
Hari ini Borkhan dan Lulu sedang dalam perjalanan pulang ke Dubai, setelah kemarin melangsungkan akad nikah sederhana di rumah Lulu dan hanya di hadiri oleh kerabat terdekat..
Ayah Rudi tidak mau menikahkan Lulu, karna kesalah pahaman kemarin yang membuat hubungan ayah dan anaknya renggang kembali. Jadi di putuskan Lulu di nikahkan oleh pamannya, adik dari ayah Rudi yang bersedia menjadi walinya..
Tak ada pesta mewah dan hiasan, dikarenakan waktu yang tidak memungkinkan karna Lulu dan Borkhan akan pulang.. Borkhan juga menyuruh Paman Ilham untuk mengurusi dokumen berpindah warga negara untuk Lulu..
.
''Sayang kamu kenapa.? tanya Borkhan yang melihat wajah sang istri begitu pucat..
''Aku hanya pusing dan sedikit mual saja sayang.'' jawab Lulu menyenderkan kepalanya di bahu Borkhan..
''Setelah pesawat mendarat, kita langsung periksa ke dokter yaa aku tidak mau istriku yang cantik jelita ini kenapa napa hmm.'' ucap Borkhan yang di angguki Lulu.
Muuuaaaccchhh__
Borkhan mencium pucuk kepala Lulu, dan mengelus penuh kasih sayang..
.
.
Sedangkan di sisi lain, dua janda ajaib sedang mengintai seorang laki-laki yang sedang menggoda para wanita yang berpapasan dengannya..
Mereka menunda untuk balas dendam, karna mereka juga tidak bisa libur se'enak jidatnya..
Alhasil disinilah mereka berada, Di Pantai untuk mengintai Rosid..
Yanti dan Tuti tak menyangka jika Rosid ternyata playboy cap gentong, karna jika bertemu dengan mereka Rosid seperti orang baik-baik. Atau karena Yanti dan Tuti belum mengenalnya, entahlah yang jelas dua janda itu begitu kesal melihat muka tengil Rosid..
''Apa kau yakin akan berhasil Mbak.? tanya Yanti yang di angguki mantap oleh Tuti..
''Ini pasti akan berhasil, aku akan membuatnya malu se'umur hidupnya karna telah berani berniat jahat kepadaku.!!
Tuti sudah menyewa seorang plcr untuk bekerja sama dengannya, dan menyuruh Plcr itu untuk menggoda Rosid dan membawanya mojok..
Sang Plcr yang bernama Jabliyin pun mengangguk ketika mendapatkan perintah, dan langsung berjalan dengan gontai ke arah Rosid..
__ADS_1
.
''Haii ganteng godain apem kita dong, Eh salah maksudnya hai ganteng sendirian aja.'' tanya Jabliyin langsung duduk di sebelah Rosid, yang sedang menganga karna melihat wanita cantik duduk di sebelahnya..
''Haii juga cantik, iya nih sendirian karna abang jomblo.''
''Boleh donk aku temani, kalau jomblo..''
''Tentu saja boleh dong cantik.'' ucap Rosid mencolek dagu Jabliyin dengan genit..
Ahahaha__ Neng Jabliyin pura-pura tersenyum malu..
Sedangkan Tuti dan Yanti cukup senang, karna mangsanya sudah masuk perangkap dengan mudah...
''Ku pikir dia orang baik, sayang sekali wajah tampan tak menjamin akhlak baik.'' tutur Yanti yang masih mengintai Rosid..
''Tapi mbak Tut, kenapa kita bersembunyi di sini sih!! protes Yanti
''Sudah jangan protes.!!
''Ya tapi gak di belakang bak sampah juga kali Mbak, Bau tau!! Yanti mendengus sebal karna badannya pasti bau sampah pula..
Tuti hanya menyengir kuda..
''Eh mbak liat, mereka pergi kaya nya jdi mojok. Cepat kita ikuti.'' ucap Yanti antusiasi dan mengikuti mereka, sampai di belakang toilet umum..
Dengan tergesa gesa dan di kabut gairah, neng Jabliyin memcumbu Rosid dengan Lihainya.. Yang mana membuat Rosid tak menyadari jika dia sudah tak memakai celana..
Neng Jabliyin melempar celana Rosid tepat di wajah Yanti..
Sreett_
Hap_
''iyyyiuuukkk jijik banget.!! Yanti membuang celana Rosid yang ada di wajahnya. ''Sialan tuh si jablay buang celana sembarangan!! kesal Yanti yang membuat Tuti tertawa pelan..
Hmmmpptt___
__ADS_1
Yanti mendelik. ''Cepat selesaikan, nanti ketahuan.!! ketus Yanti yang sesekali mengusap wajahnya seperti ada yang lengket..
''Ko bau baclin yaa..'' gumam Yanti mencium tangannya yang bekas mengusap wajahnya..
Sedangkan Tuti memasukkan celana dan celana berbentuk persegi tiga kedalam keresek, namun sebelum itu dia memeriksa dompet Rosid yang ternyata isinya penuh dengan uang..
Tuti dengan kejam mengambil semua uang Rosid, dan membuang keresek itu kedalam tong sampah. Sedangkan untuk dompet Tuti melemparkan tak jauh dari Rosid yang sedang Plaktimplung dengan Jabliyin..
''Mbak, dosa itu ambil uang orang.!
''Gak dosa, karna ini juga untuk bayar si Jabliyin jadi uang ku aman heheh.'' ayok kita sembunyi agak jauhan.
Tuti dan Yanti pergi dari sana agak sedikit jaub, dan memperhatikan dua sejoli yang sedang mencapai puncaknya..
Aaaahhh_
Rosid menggeram mengeluarkan kecebongnya, sedangkan si Jabliyin langsung pergi tanpa sepatah katapun atau menengok ke belakang..
''Heii sayang kau mau kemana.? teriak Rosid namun tidak di perdulikan..
Rosid berdiri, dan celingak celinguk mencari celananya..
''Mana celanaku yaa? ucap Rosid mulai panik karna tak menemukan celananya..
Ketika sedang mencari celana, ia tak sengaja menginjak dompet lalu mengambilnya..
''Inikan dompetku, dimana celananku aahh Shiitt.!! Rosid langsung panik sambil menutupi burungnya, ia takut terbang karna tak memakai sangkar.
Sedangkan Yanti dan Tuti melihat Rosid yang panik sambil menutupi aset secuilnya tertawa puas, lalu pergi meninggalkan nasib malang yang menimpa Rosid..
.
.
.
...Jangan lupa tinggalkan jejak nya yaa.....
__ADS_1
...LIKE.KOMEN.VOTE JANGAN LUPA KIRIM BUNGANYA YAA...
...Si Lulu udah mulai tanda tanda nih? apakah dia hamidun??...