againo berteriak juga. Terlebih Kaleea menjerit saat dia tau akan jatuh. Membuat para orang tua berlari menghampiri saat mendengar kegaduhan..
Hap.. Seseorang menangkap Kaleea tepat waktu, membuat semua orang bernafas lega..
''Ya Allah Sun gokong, Astagfirullaaaahhh.'' teriak Lintang lalu mengambil Kaleea dari tangan Ryan..
''Lihat lah, untung saja kak Ryan menangkap mu, jika tidak! sudah di pastikan kamu jadi prekedel hangat.'' kesal Lintang yang melihat anaknya yang nakal..
Ryan hanya tersenyum dan mengelus pucuk kepala Kaleea dengan lembut. ''Lain kali jangan manjat majat lagi ya cantik.''
Kaleea mengangguk dan tersenyum malu, lalu berlari ke arah ayahnya. ''Abaa, jika sudah besar nanti bolehkan Ale menikah dengan kakak itu.'' tunjuk Kaleea kepada Ryan, yang mana membuat semua orang tertawa..
''Cepat lah tumbuh dewasa sayang, jika kau ingin menjadi menantuku.'' Tuti menimpali keinginan Kaleea sambil tertawa riang..
Begitulah keseharian mereka yang begitu bahagia, semua orang mendapatkan porsi kebahagiaan masing-masing.. Hingga persahabatan mereka tidak akan pudar seiringnya waktu berjalan..
...TAMAT...
...•••••...
...Ada pertemuan pasti ada perpisahan, Author berterima kasih banyak karna kalian masih setia membaca karya yang tidak seberapa ini. Jangan lupa mampir di karya anak Lintang dan nak Susi di karya yang berjudul ...
...Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh ...
...Bye para ziyengku tercinta...
__ADS_1
...kita akan bertemu lagi di karya selanjutnya...
...Love sekebon untuk kalian semua❤❤❤🥰...