Istri Ke Dua Sang Baba

Istri Ke Dua Sang Baba
Ungkapan perasaan


__ADS_3

Susi dan Abizar keluar dari mobil, lalu bergandengan tangan dan masuk kedalam dengan serasi, membuat tamu yang berada di dalam lebih fokus dengan kedatangan Abizar dan Susi..


Susi awalnya tidak mengenal siapapun, namun tidak sengaja netra matanya melihat Azam yang sedang di pasangan cincin oleh wanita cantik di sebelahnya..


Deg..


Tiba-tiba jantung Susi berdetak dan berdenyut merasakan nyeri, saat Azam bersanding bersama wanita lain. Bohong jika Susi tidak terkejut dan merasakan sakit, ingin sekali dia meneteskan airmatanya namun Abizar menggenggam tangannya dengan erat. Susi mendongkak ke atas melihat Abizar yang sedang menatap dan menganggukkan kepalanya..


''Aku yakin kau bisa.'' bisik Abizar yang di angguki Susi..


Keduanya berjalan, dengan pandangan mata semua orang tertuju pada mereka. Semua orang berbisik-bisik mengatakan jika kedua nya sangat serasi..


.


''Nak, cepat pasangan cincin di jari manis calon istrimu.'' ucap Nyonya Rukayah menepuk pundak Azam yang terdiam sedari tadi..


Azam pun mengambil cincin itu dengan hati yang berat dan nggan. Namun baru saja Azam akan memasukkan cincin, tapi tuhan berkehendak lain.


Cincin itu malah jatuh dan menggelinding, membuat semua orang melihat cincin itu terjatuh dan akan menggelinding kemana?


Tring...


Tring...


Triiingggg....


Cincin itu berhenti di bawah kaki Susi, membuat semua orang menatap wanita cantik berkerudung merah marron..


Deg..


Deg..


Deg..


Azam begitu terkejut melihat Susi berada di depannya, dan bergandengan tangan dengan sang adik.


Mata Azam memerah ketika melihat tangan Susi saling berbelit dengan jemari Abizar, membuat hatinya terbakar rasa sesak dan sakit sekaligus..


Namun nyonya Rukayah menatap sinis kehadiran dua orang yang sangat dia benci..


"Anak tidak berguna dan wanita miskin. kalian memang cocok.!!


Susi akan berjongkok untuk mengambil cincin yang ada di bawah kakinya, namun Abizar mencegah dan membiarkan seseorang mengambil cincin itu..


Abizar tersenyum mengejek ketika melihat sang kakak, sedang memedam rasa amarah di dadanya. Tak berapa lama seorang pelayan mengambil cincin di bawah kaki Susi dan memberikan cincin itu kepada nyonya Rukayah..


Abizar memeluk pinggang Susi dengan posesif, membuat Azam mengepalkan tangannya hingga memutih..


"Abizar. Abizar. Abizar !!! geram Azam dalam hati.


''Bisa kita lanjutkan acaranya.?'' Tanya pembawa acara menyadarkan semua orang yang diam..


Nyonya Rukayah memberikan cincin kepada Azam, lalu Azam memasangkan cincin itu dengan kasar membuat tunangannya sedikit mengiris sakit. Ketika Azam memasangkan cincin itu, tapi matanya terus menatap wanita yang sangat dia cintai..


"Suzi tahukah kamu jika aku sangat mencintaimu." ucap Azam dalam hati merasakan sakit yang luar biasa, tenggorokan nya sangat tercekik ketika ia menghirup nafas..


Semua orang bertepuk tangan dan mengucapkan selamat kepada Azam dan Nehna, Nyonya Rukayah dan Tuan Thani beserta besan nya mengumumkan bahwa dalam satu bulan lagi sang anak akan melangsungkan pernikahan dengan megah dan mewah. Membuat Susi tersenyum kecut, melihat keluarga nya Azam menatap dirinya rendah..


.


''Aku akan kesana sebenatar, tunggulah disini dan jangan kemana mana.'' pinta Abizar


Susi mengangguk dan melihat Abizar yang pergi dan mengobrol dengan panitia acara. Susi tidak tau apa yang mereka bicarakan, namun panitia itu tersenyum dan mengangguk..


Jetrek___


Semua lampu mati, membuat semua orang terkejut sekaligus panik. Tak berapa lama, lampu menyala namun hanya menerangi Abizar yang berada di atas panggung..


Cek. Cek..


Abizar tersenyum lalu memberikan selamat kepada Azam, lalu menatap Susi dan tersenyum..


''Kabar bahagia bukan berasal dari Tuan Azam sendiri, Namun saya disini juga akan mengutarakan perasaan ku kepada wanita yang aku sukai.


''DIA.''


Tunjuk Abizar kepada Susi yang sedang melotot, lalu melihat kanan kiri dan meremas jari jemarinya..


"iissshh apa yang mau dia lakukan." gumam Susi..

__ADS_1


Abizar memberi kode agar memutar musik, untuk dia bernyanyi dan mengutarakan isi hatinya. Sedangkan si Azam surajam sudah sesak nafas di sudut sana, melihat bahwa sang adik akan menyanyikan lagu romantis untuk mengutarakan perasaan nya..


Musik berputar... IT'S YOU BY SEZAIRI.


.


...Here we are under the moonlight...


...Di sinilah kita, berada di bawah sinar rembulan...


...I’m the one without a dry eye...


...Mataku selalu berkaca-kaca...


...‘Cause you look amazing...


...Karena kau terlihat luar biasa...


...I’m sorry for whatever I’ve caused...


...Aku minta maaf atas segala yang aku perbuat...


...Before today you knew you felt lost...


...Sebelum hari ini kau bukan milik siapa-siapa...


...But now you’re my lady...


...Namun kini kau adalah milikku....


.


Abizar bererjalan dan berdiri di depan Susi, lalu memegang kedua tangan Susi dengan erat. Abizar pun bernyanyi kembali..


.


...So take my hand now...


...Genggamlah tanganku...


...Seen me...


...Tatap aku...


...Karena kau lah yang membuatku menjadi seperti ini...


...I promise I’ll treasure you girl...


...Aku berjanji akan menghargaimu sayang...


...You’re all that I’ve needed...


...Hanya kau yang aku butuhkan...


...Completing my world...


...Tuk melengkapi duniaku....


...You, you’re my love, my life, my beginning...


...Kau, kau adalah cintaku, hidupku, permulaanku....


.


Abizar bernyanyi sambil mengelus pipi Susi, dengan tatapan mata memuja yang mana membuat Susi tersipu malu menatap mata Abizar.


.


...And I’m just so stumped I got you...


...Dan aku masih bingung kenapa bisa mendapatkanmu...


...Girl you are the piece I’ve been missing...


...Sayang, kaulah bagian diriku yang hilang...


...Remembering now...


...Sekarang aku teringat...

__ADS_1


...All the times, I’ve been alone...


...Setiap kali aku merasa sendiri...


...Shown me the way...


...Tunjukkan aku jalannya...


...Let me hear, let me hold...


...Aku akan mendengar dan menggenggammu...


...Right through the door straight to you...


...Menuju pintu yang ada di depanmu...


...You’re my love, my life, my beginning...


...Kau adalah cintaku, hidupku, permulaanku...


...It’s you...


...Itu kamu...


.


Abizar mengeluarkan cincin dari saku nya, lalu memasangkan cincin itu di jari manis Susi, yang anehnya dia tidak menolak sama sekali. Karna Susi seperti terhipnotis dengan moment romantis seperti ini, dan hanya menatap mata Abizar yang penuh dengan cinta..


Uhuuuyyy.


.


...Someone needs to come and pinch me now...


...Aku butuh seseorang untuk mencubitku sekarang...


...I just can't believe what I have found...


...Aku hanya tak percaya apa yang aku dapatkan...


...Standing here by me...


...Berdiri di sampingku...


...Giving me the greatest gift you can...


...Memberikan hadiah terindah dalam hidupku...


...Saying yes and now our lives begin...


...Katakanlah iya maka sekarang hidup kita dimulai...


...Choosing you daily...


...Hanya kau yang ada di hatiku...


...So take my hands up, seen me...


...Genggamlah tanganku, tatap aku...


.


Azam sudah tidak kuat menahan rasa cemburu, ia membanting gelas yang sedang dia pegang..


PRAANGG..


Azam membuat moment romantis itu menjadi hening, dan membuat semua orang melihat Azam penuh tanda tanya. Hingga lampu pun ikut menyala menerangi betapa Azam terlihat menahan emosi..


Azam melangkah namun di hentikan oleh Nyonya Rukayah, Namun kali ini Azam menepis tangan sang ibu dan menghampiri Susi dan Abizar..


Susi yang melihat raut muka Azam tidak bersahabat, dia langsung bersembunyi di belakang punggung Abizar..


Abizar menoleh kebelakang lalu menoleh ke arah Azam yang sedang melangkah menghampirinya dan.


BUGH..


.


.

__ADS_1


.


...Ziahhhh di gantunggg wkwkwkwk🤣🤣🤣🤣 seneng deh bikin kalian emsosi. Btw hari ini si ilham lagi baek nih. up 3bab buat kalian. jangan lupa bunga nya yaaaa heheheh...


__ADS_2