Istri Ke Dua Sang Baba

Istri Ke Dua Sang Baba
Ungkapan perasaan Abizar


__ADS_3

Susi dan Abi sudah sampai di ibu kota Abu dhabi, namun rupanya festival yang di janjikan oleh Abi tidak buka hari ini yang mana membuat Susi sedikit kecewa..


Kini Susi dan Abi berada di dalam mobil. ''Jadi kita mau kemana sekarnag? tanya Susi


''Bagaimana kalau kita pergi ke Yas Island (Pulau Yas) apa kamu mau.? tanya Abi


''Yas Island.? sepertinya aku pernah mendengar tempat itu.''


Abi tersenyum dan menatap Susi. '' Pulau Yas merupakan suatu pulau buatan di Abu Dhabi, dekat dengan Pulau Sir Bani Yas. Pulau yang mempunyai luas dua puluh lima km persegi itu dapat ditempuh melalui jalur laut dan jalur darat. Kau tau, disana juga banyak tempat wisata seperti Yas Marina, Yas Waterworld, Ferrari World Abu Dhabi, Yas Beach, Yas Mall, Yas Links Abu Dhabi. dan masih banyak lainnya, bagaimana kamu mau ikut.?


Susi mengangguk. ''Baiklah ayo kesana..''


Mobil Abi pun melaju ke gedung dimana helikopter sudah menunggu dirinya untuk membawa sang pujaan hati pergi ke Pulau Yas..


''Eh, bukan kah kita akan pergi ke Pulau? kenapa kita naik gedung? tanya Susi heran


''Kita kesana akan menggunakan Helikopter supaya cepat sampai. Ayo ikut aku.'' Abi memegang tangan Susi dan masuk kedalam lift..


Tak pernah terbayangkan oleh Susi, jika dirinya akan menaiki helikopter bersama dengan orang yang belum lama ia kenal. Namun entah mengapa, Susi percaya saja dan ikut dengan Abi..


Setelah dia berada di dalam helikopter, susi celingak celinguk melihat ke arah bawah sambil tersenyum. Ia tidak pernah terbayangkan di hidup nya bahwa dia akan menaiki helikopter, seakan ini hanya sebuah mimpi belaka..


''Apa kamu senang Susi.? tanya Abi saat melihat raut bahagia terpancar dari wajahnya..


Susi menoleh dan mengangguk. ''Terima kasih Abi, kamu mau mengajakku menaiki helikopter.'' ucap Susi dengan senyuman manis berlesung pipit, yang mana membuat jantung Abi berdetak kencang..


Khem__


Abi berdehem dan mengangguk, lalu membuang muka ke arah kanan dengan sudut bibir terangkat, ia sangat senang bisa melihat orang yang dia sukai tersenyum bahagia..


Sesampainya di Pulau Yas.



.

__ADS_1


Abi turun terlebih dahulu dan menjulurkan tangannya, Susi menggenggam tangan Abi lalu turun ke bawah..


Abi pun membawa Susi jalan-jalan dan bermain di wahana yang di sajikan di Pulau buatan ini. Abizar tersenyum dan tertawa lepas, sudah lama sekali Abi tidak tertawa lepas seperti sekarang. Di dalam lubuk hatinya dia merasa senang sekaligus bahagia bisa bertemu dengan Susi, yang memberikan warna di dalam hidupnya yang gelap dan suram..


Abi melihat jam di pergelangan tangannya dan menunjukkan pukul 19:30. Mereka bermain lupa dengan waktu, sampai sampai mereka lupa jika belum makan.


Abi pun membawa Susi ke suatu tempat yang sudah dia siapkan jauh-jauh hari, dan ternyata Abi membawa Susi makan malam di kapal pesiar..


Susi menaiki tangga menuju kapal pesiar, dengan raut muka melongo alias kagum. Susi tidak menyangka jika Abi akan membuat hari liburnya menjadi hari libur ala-ala Sultan.


Ketia dia dan Abi sudah sampai di atas, mereka di sambut oleh pelayan. ''Selamat malam tuan, nona. Mari ikut saya.''


Abi dan Susi mengikuti pelayan itu dan menunjukkan kursi yang memang sudah di siapkan oleh Abizar..


Susi semakin terkagum saat melihat ruang terbuka dengan dekorasi yang sangat romantis, membuat Susi menjadi baper tingkat dewa..


Abi menarik kursi untuk Susi duduk. ''Please have a seat princess .'' ucap Abi tersenyum manis membuat Susi malu, dengan perlakukan Abi..


Susi duduk Abi pun duduk di depan Susi. Tak berapa lama, para pelayan membawakan makan malam dan menaruh makanan itu dengan sangat hati-hati..


Mereka berdua pun makan dengan tenang tanpa ada yang berbicara, namun sebenarnya Susi merasa kesal karna makanan yang ada di depannya tidaklah membuat dia kenyang..


''Ya allah, ini mah makan kucing. Masa piring segede gini isinya cuma se iprit, Aaaaaahhh cacingku masih meronta-ronta ingin memakan nasi.!! gumam Susi dalam hati, lalu melirik Abi dan tersenyum ketika Abi juga melirik kepadanya..


Setelah selesai mereka makan, Abi membawa Susi berdiri di dekat pagar dan melihat lautan yang gelap namun masih mendengar ombak malam dan angin yang sepoy-sepoy..


''Susi..


''Yaa..


''Aku mencintaimu..


Deg..


Deg..

__ADS_1


Susi langsung menoleh ke arah Abi yang berada di sebelah kirinya. Abi pun menoleh dan tersenyum lalu mengeluarkan kotak kecil dari saku celananya..


''Will you live with me forever.?


Susi mengedipkan matanya beberapa kali, sungguh ini adalah ungkapan cinta yang tidak terduga oleh Susi..


''Apaaa__Mmmm apa kamu serius Abi.? tanya Susi memastikan apa yang di dengarnya..


Abi tersenyum dan memasangkan cincin itu di jari manis sebelah kanan, karna jari manis sebelah kiri sudah terpasang cincin yang pernah Abi berikan di pesta pertunangan Azam..


Susi melihat Abi memasangkan cincin untuk kedua kalinya, dan untuk kedua kalinya pula Susi sama sekali tidak menolak dengan apa yang Abi lakukan..


''Aku tidak perduli jika kamu belum bisa mencintai ku, cukup terima aku dalam hidupmu maka akan aku buat hidupmu bahagia bersama ku Susi.''


Cup.


Abi mengecup punggung tangan Susi..


Susi bergeming, ia hanya bisa menatap Abi yang juga sedang menatap matanya..


''Apa kamu tidak malu memiliki istri pemba___


''Ssstttt aku tidak perduli siapa dirimu, dari mana asalmu, pekerjaan seperti apa yang kau jalani. Namun yang jelas, aku mencintaimu sejak pertama kita bertemu. Hiduplah menua bersamaku Sulisti


Mata Susi berkaca-kaca lalu memgangguk pelan, Namun dalam hati. ''Maaakkk akhirnya Ncusss di lamar maaakkkk. Kawinnnn Kawinnnn akhirnya aku Kawiiiiiinnn '' teriak Susi dalam hati..


.


.


***Jangan lupa tinggalkan jejak Like Like Like


LIKE.KOMEN.VOTE


Vote Vote Vote Vote

__ADS_1


Bunga pun boleh Shaaaayyy***..


__ADS_2