Istri Ke Dua Sang Baba

Istri Ke Dua Sang Baba
Terciduk.


__ADS_3

Sudah satu minggu ini Serkan berada di rumah Yanti. Sudah satu minggu pula Serkan membuat ulah di kediaman ibu Kokoy Yang mana membuat ibu paruh baya dengan perhiasan begitu banyak bertender di badannya, menggeleng kan kepala melihat kelakuan calon menantu masa depannya..


Contohnya..


Seperti kemarin Serkan merenovasi kamar mandi dalam waktu satu hari. Alasannya karna Serkan tidak bisa Ee berjongkok, padahal dua hari kedepan mereka akan pergi ke dubai lagi..


Serkan pun sudah menyiapkan dokumen apa saja untuk Yanti, agar mereka bisa melangsung kan pernikahan di Dubai tanpa perlu pulang ke Indonesia lagi..


''Ahh segar nya.'' Serkan baru selesai mandi, dan melangkah mencari sang pujaan hati yang ternyata sedang berada di ruang tamu sedang membereskan barang bawaannya..


Dugh_


Serkan duduk di depan Yanti dan menyenderkan badannya melihat langit-langit ruang tamu..


''Haaahh_ Serkan menghela nafasnya dan memandang Yanti. ''Masa idah mu tinggal 103 hari lagi. Apa aku bisa tahan untuk tidak menyentuh mu?'' ucap Serkan menaik turunkan kedua alisnya dan tersenyum nakal..


Sedangkan Yanti menatap Serkan dengan malas. ''Lebayy.!! apa kau yakin akan menikahiku? masih banyak perempuan di luar sana yang jauh lebih cantik dan seksi.'' ucap Yanti menatap mata Serkan dengan dalam..


Serkan menegakkan posisi duduknya. ''Kau tau, memang banyak wanita cantik di luar sana tapi kau hanya satu satunya wanita yang bisa membangunkan si Bim-Bim.''


''Hah Bim-Bim? siapa itu Bim-Bim.'' tanya Yanti dengan kening mengkerut..

__ADS_1


Serkan tersenyum dan menunjuk si Bim-Bim yang sedang bobok cantik di balik Cemvak, tang mana membuat Yanti melotot tak percaya.


Bugh__


Aauuu__


Yanti melempar kaos tepat di wajah Serkan. ''Dasar mesum, tidak ada nama lain apa? aneh sekali di kasih nama Bim-Bim.?!! ketus Yanti namun kedua pipi Yanti merah merona yang mana membuat Serkan menarik tangan Yanti hingga menubruk dada bidangnya..


Dugh_


Mata mereka saling pandang. ''Jika nama itu tidak cocok, apa nama yang bagus untuknya?


Yanti diam gelagapan, ia tak bisa menjawab karna bibir mereka tidak ada jarak..


Sungguh Serkan tidak pernah menyangka jika dirinya bisa tunduk dengan wanita dihadapan nya ini, gara gara satu kejadian kocok mengocok dua telur yang mana membuat Serkan menggila jika berhadapan dengan Yanti..


Dia yang keras kepala, sombong, angkuh dan Arrogant perlahan sifat itu hilang seiring nya dia menghabiskan waktu dengan Yanti..


Perlahan Serkan menarik tengkuk Yanti dan menempelkan bibir keduanya, Lidah Serkan perlahan masuk kedalam mulut Yanti dan mengabsen setiap inci dan meresapinya..


Tak tinggal diam, satu tangan Serkan masuk kedalam kaos Yanti dan mengelus punggung nya. Yang mana membuat Yanti merinding disko dirasakannya..

__ADS_1


Ciuman itu semakin lama semakin menuntut dan semakin membuat mereka terbuai akan kenikmatan persatuan bibir mereka..


Lumata** dan Decitan bibir mereka terdengar merdu dan menggairahkan..


Hinggaaaaa____


Ceklek.


"YA ALLAH MARKONAAAAAAHHH.!!


Teriak sang ibu yang baru masuk kedalam ruamah, Di kejutkan dengan adegan tak senonoh dari anak dan calon menantunya..


''Hehehe mamah.'' Yanti menyengir kuda..


Sedangkan Serkan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, ia sangat malu karna terciduk calon mertua..


.


.


.

__ADS_1


...Harap Like setelah membaca yaa.....


__ADS_2