
.
Pagi hari sebelum Borkhan berangkat kerja, ia menyempatkan membuat sarapan untuk Lulu...
Dengan talaten dan tidak memakan waktu yang lama, Borkhan pun selesai menyajikan sarapan di meja lalu melangkah ke lantai atas...
Dilihatnya sang istri masih terlelap, Borkhan menghampiri dan duduk di sisi ranjang membelai pipi Lulu yang tirus..
''Apa orang tua mu tidak pernah memberikan mu makan? hingga wajah mu sekecil ini.!! sepertinya aku harus memberikan mu makan banyak.!! tutur Borkhan.
Cup..
''Sayang,, aku berangkat kerja dulu yaa..''
''Hmmm___ cium aku dulu.'' ucap Lulu memonyongkan bibirnya namun mata masih setia terpenjam..
Cup..
Cup..
Muuuaaaccchhh..
''Aku mencintaimu.''
''Hmmm__ '' jawab Lulu dengan deheman..
.
Borkhan lantas keluar dari kamar dan saat sang suami sudah keluar, Lulu membuka matanya dan melihat jendela yang masih tertutup gordeng..
Ingatannya berputar di kejadian semalam, Lulu langsung menutup wajahnya dengan selimut. Tak pernah ia bayangkan jika akan melakukan hal semacam itu, namun berada di posisi atas membuatnya menggila dan begitu sesak sampai ke ulu ati..
''Oh ya ampun, apakah Lintang sering melakukan itu?? gumam Lulu yang mengambil ponselnya di nakas, lalu menekan nomer Lintang..
.
_______
.
__ADS_1
Sementara di tempat lain, seorang gadis tengah berjalan kaki di trotoar sambil celingak celinguk..
''Tumben pada kemana itu taksi? Aduh mamae tenggorokan ku kering tolong.'' ucap Lulu mengelus tenggorokannya..
''Hadha.''(ini) seseorang menyodorkan airmineral di depannya..
Susi, melihat air mineral itu dan menoleh. Susi melihat pria tampan namun berpakaian comprang campring dengan baju robek..
''Dia pengemis? namun wajahnya tampan!! gumam Susi dalam hati, namun sepertinya ia pernah melihatnya namun tidak ingat..
.
''La sayidi shukran lak.'' (Tidak tuan terima kasih.)
"Khudhha, badalan min alshueur bialeatash.'' (Ambillah, bukannya kau haus.?)
Susi melihat kanan kiri, dengan perlahan ia mengambil air itu karna memang benar benar haus..
''Shukran.'' (Terimakasih.) ucap Susi langsung meminum air pemberiannya..
Azam mengangguk dan tersenyum..
"Urid aleawdat 'iilaa manzil sahib aleimli. lakin la tujad sayaarat 'ujrat tamaru.'' (Mau pulang ke rumah majikanku. Namun tak ada taksi yang lewat.)
"Baiklah aku akan mengantarkan mu, tunggu di sini sebentar aku akan mengambil kendaraanku.'' ucap Azam berlari kecil mengambil Mobilnya..
Tak lama Azam mengendarai Mobil Sport keluaran terbaru, yang mana membuat Susi tersedak meninumnya sendiri..
Uhuk.. Uhukk..
Susi mengelap bibirnya dan menelan ludahnya. ''Maafkan aku ya allah sudah menyaka dia pengemis..'' gumam Susi menyesali perkataannya..
''Ayo masuklah.'' ucap Azam yang sudah membuka kan pintu mobil..
Sedangkan Susi hanya hah heh hoh, seperti orang bodoh masuk kedalam mobil mewah..
''Kemana kau akan pulang.?
''Ke PALM JUMEIRAH blok Ad49.'' jawab Susi
__ADS_1
Azam mengangguk dan memajukan mobilnya dengan kecepatan sedang..
.
.
.
.
Sedangkan Lulu yang sedang menonton tv, berdiri ketika mendengar ketukan pintu dari Luar..
Ceklek..
''Selamat siang nyonya.'' sapa Asad yang di angguki oleh Lulu.
Asad menyuruh orang untuk membawa box box itu kedalam, yang mana membuat Lulu heran.
''Asad, apa itu?
''Ini untukmu nyonya, tuan Borkhan membelikan semua ini untukmu.'' jawab Asad dan langsung berpamitan kepada Lulu..
Lulu menatap box itu, ia yang penasaran langsung membuka salah satu box itu, namun alangkah terkejutnya ia ketika melihat isi dalam box itu..
''Lingerie??
Lulu membuka semua kotak dan isinya sama Lingerie, namun berbeda beda bentuk dan warna..
''Oh may goti, sepertinya aku dalam masalah.'' ucap Lulu menepuk jidatnya..
.
.
.
...Jangan lupa tinggalkan jejaknya....
...Author akan up lagi jika ada waktu.....
...Ada yang ngeh gak sih Author ganti cover?? menurut kalian bagusan yang mana.? yang kemarin apa yang sekarang?...
__ADS_1
...LIKE.KOMEN.VOTE...