Istri Ke Dua Sang Baba

Istri Ke Dua Sang Baba
Berkunjung..


__ADS_3

Kini Lulu dan Borkhan sudah sampai, di rumah sederhana yang nyaman untuk di tempati.. Borkhan melihat sang istri yang sedang memandangi rumah itu dengan tangan mengepal..


''Ayo keluar sayang.''


Lulu tersenyum dan mengangguk.


Ketika kaki Lulu menginjak halaman rumah sang ayah, ingatan demi ingatan datang satu persatu ketika sang ayah dengan tega selalu menghina sang ibu di depannya..


''Dasar istri tak berguna.!!


Plakk__


''Kau dan kedua anak sialan mu, hanya beban untukku.!!


''Apa kau tidak bisa menjadi Marni, yang cantik dan bisa memanjakan ku.!!


''Menikah dengan mu, hanya membawa sial untukku Fatma !!


''Aku akan pergi dan menikah dengan Marni.!!


''Ayah.. Ayah..'' Lulu dan sang adik menangis ketika melihat kepergian sang ayah..


.


Deg___


Lulu berhenti melangkah, dengan jantung berdegub kencang seakan ingin meledak di dalam sana..


Sesak?


Sakit?


Yaaa ini begitu menyakitkan untuk Lulu, namun ketika ia menoleh ke arah sang suami yang sedang tersenyum kepadanya Lulu hanya bisa menghela nafas dan meredamkan amarahnya untuk sesaat..


Mereka pun melangkah dan berdiri di depan pintu..


Tok..


Tok..


Tok..


''As, Khem. Asalamualaikum.'' ucap Lulu.


''Walaikum salam.'' jawab seseorang dari dalam dan membuka pintu..


Ceklek..


''Lulu.'' sapa ayah Rudi tak percaya jika anaknya ada di sini..


Ketika sang ayah akan memeluk Lulu, dengan refleks Lulu mundur kebelakang dengan wajah datar tanpa senyuman atau pun mau mencium tangan sang ayah..


Borkhan menelan salivanya dengan susah payah, ketika melihat perubahan wajah sang istri yang bisa menunjukan sisi dingin di dalam dirinya..

__ADS_1


''Apakah aku salah membawanya kemari? ucap Borkhan dalam hati..


.


Sementara ayah Rudi tersenyum kikuk. ''Ayo nak masuk jangan di luar.'' ucap sang ayah masuk terlebih dahulu lalu di ikuti Lulu dan Borkhan..


Lulu masuk dan mengederkan pandangannya kesetiap penjuru, banyak sekali poto-poto sang ayah dengan Marni yang dimana mana di pajang di setiap sudut..


''Cih seperti anak kecil..


Sang ayah sudah mengetahui jika Lulu sudah menikah dengan lelaki di sebelahnya, ia tersenyum bahagia mengetahuinya namun ada rasa sedikit penyesalan di dalam hatinya ketika sang anak tidak meminta ia menjadi wali nikahnya..


''Sayang, ada tamu tolong buatkan air.'' teriak ayah Lulu kepada Marni yang memang sedang berada di belakang..


''Iyaa.'' jawab Marni.


''Bagaimana kabarmu nak.? ayah senang kau mau berkunj___


Ia tidak bisa melanjutkan perkataannya karna Lulu sudah menyela...


''Jika bukan suamiku yang ingin bertemu denganmu! sampai mati pun aku tidak akan menginjakkan kaki di tempat wanita kotor itu.! ucap Lulu penuh penekanan di setiap kata-katanya..


''Ayah tau, ayah sala__


''Kau memang bersalah dan tidak layak untuk di maafkan.!! sela Lulu kembali melipat tangannya di dada..


Sang ayah hanya mengehela nafas dan menunduk..


Tak lama seorang wanita lumayan cantik, keluar dari dapur membawa minuman yang sudah ia buatkan. Namun Marni sedikit tertegun melihat anak tirinya membawa seorang lelaki tampan dan macho..


''Cih,, lihatlah Jablay ini malu-malu melihat suamiku.!! ucap Lulu dalam hati..


Marni meletakkan minuman di meja, sesekali mencuri pandang ke arah Borkhan..


''Silahkan di minum.'' ucap Marni yang langsung duduk di sebelah suaminya..


''Haii Luu, apa kabar.?? tanya Marni dengan ramah, namun Lulu mengabaikan sapaan darinya..


Lulu menatap sinis Marni, amarah di dadanya semakin membuncah ketika Lulu melihat Marni mencuri pandang ke arah Borkhan. Tangannya mengepal kuat dan ingin mengahajar wanita di depannya ini..


''Aku ingin ke toilet, dimana arah toilet.?!! tanya Lulu yang sudah berdiri.


''Biar aku yang mengantar.'' ucap Marni berdiri lalu melangkah di ikuti oleh Lulu yang sudah pamit kepada Borkhan..


.


.


''Aku tau kau hanya ingin berbicara kepadaku? ucap Marni ketika mereka sudah berada di dapur.


Lulu menyunggingkan bibirnya dan melipat tangannya di dada, ia tidak berbicara namun menatap sinis wajah Marni. Seakan akan Lulu sedang mengingat rasa sakit ketika sang ayah tega meninggalkan keluarganya hanya untuk seorang Marni..


Marni yang peka, ia langsung terkekeh..

__ADS_1


''Apa kau masih marah kepadaku.? sudahlah yang sudah biarlah sudah. Toh kita bisa bahagia dengan kehidupan kita masing-masing sekarang.'' ucap Marni


''Kebahagiaan? Kebahagiaan apa yang kau maksud. Sampai kapanpun aku tidak akan pernah memaafkan dirimu.!! ucap Lulu melangkah pergi, namun langkahnya terhenti ketika mendengar kata-kata Marni..


''Heii bukankah dulu kita sahabat yang selalu berbagi apapun. Aku sudah memiliki ayah mu, apa boleh aku memiliki suami mu yang sangat tampan dan mengg____


Plaaakkk___


Lulu langsung menggaplok pipi Marni dengan kencang, yang mana membuat sang ayah langsung berlari ke arah dapur. Sementara Borkhan tak mau ikut campur, ia hanya duduk di kursi..


''Ada apa ini.'' tanya ayah Rudi yang sudah berada di dapur..


Marni yang melihat suaminya langsung berhamburan kedalam pelukan ayah Lulu..


''Mass, lihat Lulu menampar ku.'' ucap Marni mulai mempropokasi..


Sementara Lulu diam dengan wajah datar, seakan ini sudah biasa ia alami..


Ayah Lulu melihat pipi Marni, dan menatap Lulu. ''Lulu kenapa kau menampar Marni.?? tanya sang ayah masih dengan nada normal..


''Tanyakan kepada istri kebangga'an mu, mengapa aku menamparnya'' jawab Lulu dengan sorot mata tajam menatap Marni..


Marni menatap suaminya dan menggeleng. ''Lulu mengataiku pelacur dan perebut suami orang, aku menasehatinya dan menyuruh dia untuk melupakan masa lalu.'' ucap Marni yang membuat ayah Rudi menatap Lulu dengan sorotan mata tajam..


''LULU.!! teriak ayah Rudi


''APAAA!! APA KAU INGIN MEMARAHIKU LAGI SEPERTI DULU?! APA KAU AKAN MENAMPARKU DAN MENYIKSA KU LAGI. HAH?!!


''KAU SUDAH MULAI BERANI !! teriak ayah Rudi tak mau kalah, dan menyembunyikan Marni di belakang punggungnya yang sedang tersenyum..


''HEH, MENGAPA AKU TIDAK BERANI HAH!! DULU AKU DIAM KARNA KAU MASIH SUAMI DARI IBUKU!! TAPI SEKARANG BAGIKU KAU BUKAN SIAPA SIAPA LAGI, WALAU KENYATAANNYA KAU ADALAH AYAHKU. AKU MEMBENCIMU SAMPAI URAT NADIKU.'' teriak Lulu melupakan emosi yang ia pendam.


''KAU__


Tangan ayah Rudi sudah melayang di atas, dan siap menampar Lulu. Namun tertahan oleh tangan Borkhan dan mencengkramnya dengan kuat..


Ayah Rudi menoleh dan menatap mata Borkhan yang sudah memerah menahan amarah. Borkhan ingin sekali memarahi pria di hadapannya ini jika ia bisa berbahasa, ingin sekali Borkhan mencacinya karna sudah berani mengangkat tangan untuk istri yang begitu dia cintai..


Sreet_


Borkhan menepis tangan ayah Rudi dengan kasar, dan membawa Lulu keluar dari rumah itu. Ia tak menyangka situasinya akan menjadi seperti, tadinya ia akan bersilaturahmi menyatukan anak dengan sang ayah yang ia tau dari Tuti bahwa hubungan Lulu dengan sang ayah kurang baik karna sang ayah berselingkuh..


Braaakkk__


Borkhan menutup pintu mobil dengan kasar, dan melajukan mobilnya..


.


.


.


...Tadinya Author gak bisa up, Di karnakan sedang mengalami tamu bulanan yang sakitnya luar biasa.. ...

__ADS_1


...Jangan lupa LIKE.KOMEN.VOTE yaaa. siang nanti di lanjut lagi ok.....


__ADS_2