
Setelah acara ijab kabul dan memberikan semuanya, Tuti yang sudah ber'ada di kamarnya merasakan kantuk yang luar biasa..
Asad dan para lelaki sedang mengadakan pengajian/selametan di masjid, Sambil menunggu Asad pulang, Tuti merebahkan dirinya dan menatap langit-langit. dari kemarin ia menelpon Yanti dan Lulu namun tidak kunjung di angkat, membuat Tuti merasa curiga dan khawatir..
Namun tak lama matanya mulai terpenjam dengan perlahan, Tuti pun tertidur dan menggapai alam mimpi tanpa mengajak Asad yang sekarang menjadi suaminya..
Tik..
Tik.
Tuti sudah sangat pulas tertidur, dia yang sedang bermimpi merasakan ada hal yang aneh kepada tubuhnya. Membuat Tuti mengerang seperti terdengar Listrik.
Tuti menggeliat geli sekaligus nikmat saat tubuhnya di jamah dan di jilat..
''Siapa yang menyentuhku? apakah Jin atau teman-teman nya.? oh tidak aku harus bangun.'' ucap Tuti dalam hati namun mata masih terpenjam..
Tuti yang penasaran, ia pun dengan perlahan membuka matanya dan terkejut saat melihat Asad sedang meminum susu dari pabriknya langsung..
''Asa__
Tuti tak bisa melanjutkan perkataannya, karna tangan Asad membekam mulut Tuti agar tak berbicara. Asad tenagh asik meminum cucu murni gratisan dan tidak mau di ganggu..
Jantung Tuti untuk pertama kalinya berdetak, saat melihat dan merasakan mulut Asad yang hangat sedang meraup mputingnya dan menggigitnya sesekali karna gemas..
Asad melepaskan ranupan nya dan menatap Tuti dengan pandangan berkabut. ''Kau bangun sayang? bisik Asad yang langsung di angguki oleh Tuti..
Nafas Asad yang berat menerpa di telinga Tuti, yang mana membuat Tuti geli..
Cup.
Cup.
Cup.
Asad mengecup bibir Tuti membuatnya menahan nafas. ''Apakah dia akan melakukannya malam ini? oh tidak, mulutku yang bau Jihongg belum gosok gigi.'' gumam Tuti dalam hati..
__ADS_1
Sedangkan Asad terus menjelajahi tubuh Tuti, dan meremas dua gundukan yang begitu menantang untuk di mainkan seperti slem. Asad meremasnya sangat kencang yang membuat Tuti menjerit dan menggigit bibir bawahnya..
Aahhmmm_
Asad terus menghisap seperti vampir, dan menjelajahi lekuk tubuh Tuti yang begitu menggoda. Tubuh Tuti di angkat hingga mereka berposisi duduk saling pandang, Asad langsung meraup bibir Tuti dengan rakus. isapan, gigitan, membuat Tuti menggerang nikmat yang sudah ia lupakan bagaimana rasanya kini ia merasakannya lagi..
Tangan Asad membelai dan menyusup di kain tipis persegi tiga, dan menyentuh area nyi iteung yang sudah di waxsing jembotnya tadi siang..
Asad memasukkan jari tengahnya kedalam nyi iteung, yang mana membuat Asad merasakan seperti di sangat oleh listrik.
Hangat, basah, dan begitu erat membuat jari Asad di jerit dengan kuat oleh nyi iteung..
''Sayangg kau sudah basah.'' ucap Asad sambil bermain di gunung kembar kesukaannya Sampai-sampai muka Asad di benamkan kesana dan membuat maha karya yang sangat luar biasa..
Jari jemari itu terus mengobrak abrik nyi iteung tanpa ampun..
Aahh__
Shitt_ aahh..
Tuti berkicau saat jemari itu trus di maju mundurkan, membuat Tuti menggila saat nyi iteung mengeluarkan selai vanila yang sangat kental..
Author :Ouh udah pro banget ya si asad.🤔
.
Asad melepasakn semua bajunya, dan baju Tuti lalu membuangnya ke'sembarang arah.
Asad menghempit Tuti di bawahnya. ''Boleh aku melakukannya.'' tanya Asad meminta Izin..
''Lakukanlah, aku istrimu sekarang.'' jawab Tuti yang membuat Asad langsung menerobos nyi iteung, dengan sekali hentakkan..
Aaaaaahhh__
Asad menggerakkan miliknya dengan perlahan, namun lama kelamaan gerakan yang lamaban menjadi gerakkan menghentak hingga Tuti bisa merasakan rahimnya di sundul sundul..
__ADS_1
Setitik keringat menetes di kening mereka, keringat keduanya bercucuran tiada henti ketika melakukan gaya amburadul..
Hujaman demi hujaman Asad berikan pada nyi iteung, membuat otot-otot nyi iteung semakin mengerat. Lengket hangat membuat Asad berkucau terus menerus..
Aahh_
Shiitttt_
Oohh sayang ini sungguh nikmat.
Aahh
rahang Asad mengeras terus berusaha memuaskan apa yang belum terpuaskan.. ''Lingkarkan kakimu di pinggangku sayang.'' pinta Asad dengan suara beratnya..
Saat kaki Tuti melingkar, Asad tak segan segan bermain kasar dan terus menghentak hingga Tuti di buat gila oleh posisi ini..
Aahh..
Asaddd..
Aaiuuhhh aku ingin keluar ahhh..'' Tuti menjambak rambut Asad saat miliknya ingin mengeluarkan selai Vanila..
''Yaa menggila lah seperti itu, aku sangat menyukainya.'' ucap Asad yang masih menghentak dengan kasar di bawah sana..
Aaaaaaa Shiiitttt
Keduanya mengeram secara bersamaan, Asad sudah tidak kuat untuk mengeluarkan kecebong premium miliknya. Keduanya ambruk dan memeluk satu sama lain...
.
.
.
...😭 part ini menyiksaku ...
__ADS_1
...jangan lupa tinggalkan ...
...LIKE.KOMEN.VOTE ...