Istri Ke Dua Sang Baba

Istri Ke Dua Sang Baba
IKSB~ S2. Belum ikhlas


__ADS_3

''AZAM!''


Ucap Abi dan Susi secara bersamaan..


''Hallo.'' sapa Azam dengan santai lalu duduk bersama mereka..


Susi merasa kikuk dan tidak enak hati, saat melihat Azam berada di sekitar mereka. Sedangkan Abi mengepalkan tangannya di bawah meja.. ''Untuk apa dia kesini? apa dia akan mengacaukan semuanya?'' geram Abi dalam hati.


Azam melihat adik dan mantan kekasihnya yang begitu tegang hanya tersenyum. ''Mengapa raut muka kalian begitu tegang? aku tidak akan menggigit kalian kok. Aku kesini hanya untuk menyaksikan kalian menikah.'' tutur Azam dengan senyuman manis seperti gulali..


Abi berdiri. ''Aku ingin bicara.'' ucapnya langsung keluar dari rumah..


Azam pun berdiri dan menyusul Abi yang sudah menunggunya di luar, namun ketika Abi melihat Azam mendekat kepadanya Abi langsung mencengkram kerah baju Azam dengan sangat kencang.. ''Untuk apa kau kemari brengsek!'' sentak Abi yang sudah tidak bisa menahan kekesalannya lagi..


"Ada apa denganmu Bro, Mengapa kau begitu takut saat melihatku disini? Apa kau takut jika Suzi berpaling kepadaku di saat kamu akan mengikatnya dengan sebuah ikatan pernikahan?'' tanya Azam terkekeh.


''Sialan! pergi dari sini.''


''Aku akan pergi, jika aku sudah melihat Suzi sudah mencintaimu, dan dia sudah melupakan ku.''


''Azam!''


Teriak Susi dari arah belakang, yang mana membuat kedua kakak beradik beda ibu itu menoleh secara bersamaan..


Susi melangkah lebar lalu menarik tangan Abi yang sedang mencengkram kerah baju Azam, lalu menatap Azam dengan tatapan dingin.. ''Ma bik ya eazami? limadha ealayk 'an tatadakhal fi hayati! kunt msta'an li'anak aetadat ealaa 'iifsad hayaati biqate ealaqatina min janib wahidin.'' (Ada apa dengan mu Azam? Mengapa kamu harus merecoki kehidupan ku! tidak puas kamu dulu menghancurkan hidupku dengan memutuskan hubungan kita dengan sepihak.!" Sentak Susi yang sudah muak dengan Azam, yang selalu datang di dalam kehidupannya yang baru saja akan dia mulai.

__ADS_1


Susah payah Susi melupakan mantan sekaligus cinta pertamanya, eehh dengan se'enak jidatnya Azam datang di saat Susi sudah move on..


Azam yang mendengar perkataan Susi, ia hanya bisa terdiam dan tidak bisa menjawab. Dia memang mengakui jika dia lah yang pantas di salahkan untuk semuanya, tapi apakah salah jika dia ingin memperbaiki kesalahan sebelum janur melengkung?


Azam berdehem, menetralkan perasaan kecewanya. '' Aku kesini di suruh ayah untuk menghadiri pesta pernikahan kalian.'' elak Azam.


''Aku tidak butuh dirimu atau pun ayahmu. Lebih baik kau pergi dari sini karna aku tidak ingin kau menggagalkan rencana pernikahan kami.'' sentak Abi yang langsung membawa Susi kedalam rumah..


Sedangkan Azam melihat kepergian Abi dan susi dengan perasaan yang sakit di hatinya, semua yang di katakan oleh Susi sewaktu di pantai memang benar adanya bahwa dia akan tersiksa..


...•••••...


Azam.. Kuharap setelah kau menyakiti hatiku, kau tidak akan pernah bahagia..


Kuharap.. Kau menangis setiap malam, karna tega melukai cinta suciku.


Kuharap.. kau sakit hati setiap kau memikirkan diriku. Dan aku berharap aku bisa mati, karna terlalu kecewa terhadap dirimu sehingga kau merasa bersalah seumur hidupmu..


Abi terngiang-ngiang dengan perkataan Suzi saat dia memutuskan hubungan dengan sepihak..


''Kau benar Suzi, hari ini aku amat tersiksa ketika aku sudah kehilangan dirimu.'' lirih Azam dengan sendu..


Ke esokkan paginya•


Wanita cantik berjalan membawa rantang makanan menuju rumah Susi, wajahnya sangat unik dengan riasan tebal di wajahnya..

__ADS_1


Lalalalala.. Dia bernyanyi dengan riang..


''Eehh Wantiiii boneka santet mau kemana udah cantik kaya pantat penggorengan.'' ejek salah satu wanita sebaya dengannya yang tidak sengaja berpapasan dengan Wanti..


''Apa kau janda tulang berkukut, gak usah kau ikut campur urusan kuuu.'' ucap Wanti melengos meninggalkan gadis yang mengejeknya sedang kumat kamit karna tidak di layani berantem..


''Ihh dasar janda kurang belaian, bisa-bisa nya wanita cantik paripurna ini di sebut pantat penggorengan. Orang muka ku glowing dan bersih gini di katain pantat penggorengan dasar butaaa '' dumel Wanti di sepanjang perjalanan..


Sedangkan di negara yang berbeda, semua orang tengah berdiskusi urusan pernikahan Susi. Semuanya sepakat akan menghadiri pernikahan Susi yang di gelar di Indonesia dan sekalian mereka semua akan pulang kampung..


Namun saat mereka sedang asik mengobrol, tiba-tiba Lintang menjerit membuat semua orang terkejut.


''Ada apa?''


''Sakitttt aahhhkkk.''


''Kamu mau melahirkan?'. tanya Yanti panik.


''Cepat bawa ke mobil.'' teriak Lulu


Yanti dan Lulu membawa Lintang ke rumah sakit untuk melahirkan, walau penuh dengan ketegangan dan kegaduhan sewaktu mengantarkan nya ke rumah sakit..


Cakaran, jambakkan, Yanti dan Lulu terima karna berada di dekat Lintang. Hingga Lulu langsung menelpon Omar untuk segera datang ke rumah sakit...


...•••••...

__ADS_1


...Jangan lupa tinggalkan jejak...


...LIKE.KOMEN.VOTE...


__ADS_2