Istri Ke Dua Sang Baba

Istri Ke Dua Sang Baba
Bulan madu II


__ADS_3

Pagi-pagi sekali, Yanti sudah berdandan rapih dan bersih karna ia kebagian sip pagi sedangkan Tuti masuk sore..


''Mbak Tut, aku pergi dulu ya.'' pamit Yanti kepada Tuti yang masih ngorok..


''Hmm.'' Tuti menjawab dengan deheman, dengan mata terpenjam..


Setengah jam sudah berlalu, Tuti akhirnya terbangun karna ia ingat akan membeli buku sesason ke dua yang ia sukai. Dia dengan gontai melangkah ke kamar mandi dan membersihkan dirinya lalu memakai baju dan memakai tasnya..


Setelah berada di bawah, Tuti menyetop taksi lalu masuk kedalam mobil..


''Kita mau kemana nona.?


''Dubai Mall pak.''


''Baik.''


Taksi itu melaju menuju Dubai Mall. Setelah sampai Tuti membayar taksi dan masuk kedalam Mall..


Ada beberapa toko buku terkenal di kota Dubai tapi hanya satu yang nongkrong di Dubai mal, sebuah mal yang punya aquarium terbesar di jagad, sebuah mal yang punya air mancur yang pandai menari, yang tembakan airnya bisa mencapai puluhan meter ke angkasa, sebuah mal yang menjadi tempat nangkringnya orang-orang dari puluhan negara, mulai dari yang kulitnya putih sekali sampai kelam sekali, semuanya numplek di mal terluas seantero bumi...


Tuti masuk ke Toko buku bernama Kinokuniya, lokasinya strategis, walau ia harus menelusuri jalur-jalur toko yang lumayan yaa begitulah..


Tuti menelusuri satu persatu gendre yang ia suka, dan mengambil beberapa buku fantasi. Ia pun beralih ke rak buku bergendre Romantis..


Bugh__


Tuti tak sengaja bertubrukan dengan seseorang..


''Ajushiii.'' ucap Tuti yang tak menyangka akan bertemu opa-opa korea asli pribumi yang bekerja di Dubai, siapa lagi jika bukan Rosid yang bulan kemarin tak sengaja bertubrukan juga..


''Mbak Tuti apa kabar.'' sapa Rosid sama terkejutnya dengan Tuti karna bisa bertemu kembali..


''Kabarku baik bang, namun hatiku yang tidak baik.'' jawab Tuti menatap Rosid.


''Memangnya hatinya kenapa mbak.?


''Karna hati ini berdetak kencang, semenjak kamu ada di depanku..'' goda Tuti yang mana membuat Rosid tersipu malu..

__ADS_1


'Mbak bisa aja, Mbak lagi cari buku apa.? tanya Rosid penasaran..


''Lagi cari buku bergendre Romantis yang bisa membuat aku kelepek-kelepek jika membacanya.''


''Mbak duduk dulu yu.'' ajak Rosid.


''Hayuuu, duduk di pelaminan pun adek mau bang.'' ucap Tuti


''Hah apa.?


''Ahahh tidak apa-apa jangan di pikirkan.''


Mereka berdua pun mengobrol banyak, dan bertukar cerita satu sama lain..


.


Sementara di sisi lain


.


Borkhan melihat langit-langit yang sepertinya sedang bersahabat, matahari muncul walau bersembunyi di balik awan dengan malu-malu..


''Sayang apa kau sudah siapa.? tanya Lulu.


''Ya, aku sudah sudah siap, kita mau menginap dimana? aku kira kita akan disini selama beberapa hari.'' tanya Borkhan.


''No sayang, kita akan menginap di sesuatu tempat.''


Mereka sekeluarga pun pergi meninggalkan hotel, dan pergi ke hotel selanjutnya..



.


Disinilah mereka berada.. Tempat wisata di kota B ini di suguhkan glamping, konsep berkemah ala hotel berbintang yang saat ini sedang marak di Indonesia. Berlokasi di C.N.ka, Kp. S.Rwangi, T Sari, Highland Park Resort menawarkan sensasi menginap dengan latar pemandangan Gunung Salak.


Mereka juga menyediakan tenda-tenda ala Mongolia dengan fasilitas lengkap dan berbagai wahana permainan. Antara lain kolam renang, perosotan, karaoke, foot reflexology, futsal, dan flying fox.

__ADS_1


Lagi dan lagi Borkhan terkagum dan mengabadikan kembali momen dimana kakinya menginjak. Sementara para keluarga memilih kamar mereka masing masing..


Borkhan mengajak Lulu untuk berkeliling. Saking asiknya berkeliling mereka tak menyadari jika awan sudah mulai gelap dan mereka semakin jauh dari resort..


Hujan turun dengan mendadak, yang mana membuat Lulu dan Borkhan kalang kabut mencari tempat berteduh..


Mereka berdua berteduh di bawah pohon, namun tetap saja mereka berdua ke hujanan..


''Sayang aku dingin.'' ucap Lulu yang memeluk erat sang suami.


Borkhan mengedarkan pandangannya dan menemukan rumah teduh yang tak jauh dari arah mereka. ''Sayang lihat disana, ayo kita kesana berlari dari pada disini..


Lulu mengangguk, mereka berdua pun berlari dan masuk kedalam saung..


Sesampainya di dalam saung, mereka tak menemukan apapun fi dalam sini kosong..


Lulu duduk dengan menggigil. Borkhan memeluk sang istri dalam dekapannya.. ''Borkhan aku dingin.''


Borkhan yang melihat bibir sang istri begitu pucat, ia pun langsung mencium bibir ranum yang selama ini membuat ia ketagihan...


Lulu membalas ciuman dan menekan tengkuk Borkhan. Hawa yang tadinya dingin menjadi panas, akibat kelakuan kedua insan yang berada di dalam saung reyot..


Eraman Lulu lolos begitu saja, ketika tangan Borkhan berkeliaran di setiap inci tubuh Lulu. Sedangkan Borkhan yang mendengar eraman sang istri semakin gencar menjalankan aksinya..


Lama kelamaan rumah yang terbuat dari kayu itu bergoyang dan berbunyi nyaring, untung saja tidak ada orang yang lewat atau mendengar suara erotis yang Lulu keluarkan..


Jika saja itu terjadi, pasti Lulu dan Borkhan sudah di gerebek masa.. Dimana pun mereka berada, selagi ada waktu untuk pepew mempepew Gas ken komandan..


.


.


.


...Jangan lupa tinggalkan jejaknya.....


...Kasih bunga atau Vote buat Author, syukur syukur jika ada yang kirim kopi🤣🤣 tapi tetep Author yang cantik tiada tara ini tidak akan memaksa.. Jika banyak yang Like nanti siang lanjut up lagi, mangkannya jempol kalian biasakan Like yaa sebelum membaca.....

__ADS_1


...Baba Borkhan menyapa kalian nih, awas yaa yang habis liat visualnya baba jadi merinding disko.....



__ADS_2