Istri Ke Dua Sang Baba

Istri Ke Dua Sang Baba
Kecewa


__ADS_3

Di tengah malam yang sunyi seorang gadis cantik tengah menangis dan bersujud, ia mencurahkan seluruh isi hati dan kekecewaan nya kepada Allah yang menurutnya tidak adil memberikan rasa sakit kepadanya..


Radiah teman satu kamarnya merasa kasihan dan langsung memeluk Susi..


''Sudahlah Sus, kamu kenapa nangis.? jangan gara-gara cinta kamu seperti ini.'' ujar Radiah memeluk erat Susi..


Susi menangis tersedu-sedu saat Radiah memeluknya, ia menangis dengan kencang tiada henti..


''Hisk, Hisk kenapa dia tegaaaaaaaaa___


Braaakkk__


Pintu terbuka bersamaan dengan Lintang masuk kedalam dan melihat Susi sedang menangis memeluk Radiah..


''Sus...


.


Flashback On.#


.


Siang tadi, Susi meminta izin untuk keluar menemui Azam di pantai tempat dulu dirinya dan Azam berjanji akan memperjuangkan cinta mereka..


Jantung Susi sudah tidak karuan, ia berdiri di pesisir pantai dan melihat ombak yang begitu tenang di sore hari..


Tak berapa lama, Azam datang dengan perlahan dan berdiri di samping Susi. Keduanya diam tak ada yang berbicara, mereka memandangi ombak dengan pikiran meraka masing-masing..


''Maaf.'' ucap Azam menoleh dan melihat Susi.


''Maafkan aku Suzi.''


Susi tersenyum walau terpaksa, ia pun menoleh dan pandangan mereka pun bertemu. ''Kau tau, dulu aku tidak mengenal apa itu cinta. Tapi kau hadir dan memberikan diriku sejuta cinta, namun kenapa di saat bersamaan kamu memberikan rasa sakit ini kepadaku.'' ujar Susi meneteskan air matanya. ''Aku sangat mencintaimu Azam.

__ADS_1


Hisk..hisk.. hisk.


''Aku tau kau sangat mencintaiku, begitu pun aku sangat mencintaimu. Maafkan aku karna kita tidak bisa berjuang bersama demi cinta kita, aku tau ini akan lebih sakit. Tapi aku tidak bisa menolak permintaan ibuku, jadiiii aku sudah membuat keputusan Maafkan aku Suzi.'' ucap Azam yang mana membuat Susi semakin berderai air mata, sambil meremas hatinya yang ngilu dan sesak.


Hisk..hisk..hisk


Susi hanya bisa menangis sambil menutup mulutnya..


Azam memegang tangan Susi, hatinya sakit melihat orang yang sangat dia cintai menangis di depan matanya. terlebih dia yang sudah membuatnya menangis.


''Aku tau kau wanita kuat, jadi mari berpisah secara baik baik dan tidak menyakiti satu sama lain.''


Thak__


Susi menepis tangan Azam yang sedang memegangi tangannya, lalu dia menatap Azam penuh dengan rasa kecewa..


''Hisk hisk.. Kau pikir segampang itu untuk melupakan semuanya.?Hisk.. Azaaamm kau adalah cinta pertama ku, dan aku berharap kau adalah cinta terakhir untukku. tap_ tapi mengapa kau tidak mau Hisk hisk..'' tumpah ruah saja perasaan Susi, hatinya teriris dan sakit. ia sudah tidak perduli dengan semua orang yang ada di sana, ia ngin menangis sekencang mungkin namun tidak bisa. Hanya air mata yang terus menetes tiada henti..


Azam yang melihat Susi seperti itu, ingin sekali dia memeluk dan menenangkan nya. Namun dia malah berbalik dan ingin melangkah pergi meninggalkan Susi, namun baru saja Azam melangkah Susi memanggilnya..


''Azam.. Kuharap setelah kau menyakiti hatiku, kau tidak akan pernah bahagia..


''Kuharap.. Kau menangis setiap malam, karna tega melukai cinta suciku.


''Kuharap.. kau sakit hati setiap kau memikirkan diriku..


''Dan aku berharap aku bisa mati, karna terlalu kecewa terhadap dirimu. sehingga kau merasa bersalah seumur hidupmu..


Deg..


Jantung Azam seperti di tikam seribu belati, tanpa terasa ia meneteskan airmatanya yang susah payah dia tahan sedari tadi. Azam langsung menoleh ke belakang, namun Susi sudah berlari pergi..


Azam berlari menyusul Susi namun dia tertinggal jauh, sedangkan Susi terus berlari sambil meneteskan airmatanya. Dia tidak perduli teriakan orang karna dia tubruk, Susi ingin segera pulang dan menangis..

__ADS_1


.


Flashback Off.#


Lintang memeluk Susi dengan erat, mengelus punggung Susi dan berharap bisa menenangkan dia yang sedang menangis pilu..


''Jangan menangis karna cinta Sus, aku yakin kamu akan mendapatkan pria yang jauh lebih dari dari Azam.''


''Ak_ aku sangat mencintainya hisk hisk hisk..


''Asalkan kamu tau, cinta tidak harus memiliki anggap lah ini sebagai ujian untuk membuat kamu semakin dewasa. Cobalah sedikit mengikhlas kan semuanya..


Lintang melonggarkan pelukannya dan melihat Susi. Karna tidak mendapatkan respon.


Sus..


Sus..


Lintang menggoyangkan pipi Susi, namun tidak ada respon membuat Lintang khawatir..


''Radiah, bangunkan supir dan siapkan mobil.'' teriak Lintang yang mana membuat Semua khadimah keluar dari kamar mereka dan terkejut melihat Susi tak sadarkan diri..


''Kalian, cepat bantu aku membopong Susi ke mobil.'' teriak Lintang gemas..


.


.


.


...Jangan lupa tinggalkan jejak...


...Like like like voteeeeee sekalian bunganya....

__ADS_1


...🤧🤧🤧🤧🤧🤧...


__ADS_2