
Mereka bertiga duduk saling berhadapan satu sama lain dan mengobrol sebentar, namun Lulu meminta izin kepada Borkhan untuk pergi ke salon karna ingin mencuci rambutnyaa..
Borkhan mengizinkan dan menyuruh YT untuk menjaga istrinya dengan baik, Borkhan lebih senang melihat sang istri bergaul dengan Yanti dan Tuti atau dengan Lintang dari pada harus bergaul dengan istri rekan kerja atau semacamnya. Borkhan takut jika Lulu mengabaikan dirinya jika sudah bergemul dengan wanita sosialita..
Author : Gila yaa sultan mah cuci rambut mesti di salon..
Lulu : Sirik aja sih thuurr..
.
Kini mereka bertiga berdiri di depan salon mewah, yang di rekomendasi kan oleh Nyonya Arrasid. YT saling pandang satu sama lain..
''Luu, jangan ajak kita kesini donk kan kita gak punya uang.'' bisik Tuti di telinga Lulu..
''tenang Guys hari ini kita di bayarin sama si Lintang, dia bilang udah mengehubungi pemilik salon ko. Jadi ayo masuk dan nikmati fasilitas yang telah di berikan oleh Nyonya Arrasid..
Mereka bertiga masuk dan di sambut oleh karyawan salon, lalu di persilahkan duduk untuk menunggu pemilik salon..
Tak berapa lama, Lulu dan YT melihat wanita jadi jadian sedang melambaikan tangannya dengan heboh, saat melihat Lulu dan YT lalu menghampiri mereka..
Mereka bertiga menganga saat melihat penampilan heboh sang pemilik salon. Bagaimana tidak makeupnya terlihat sangat menor, rambutnya seperti mie yang belum di rebus, jangan lupa sepatu bost nya yang tinggi.
''Hallooo_ para madam-madam Akika yang cantik cantik.? How are you ? ucap nya sambil cipika cipiki Lulu dan YT bergantian..
Ketiga nya diam mematung..
''Ahahah__ Akika(aku) tau Akika cantik, namun bisa tidak tutup mulut you, you and you nanti lalat bisa mesikindang.'' ucap Veronica yang mana membuat ketiganya saling pandang..
Tuti menarik tangan Lulu dan Yanti sedikit menjauh dari Veronica..
''Sudah aku duga, jika Lintang menelaktir kita pasti ada sesuatu yang akan membuat kita susah.!! ucap Tuti yang di angguki Lulu dan Yanti.
''Sebelun semuanya terlambat, mending kita kabur Yukk.'' ucap Lulu sedikit merinding melihat Veronica..
__ADS_1
''Tidak bisa yaa, Nyonya Arrasid sudah membayar tagihan kalian jadi jangan mengecewakannya.'' ucap Veronica yang mana membuat Lulu dan Yanti serta Tuti terkejut bukan main..
''Astaghfirullahaladzimmmm.'' ucap mereka secara bersamaan..
''Apaaa? kenapa kalian begitu terkejetong seperti sedang melihat hantu saja deh aaaahh.'' ucap Veronica sambil membenarkan rambut keritingnya..
''Bukankah di depan kita jauh lebih menyeramkan di bandingkan hantuu? gumam Tuti yang masih bisa tersengar oleh semua orang..
''Heyy__Heeey siiiisss dasar durhakim you!! Tungg__ Veronica mentoyor kepala Tuti..
''Haisssss.'' Tuti mengerucutkan matanya mendelik tak suka pada Veronica..
''Yesindang capcus ikut eike pyurr.'' ajak Veronica kepada tiga sekawan yang masih berdiri..
Lulu, Yanti dan Tuti tidak punya pilihan lain, selain mengikuti Vero yang akan mempermak mereka semua..
Ketiga nya duduk di tempat masing-masing. ''Jadi gaya apa yang ingin kalian pakai? tanya Veronica yang di jawab gidikan bahu dari ketiganya..
''Terserah, yang jelas jangan gaya anti baday atau angin topan.'' ucap Tuti yang lagi dan lagi di toyor oleh Veronica.
Mereka curcol satu sama lain, menceritakan awal mula Tuti dan Asad nganu sampai Asad ingin tanggung jawab..
Lulu sangat bahagia, saat melihat sahabat yang sudah di anggap kakak olehnya akan menemukan kebahagiaan..
''Jangan nolak rejeki Mbak, cinta akan tumbuh seiringnya waktu berjalan. terlebih si Asad baik dan penurut juga loh Mbak.'' tutur Lulu yang di angguki Tuti..
''Mudah-mudahan lancar yaa, terkadang juga aku kasian sama Asad yang sudah tak memiliki keluarga.'' ucap Tuti menoleh ke arah Yanti. ''Yan, alhamdulilah nih yaa kita udah menemukan kebahagian untuk kita. Terus masalah kamu sama suami kamu gimana.? tanya Tuti yang membuat Yanti menghela nafasnya...
''Pulang nanti aku akan urus semuanya, hanya saja sekarang si Rendra ceraikan aku lewat agama dan belum cerai secara hukum. Sepertinya aku harus pulang untuk menyelesaikan ini.'' tutur Yanti.
''Kenapa nggak bareng mbak Tuti aja pulangnya.? tanya Lulu.
''Takut gak di izinin, kan belum habis kontrak sama si brekele.''
__ADS_1
''Tenang Yan, nanti aku coba bicara sama Borkhan..
Yanti mengangguk..
2 jam..
Akhirnya mereka bertiga selesai juga, Lulu dan YT sangat puas dengan hasil karya Veronica yang membuat mereka cantik paripurna..
''Apa kalindang puas dengan hasil jemari-jemari ajaibku.? tanya Veronica yang membuat tiga sekawan mengangguk dan menganucngkan jepol mereka..
.
.
.
Sementara disisi lain, wanita yang berada di balik jeruji sedang berbicara dengan seseorang dengan serius..
''Pokonya aku tidak mau tau, bunuh saja salah satu dari mereka agar tidak ada yang berbahagia.'' perintahnya dengab tangan mengepal..
''Baik, asal bayarannya setimpal dengan yang kami kerjakan.'' ucap dua orang pria..
Deal?
Laila mengangguk. ''Deal.'' mereka pun berjabat tangan dengan senyuman misterius..
.
.
.
...Jangan Lupa tinggalkan jejak yaa.....
__ADS_1
...LIKE.KOMEN.VOTE JANGAN SAMPAI LUPA KASIH BUNGA SAMA KEBONNYA SEKALIAN.....