Istri Ke Dua Sang Baba

Istri Ke Dua Sang Baba
Pagi hari di sambut dengan kegaduhan


__ADS_3

Lulu keluar dari kamar dan langsung menuju dapur, namun saat ia melangkah ke dapur terdengar bahwa para khadimah nya sedang bernyanyi..


''Yamet kudasi, yamet kudasi, bang Yamet parake dasi..


Ara ara kimochi, ara ara kimochi, bang ara parake peci.'' teriak Bi Sumiati sambil membuat adonan dan terkekeh saat menyanyikan lagu itu..


Rumi yang mendengarnya pun ikut menimpali lagu tersebut, yang sedang menggoreng tassu.


''Semakin lama, Semakin kesal Mendengar soun yang ini, Mendengar soun yang ini hahahah ''Rumi dan Bi Sumiati tertawa kencang secara bersamaan dan memperagakan goyangan bang Yamet..


Sedangkan mereka berdua tidak mengetahui jika Lulu melihat tingkah mereka berdua dengan kening mengkerut sambil bersender di pintu masuk menahan tawanya..


''Apa yang sedang kalian nyanyikan? tanya Lulu yang mana membuat kedua orang yang sedang asik bernyanyi itu terkejut..


''Astagfirullah madam.'' ucap keduanya secara bersamaan..


Lulu terkekeh lalu duduk di kursi dengan menopang dagunya dan melihat Rumi dan Bi Sumiati secara bergantian..


''Heheheh, ini madam hanya bernyanyi menghilangkan stres di otak.'' ucap Rumi yang di angguki Lulu.


''Apa yang kalian buat untuk sarapan.? tanya Lulu mengelus pelurutnya..


Rumi dengan cepat menghidangkan sarapan untuk majikannya, yang sekarang gemar makan karna mempunyai dua nyawa di dalam perutnya..


''Terimakasih Rum-Rum.''


Rumi mengangguk dan tersenyum, ia begitu mengagumi majikan perempuan nya ini. begitu cantik dan baik hati tidak pernah membedakan status mereka, tidak marah-marah, tidak seperti Laila yang setiap detik selalu memarahi nya jika membuat kesalahan sekecil apapun.


''Aku tau istriku cantik Rumi, tidak perlu memandangi seperti itu.'' ucap Borkhan yang baru datang membuat Rumi menunduk malu..


Cup..


Borkhan mencium pucuk kepala Lulu yang sedang asik memakan sarapan nya..


''Sabah alkhayr ya habibty.'' sapa Borkhan yang duduk di sebelah Lulu.


''Hmm.. selamat pagi juga sayangg..''


Rumi menyajikan sarapan untuk Baba nya.''


Oh ia Rumi, nanti malam buat makan malam untuk kalian saja, Aku dan istri ku akan makan malam di luar.'' ucap Borkhan yang di angguki Rumi..


Lulu menoleh. ''Memangnya kita mau makan dimana.?


''Asad dan Tuti mengundang kita makan malam di rumahnya yang baru, Semua nanti berada di sana berkumpul dan berbincang.'' tutur Asad yang di angguki Lulu..


.


.


.


.

__ADS_1


Sedangkan Yanti benar-benar kesal bahwa dirinya tidak bisa keluar dari Qars ini. Semalam ia tidak di biarkan pulang dan Serkan malah memaksanya untuk menginap, Serkan bilang bahwa dia akan memulangkannya besok pagi karna beralasan sudah larut malam. Yanti bersabar hingga saat ini kesabarannya sudah habis ia merutuki Serkan karna sejenak jidatnya menahan dirinya disini..


Sedangkan sang pelaku yang menahan Yanti di Qars miliknya tengah menatap berkas di tangannya.. Semua bio data dan asal usulnya Yanti sudah di dapatkan dengan cepat oleh Serakan..


Bahkan Serkan mengetahui jika Suami Yanti sudah menikah dan statusnya masih Suami Yanti secara hukum.


''Apa dia mengetahui jika suaminya di Indonesia berselingkuh dan menikah lagi.? tanya Serkan kepada Asisten pribadinya


''Maaf Tuan, jika soal itu saya tidak tau kemungkinan Ya kemungkinan Tidak.' jawab Ali.


Serkan berdiri dari duduknya dan ingin menemui Yanti. ''Dimana dia.?


''Nona itu sedang berkeliling Tuan.''


''Baik kau oleh pergi.''


Serkan menyusul Yanti yang tengah berada di kolam renang, Yanti sudah lelah dan duduk di pinggir kolam kerang dengan kedua kaki ia rendam ke air..


Tak.


Tak.


Tak.


Yanti mendengar suara langkah sepatu menuju ke arahnya, Ia pun berbalik dan melihat siapa yang menghampirinya..


Yanti sedikit tertegun melihat pria tampan dan gagah yang sedang berjalan ke arahnya, tak munafik jika Yanti menyukai paras Serkan namun Yanti tidak menyukai sifat Serkan yang Arrogant dan pemaksa..


''Hemm, aku mau pulang! kenapa kau malah menahanku.?!!


"Aku tidak menahan mu, jika kau ingin pulang ayo aku antarkan dirimu pulang.''


''iiihhh ada apa dengan dirimu? kenapa sikap mu tiba-tiba baik kepadaku.! tapi aku tidak perduli, baiklah ayo pulang dan mana ponselku yang kau tahan?? pinta Yanti.


''Ponselmu ada kepadaku. Ini.'' Serkan menyerahkan ponsel milik Yanti.


Yanti mengambilnya dan meng'aktifkan ponselnya, saat ponselnya aktif ratusan pesan dari Lulu mau pun Tuti masuk yang mana membuat Yanti menggeleng..


''Beb kamu dimana? jangan sampai lupa nanti malam datang makan malam di rumah baruku, karna semua orang akan datang termasuk Susi dan Azam.'' salah satu pesan Tuti yang membuat Yanti langsung berdiri dari duduknga..


''Ayo antarkan aku pulang.'' Yanti melangkah dan melewati Serkan..


''Apa kau tau jika Suami mu menikah lagi di Indonesia.? tanya Sarkan membuat langkah Yanti terhenti dan menoleh kebelakang..


''Hei Mr.Arrogant jangan mencampuri urusan rumah tangga orang lain. ! ketus Yanti. ''Jika aku sudah tau pun, itu bukan urisanmu!! semua laki-laki sama saja selalu sejenak jidatnya terhadap perempuan..


''Aahh baiklah jangan mengomel, jika di perhatikan sifat mu itu sama dengan ibuku yang selalu banyak bicara.'' Ucap Serkan tak kalah ketus yang mana membuat Yanti mengerutkan keningnya..


Serkan mendorong bahu Yanti dan ingin mengantarkannya pulang, Namun mereka berdua berhenti ketika mendengar teriakan seseorang..


''Serkaaannn.!!


"Mom."

__ADS_1


Wanita paruh baya itu melangkah lebar ke arah Serkan, namun Serkan menyembunyikan Yanti di belakang panggung nya..


''Mana wanita yang semalaman menginap disini?!! teriaknya dengan berkacak pinggang..


''Mom tenangkan dirimu.'' ucap Serkan menghalangi sang ibu yang akan melihat Yanti di belakang punggungnya. Sedangkan Yanti yang takut di amuk oleh ibu Serkan, ia pun memanjatkan doa ayat kursi supaya wanita paruh baya itu cepat pergi dari hadapannya..


Author: memangnya ibu Serkan hantu apa? pke di bacain ayat kursi?!


''Minggir Mom iningin melihat wanita yang sudah berani menginjakkan kaki di Qars milikku.!!


Dugh__


Serkan di dorong dengan kencang, Yanti menelan Ludahnya dan menunduk takut..


''Mom.


''Diam.'' setaknya


Ibu Serkan melihat wanita di depannya dari atas sampai bawah, sambil berkacak pinggang dengan wajah angkuh..


''Angkat kepalamu.'' ucapnya


''Yanti hanya diam dan menunduk.''


Ibu Serkan yang gemas karna wanita di depannya ini tidak mengangkat kepalanya, ia pun menarik dagu Yanti dan dengan jelas melihat wajah cantik Yanti tanpa polesan makeup..


Ibu Serkan melihat dengan teliti wajah Yanti, di miringkan ke kanan dan kekiri lalu sedetik kemudian tersenyum..


''Segera nikahi dia Serkan.''


Jederrrr__


Bak di sambar petir di pagi hari, Yanti mengedipkan matanya beberapa kali seakan tidak percaya dengan apa yang barusan dia dengar..


Ibu Serkan lalu menggandeng Yanti dengan raut bahagia..


''Menantu, apa kau sudah sarapan? ayo temani mertua mu ini sarapan hmm.''


Mereka berdua pergi ke ruang makan meninggalkan Serkan yang terdiam, karna rasa terkejutnya melihat sang ibu dengan gampangnya merestui Yanti menjadi menantu satu-satunya dari keluarga Kilal Armagan..


.


.


.


...Jangan lupa tinggalkan jejak ...


Vote.


Vote.


Bunga pun boleh tapi sama kebon nya yaa..

__ADS_1


__ADS_2