Istri Ke Dua Sang Baba

Istri Ke Dua Sang Baba
Bulan madu di kebun teh


__ADS_3

...Author membawa dobel up nih, karna kemarin gak up dan membuat kalian menunggu dan buka NT gak ada notif jangan sedih yaa.. Jangan lupa tinggalkan Likenya, kirim bunga buat Author atau Votenya.....


.


.


Sudah dua hari Borkhan berada di Indonesia, kini mereka tengah makan malam bersama sang mertua. Tak ada suguhan jengkol dan teman-temannya, karna ibu Fatma kurang menyukai makanan yang begitu harum membahana. Sampai-sampai harumnya tidak akan hilang sampai tiga hari tiga malam..


Tak ada yang berbicara ketika mereka makan, sang adik yang baru pulang dari asrama hanya memandangi kakak iparnya yang menurutnya begitu macho..


Bu Fatma melihat anak dan menantunya secara bergantian, ia akan menyampaikan sesuatu namun masih ragu..


''Neng, kalian kan udah dua hari berkeliling Kampung sini. Apa kamu gak ada niatanan bawa suami kamu ke kota B untuk bulan madu gitu ke kebun teh.? tutur sang ibu.


Lulu berpikir sejenak, dan menoleh ke arah Borkhan yang sedang fokus makan..


''Sayang..


''Yaa kenapa.?


Lulu pun menceritakan apa yang di bicarakan sang ibu, Borkhan hanya manggut manggut sambil menyuapkan rendang kedalam mulutnya..


''Aku terserah pada mu sayang, aku akan ikut kemana pun kamu pergi.'' ucap Borkhan yang mana membuat Lulu tersenyum..


''Baiklah besok kita pergi ke kota B.'' ucap Lulu membuat bu Fatma dan sang adik yang bernama Leo tersenyum penuh makna..

__ADS_1


.


.


.


.


Ke esokan paginya, Lulu di buat geleng-geleng dengan kelakuan sang ibu dan adiknya yang mengajak satu Rt ikut liburan bersamanya..


Dan apa ini?? mereka akan menaiki mobil koldogong?(mobil bak terbuka) Oh yaa ampun Lulu langsung memijat keningnya yang mendadak pusing. Namun tidak untuk Borkhan ia tertawa senang dan langsung naik bersama ibu-ibu yang menyambutnya..


''Sayang ayo naik..'' Borkhan memangku Lulu..


''Hehehe gitu aja cemberut, kita bulan madu berjama'ah saja yaa.'' kata sang ibu yang sudah duduk manis..


''issshhh___


Selama di perjalanan, Borkhan menatap kagum dengan apa yang ia lihat di sepanjang jalan.. Gunung-guning biru memanjakan mata, ia mengabadikan apapun yang ia Lihat untuk kenang kenangan..


''Kau menyukainya Sayang.? tanya Lulu menyenderkan kepalanya di bahu sang suami..


Borkhan tersenyum dan mengangguk. ''Kau tau aku begitu takjub melihat gunung-gunung yang tumbuh dengan suburnya..


.

__ADS_1


Tibalah mereka di kota B, Lulu dan lainnya sudah menyewa Villa lewat aplikasi. Semua turun dan menatap Vila yang akan mereka tempati begitu besar dan mewah..



.


Borkhan melihat Kebun teh yang luas sejauh mata memandang, ia hanya geleng-geleng kepala dan merasa takjub..


Cuaca di Indonesia sedang musim hujan, udara begitu dingin walau siang hari..


Borkhan masuk dan melihat sang istri yang berada di balkon, memandang keluar dengan posisi tangan memeluk bahunya karna dingin..


''Kau kedinginan Sayang.? tanya Borkhan memeluk sang istri dari belakang..


''Hemm, disini begitu dingin dan udaranya segar.'' jawab Lulu mendongkakkan kepalanya melihat sang suami..


Cup..


Lulu mencium leher Borkhan. ''Terimakasih karna kau mengizinkan keluargaku ikut liburan dengan kita.''


''Kau tau, aku seperti mempunyai keluarga baru, walau aku belum faham dengan apa yang mereka katakan. Jangan berterima kasih, karna yang harus berterima kasih adalah aku yang beruntung mendapatkan mu.'' tutur Borkhan memper'erat pelukannya..


Sedangkan tanpa Borkhan dan Lulu sadari, ibu beserta yang lainnya tengah tersenyum melihat kemesraan pengantin usang itu..


.

__ADS_1


__ADS_2