
''You are sick honey.? tanya Tuti memijat tengkuk sang suami yang masih memuntahkan makanannya..
Huuuwweeekkk__
''Enatah lah, mungkin hanya karna kesal dengan si onta belang tukang selingkuh. Pokoknya aku harus teror supaya dia tidak selingkuh dan ninggalin si pelakor gak tau diri itu.'' tutur Asad masih marah dengan si onta belang, yang tidak lain pemeran utama lelaki dalam drama korea..
Huuuwweeekkk__
''Sayanggg.''Asad merengek
''Kenapa ini anak ini jadi kaya emak-emak sih? kaya korban sinetron ikan terbang.'' ucap Tuti membopong Asad ke sofa dan menyuruh khadimah untuk membuat air jahe hangat..
''Sayang kamu mau ngapain.? tanya Tuti melihat Asad sedang serius melihat ponselnya.
''Aku lagi cari nama si onta belang di media sosial. Aku akan menyadarkan dirinya bahwa selingkuh itu tidak baik, dan aku juga akan menyuruh istri sah nya untuk minta bercerai dari si onta belang.'' ucap Asad menggebu-gebu..
''Whaaatt!! honey don't joke. It's just a drama that doesn't need to be fussed over oh my gosh Asad.'' ( Apa!!! sayang jangan bercanda. itu hanya sebuah drama yang tidak penting untuk di ributkan oh ya ampun Asad." Tuti menepuk jidatnya melihat kelakukan aneh sang suami.
''Ahhh aku pusing sekali.'' Asad memijat keningnya.
''Sepertinya kamu masuk angin sayang. Aku ambilkan obat untukmu, tunggu yaaa.''
Tuti ke kamar mengambil sesuatu dan turun lagi menghampiri sang suami yang sedang menyender ke sofa..
''Buka baju mu sayang.''
''Mau ngapain.? tanya Asad langsung menutup dada dengan kedua tangannya..
''Heiii jangan pasang mimik muka seperti itu.! Aku tidak akan memperkosa mu.'' ujar Tuti merasa aneh, karna Asad begitu ketakutan saat ia meminta untuk membuka bajunya..
''Terus mau apa.?
''Aku akan mengerok punggung mu, setelah di kerok pasti kau akan sembuh.'' ujar Tuti memperlihatkan koin dan handbody di tangannya..
''Apa itu kerok.?
''Sudah jangan banyak tanya. Buka saja baju mu dan berbalik ke sana.''
Mau tidak mau Asad membuka baju dan membelakangi sang istri, namun baru saja koin itu menyentuh permukaan kulit. Asad sudah berteriak histeris..
Aahhkk.
''Sayangg kau mau membunuhku.?!!
''Aku belum memulainya.''
''Oh belum yaa, hehehe..
''iisshhh__
Dan benar saja, ketika Tuti menkerok punggung Asad, Asad berteriak histeris dN meminta ampu. Namun Tuti tidak mau mendengarkan dan terus mengkerok sampai merah..
.
.
Sementara di sisi lain. Pesawat pribadi milik Omar telah lepas landas mengantarkan pengantin baru untuk pergi berbulan madu..
Yanti sangat antusiasi kemana Sekan akan membawanya. Setelah pesawat stabil, salah satu pramugari beranjak dari duduknya dan menawarkan sesuatu kepada Yanti dan Serkan.
Namun belum juga pramugari itu bicara, Serkan sudah berbicara terlebih dahulu..
''Aku akan memanggil mu ketika aku membutuhkan sesuatu. Pergilah jangan mengganggu kami.'' ucapnya
Pramugari itu mengangguk dan tersenyum. ''Baik tuan.''
Serkan menoleh ke arah sang istri yang berada di sampingnya. ''Sayangg apa kau senang.?
Yanti tersenyum dan bersender di bahu Serkan dengan tangan saling melilit. ''Tentu saja aku senang. Tapi kita akan pergi kemana.? tanya Yanti
''Kejutan, kau akan tau ketika kita sudah sampai di sana.'' jawab Serkan yang mana membuat Yanti cemberut. Dia sudah sejak tadi menanyakan kemana akan pergi, namun lagi dan lagi Serkan menjawab hal yang sama..
''Ya sudah lah,''
Cup.
''Kau bosan sayang.?
__ADS_1
''Mmm tidak, memangnya kenapa.?
''Aku rasa ada tempat yang sangat menyenangkan untuk kita berdua. Apa kau mau melihatnya.?
Yanti menegakkan duduknya. '' Dimana itu.?
''Gotcha.'' gumamnya dalam hati sambil tersenyum dan berdiri membawa Yanti ke salah satu ruangan..
''Masuk dan lihatlah.''
Yanti mengerutkan keningnya. ''Ko aku jadi merinding yaa, melihat senyum mu sayang.''
Namun Yanti tetap membuka dan sangat terkejut melihat kamar yang sangat mewah dalam pesawat. Sampai-sampai Yanti masuk dan melihat kanan kiri.
.
Yang ada di dalam pikiran Yanti, dia sedang memuji si Lintang karna dia benar-benar istri sultan..
Ck.ck.ck. Yanti menggelengkan kepalanya..
Tanpa Yanti sadari jika Serkan sudah mengunci pintu kamar dan memeluk Yanti dari belakang..
''Apa kau menyukainya.?
''Sayaanngg kamu mau apa.? tanya Yanti yang sudah was-was..
''Kita akan mengisi waktu yang sangat membosankan dengan kegiatan yang sangat menyenangkan.''
''Apa kita akan melakukan itu di sini.? tanya Yanti tak percaya
''Memangnya kenapa.?
''Sayang bagaimana jika pesawat in huummptt.
Yanti tidak bisa meneruskan perkataannya saat Serkan membungkam bibir Yanti dengan ciuman yang sangat menggairahkan..
Serkan tidak ada bosan menjamah sang istri, karna ini adalah hal yang baru dalam hidupnya. perlahan tapi pasti, Serkan mendorong Yanti ke tempat tidur dan membuang kemeja yang dia pakai ke sembarang arah..
Tangannya terus menyusuri lekuk tubuh Yanti dengan sangat intim dan membuat Yanti merinding disko..
.
Ke esokkan paginya.#
.
Lulu bersama kedua anaknya dan dua pengasuh, batu saja sampai di kediaman Lintang. Karna Affan menanyakan Baby Agam dan Baby Gino..
Lulu keluar dari mobil di sambut dengan riang oleh Affan..
''Heeeyyyy baby Twins datanggg holeeee. Hallo Aunty.'' bocah gembul yang menggemaskan itu sangat bahagia..
''Hallo Affan sayanggg, muuuaaaccchhh.'' Lulu mencium pipi Affan dengan gemas..
''Aunty apa aku boleh bermain dengan Baby Twins.?
''Tentu saja sayanggg, Bermain lah dan jaga kedua adik mu hmm..''
Affan mengangguk dan meminta kedua pengasuh baby Twins membawa ke kamar bermain. Sedangkan Lulu berjalan mencari nyonya rumah yang entah di mana dia berada..
''Radiah.'' panggil Lulu.
''Yes madam.''
''Dimana Lintang?
''Madam Lintang sedang berada di pohon mangga bersama Susi.'' jawabnya.
''Baiklah terima kasih.''
Radiah tersenyum dan mengangguk. Sedangkan Lulu berjalan ke belakang mencari Lintang, namun ia berhenti ketikaencium sesuatu..
hm hm hm..
Lulu mempertajam indra penciuman nya.. ''hm hm ihhh, ini kok kaya bau bau pergibahan yaa.'' ucap Lulu melangkah terus..
__ADS_1
Sedangkan di bangku dekat pohon mangga, Susi dan Lintang sedang asik menggibah..
''Sepertinya harus di kasih balsem Sus, biar itu lubang neraka gak gatel.'' ucap Lintang.
''Apa nggak kepanasan itu lubang neraka nya?
Dooorrrr..
''Hayo lagi ngapain kalian.? gibaaaahhhh aja kerjaannya.!!
''ihhhh si madam ngagetin aja kerjaan nya'' Susi mengelus dadanya..
''Kirain belum kesini kamu Luu, sini duduk. Aku punya gosip terhangat dan terbaru.
''Gosip apa emang.? tanya Lulu langsung duduk dan menopang dagunya..
''Itu loh yang lagi heboh di media sosial, tentang Tkw yang bangga menjadi simpanan orang Arab. yang namanya Juminten trus setelah menjadi simpanan Hot Baba ganti nama menjadi Katrina kapor.'' ujar Lintang
''Gak nyambung sekali nama Juminten jadi Katrina kapor?
''Itu nama gaul madam, malu juga kali kenalan pake nama Juminten. ' timbal Susi
Lulu manggut-manggut.. ''Trus.?
''Dan kabarnya dia juga di Indonesia kerjaannya jadi kupu-kupu malam gituuuu.
Uuuuuuuuu...
Mereka bertiga bersorak bersama..
PLAAKK.
Lulu memukul bahu Lintang..
''iiiihhhh yang lagi viral itu yaaa? aku hanya sekilas liat dia, aku pikir itu hoax eehhh ternyata eh ternyata..
''Masih untung nasib kita yaa gak jadi simpanan.''
Lulu mengangguk. ''Trus jadinya gimana.?
Namun sebelum Lintang melanjutkan perkataannya nya, Ponsel Susi berdering dan tersenyum saat melihat layar ponselnya tertera nama Azam..
''Madam aku permisi dulu yaa..''
Susi berjalan menjauh dari tempat kedua madamnya, terlebih dia menjauhi Lintang yang ke kepoan nya melebihi manusia pada umumnya..
Susi menghirup udara lalu membuangnya secara perlahan..
''Hallo.
''Hallo Suzi? sapa Azam di ujung telpon sana..
''Apa kabar sayang, aku merindukanmu.'' ucap Susi malu-malu.
''Suzi, mari kita putus.''
Deg..
Deg.
Jantung Susi berdetak kencang, dia membeku seakan dunia berhenti seketika. Mulutnya kelu dan tidak bisa bicara..
Thaakk__
Ponsel yang di pegang Susi jatuh seketika..
''Suzi?
''Suzi?
Azam memanggilnya namun tak ada respon dari Susi..
Air mata Susi berjatuhan di pipinya. ''Namun sedetik kemudian Susi sadar dan mengambil ponselnya yang jatuh..
''Mari kita bertemu.''
.
__ADS_1
.
...Jangan Lupa LIKE.KOMEN.VOTE...