Istri Ke Dua Sang Baba

Istri Ke Dua Sang Baba
Kejadian.


__ADS_3

Jam menunjukan pukul 7:30


Hujan kemarin membuat Lulu demam dan tidak bisa jalan-jalan dengan keluarganya, ia sedari kemarin hanya boleh berbaring di tempat tidur dan tidak boleh Kemana pun..


Di sela sakit, Borkhan tidak pernah jauh dari Lulu dan selalu menjaganya. Bahkan semalaman dia menjaga sang istri karna demamnya tidak turun..


Ceklek..


Borkhan masuk dan membawa nampan berisi bubur, yang sudah di siapkan sang mertua sebelum berangkat jalan-jalan..


Diletakkan nampan itu di atas meja, lalu ia duduk di pinggir ranjang memeriksa kening sang istri..


''Aahh untunglah demamnya sudah sembuh.'' gumam Borkhan mengelus pipi Lulu dengan lembut..


Mmm..


Lulu secara perlahan membuka matanya, hal pertama yang ia lihat adalah sang suami yang sedang tersenyum memandanginya..


''Sabah alkhayr eazizi."(Selamat pagi sayang.)


Lulu tersenyum. "Sabah alkhayr aydan zawji." (Pagi juga suami ku.")


"Ayo makan makanan ini, ibu yang sudah menyiapkan ini tadi pagi.''


Lulu beringsut duduk dan Borkhan dengan tetaten menyuapi Lulu, penuh kasih sayang dan cinta..


Mbeeeewww__


Di sela Borkhan sedang menyuapi Lulu, Borkhan ingin menyampaikan sesuatu namun ia masih agak sedikit ragu..


''Sayang..


''Yaaa..


''Mmm, apa kau tidak keberatan jika kita pulang ke UAE? ada sedikit masalah yang mana Asad tidak bisa menanganinya.'' ucap Borkhan.


Lulu tersenyum dan mengangguk. 'Kapan kita akan pulang.? tanya Lulu yang mana membuat Borkhan diam, ia pikir jika Lulu akan protes namun nyatanya tidak. Borkhan tersenyum dan mengelus kepala sang istri..


''Besok kita pulang hmm..


''Baiklah.'' jawab Lulu patuh..


Borkhan memandangi Lulu dengan tersenyum, yang mana membuat Lulu mengerutkan keningnya..


''Apa ada yang lucu.? tanya Lulu


''Ada, kau tau tadi pagi aku melihat orang-orang sedang membenarkan rumah yang kemarin kita berteduh. Katanya itu tiba tiba roboh.'' kekeh Borkhan yang teringat dengan pergulatan yang maha dahsyat, sehingga saung itu oleng dan ambruk ketika Borkhan sudah selesai berhubungan..


''Apa mereka tau jika kita pelakunya.? tanya Lulu sedikit was-was dan malu jika ada yang mengetahui perbuatan tak senonoh yang mereka lakukan..


''Kurasa tidak, karna tidak ada yang mencari kita heheh..


''iissshh, mangkannya jika sedang melakukan itu jangan pakai kekuatan hulk mu. Ambruk kan jadinya.'' ucap Lulu yang mana membuat Borkhan tertawa renyah..

__ADS_1


.


.


.


Sedangkan di negara yang berbeda. Jam menunjukan pukul 10:30


Sebuah kejadian yang tak terduga di alami oleh Tuti, ia terbangun sudah telanjang bulat dengan seorang pria di sampingnya..


Tuti yang baru membangunkan matanya, terkejut melihat ia tidur di kamar mewah. Ia melihat ke arah kanan dan melihat tubuh laki-laki yang telanjang dada, Tuti menelan salivanya dan mengingat-ngingat apa yang sebenarnya terjadi. Bukankah ia kemarin membeli buku dan bertemu Rosid.??


Tuti melototkan matanya dan menoleh ke arah kanan..


''Heii kau. Siapa kau.'' Tuti membangunkan pria itu dengan kakinya dan sedikit was-was..


Mmm_Pria itu menggeliat dan mulai mengganti posisi menghadap Tuti dan membuka matanya..


"Selamat pagi." senyumnya yang membuat tuti melotot tak percaya.


"Asad?? teriak Tuti tak percaya


.


Flashback.#


.


Mereka pergi ke suatu tempat, seperti bar dan memesan minum tanpa Tuti tau jika Asad melihatnya dan mengikuti Tuti dari belakang..


Asad begitu penasaran kemana Tuti akan pergi, karna se'tau Asad yang sudah lama mengenal Tuti. Baru kali ini ia melihat wanita mesum itu pergi dengan seorang laki-laki..


Kini Asad duduk di pojok kursi dan memerhatikan Tuti dari jarak yang tidak jauh, asad pun bingung mengapa dia mau saja mengikuti wanita mesum itu sampai ke sini..


Ketika Asad berdiri dan akan pergi, ia melihat Rosid memasukkan sesuatu kedalam minumannya Tuti yang membuat Asad duduk kembali. Bagaimana pun ia tidak mau terjadi apapun dengan Tuti yang sudah lama ia kenal..


Dan benar saja dugaan Asad, karna tak lama Asad melihat tuti seperti cacing kepanasan. Sedangkan Rosid tersenyum puas lalu membawa Tuti keluar dari bar..


Asad mengikuti mereka dari belakang, namun ketika Rosid sudah memasukkan Tuti kedalam mobil tiba-tiba..


Heii


Bugh__


Asad memukul keras pipi Rosid hingga tersungkur..


''Siapa kau.?? tanya Rosid tak terima kena bogem oleh Asad..


''Beraninya kau membawa karyawan ku HAH!! sentak Asad.


Rosid langsung kabur melihat betapa garangnya Asad saat membentaknya. Sedangkan Asad langsung memindahkan Tuti kedalam mobilnya..


''Dasar merepotkan, sudah mesum tak bisa menjaga diri!! gerutu Asad yang sudah di dalam mobil. Lalu menjalankan mobilnya menuju mes Tuti dan Yanti tinggal..

__ADS_1


Namun di tengah jalan Tuti kepanasan dan membuat Tuti membuka bajunya..


"Haii apa yang kau lakukan!! teriak Asad


"Shiitt..


"Hai tampan, godaan aku donk.'' ucap Tuti yang sudah hilang akal sehatnya


Asad benar-benar kesal dengan kelakuan Tuti yang terus menciumi nya membuat si kemed miliknya terbangun, ia adalah lelaki normal yang tak bisa melihat godaan di depan matanya..


''Tutiii hentikan.!!


Ting__


Si Mala dan si Seti datang secara tiba-tiba..


"Bawa saja dia dan nikmati hidangan gratis.! bisik si Seti yang memang tugasnya menghasut..


Si Mala memutar matanya malas. ''Kau tau, aku sudah tak perduli lagi! karna percuma aku nasehati kalian. Jika kalian saja tidak mau mendengarkan ku.!! ketus si Mala yang langsung pergi..


Asad menggendong Tuti kedalam apartemen nya, karna ia tidak mungkin membawa Tuti masuk Mes dengan keadaan Tuti sudah seperti cacing kepanasan..


Asad pun mengambil air dingin di dalam kulkas dan meneguknya, badannya ikutan panas secara tiba-tiba ketika Tuti menciumi lehernya sewaktu di dalam mobil..


Namun secara tiba tiba, ia merasakan sesuatu yang memeluknya dengan erat..


''Aku ingin itu..'' rengek Tuti..


''Tuti lepaskan. ''Asad menepis pelukan Tuti dan mundur kebelakang. Namun bukannya aman, ia terkejut melihat Tuti hanya menggunakan OBH dan CDC..


Menampilkan gundukan yang sangat besar dan begitu indah, membuat Asad menelan salivanya susah payah. Jujur Asad baru pertama kali melihat seorang wanita telanjang, yang mana membuat si kemed langsung berdiri ingin menyapa..


Prang__


Asad melempar gelas ke samping dan langsung menarik Tubuh Tuti..


Bibir perawan asad harus rela ia berikan kepada wanita yang selalu ia cap mesum jika bertemu. Asad mengabsen setiap inci bibir Tuti, yang mana membuat Tuti membalas ciuman Asad..


Asad melepaskan pergulatannya dan mengambil nafas, lalu menatap Tuti yang sudah di kabut gairah..


''Kau akan menyesal telah menggoda singa yang tertidur lelap.!!! ucap Asad menggendong Tuti masuk kedalam kamar.


.


.


...Ja ja aja di gantung wkwkwkw...


...Akan di lanjut nanti malam sebelum kalian tidur supaya terbawa mimpi.. karna pepew mempepew Tuti akan Dahsyat dan bisa buat kalian berdenyut wkwkwk.....


...Seperti biasa kirim bunga dulu yaa LIKE.KOMEN.VOTE JANGAN lupa ...


...Maaf jika Author up gak ter'atur....

__ADS_1


__ADS_2