Istri Ke Dua Sang Baba

Istri Ke Dua Sang Baba
Balasan Untuk Rendra


__ADS_3

Ke esok paginya Yanti pergi ke kantor Rendra, karna sedari kemarin Rendra tidak dapat di hubungi. Ia pun berhenti di depan gedung mewah dan turun dari motornya Yanti melangkah dan melihat kantor ini begitu megah, ia melihat kanan kiri dan melihat kertas di tangannya..


''Ia ini alamat kantornya.'' ucap Yanti bergegas melangkah ingin masuk kedalam kantor dan menanyakan Rendra, namun netra mata Yanti tak sengaja melihat pria yang statusnya masih suaminya sedang di tarik oleh seorang perempuan..


''Bukankah itu Rendra.? gumam Yanti langsung mengikutinya tanpa melihat kanan kiri, alhasil ia menubruk seorang pria berbadan kokoh..


"Maaf tuan aku tidak sengaja." Ucap Yanti lalu meninggalkan pria itu yang terus saja memperhatikan kemolekan tubuh Yanti yang begitu menggoda iman..


''Siapa wanita itu. Cantik.?ucap nya dalam hati, menyunggingkan bibirnya lalu menghela nafas dan menggelengkan kepalanya..l


.


.


.


Yanti terdiam di belakang tak jauh dari mereka, karna penasaran dengan apa yang mereka bicarakan lalu mengambil ponsel untuk merekam pembicaraan suaminya dan selingkuhan nya..


"Heii sayang kenapa cemberut, bukankah aku sudah menjelaskannya kemarin.? bujuk Rendra kepada Mella yang sedang kesal kepadanya dan beberapa kali mencium kening Mella tanpa tau situasi..


Cup..


Cup..


"Aku gak mau tau pokoknya kau harus jujur sama istri kamu yang jadi tkw itu dan ceraikan dia, kau tau kan aku ini sedang hamil.?? rengek Mella menggoyang tangan Rendra agar segera menceraikan Yanti..


Deg..


Deg..


Yanti tertegun mendengar penuturan yang ia dengar. Hatinya begitu sakit sampai tangannya mengepal kuat dan melangkah menghampiri mereka berdua..


''RENDRAAA.!!


"Dasar penghianat.!! Teriak Yanti kencang. Membuat kedua sejoli itu menoleh secara bersamaan..


Yanti langsung menendang burung Pipit milik Rendra dengan kencang hingga membuat Rendra kesakitan..

__ADS_1


Aahhhkkk__


Rendra memegangi burung pipitnya dan menunduk menahan sakit yang begitu luar biasa di area masa depannya..


Tak sampai di situ Yanti menoleh dan menampar keras selingkuhan Rendra


Plaakk..!!!


Para karyawan yang sedang berlalu lalang, berhenti seketika mendengar keributan..


"Yan ahhhkkk. Biar aku jelaskan dengerin aku dulu.'' ucap Rendra menahan rasa sakit yang luar biasa..


"Kamu mau jelaskan aku apa HAH?!! Menjelaskan jika kau mempunyai selingkuhan yang sedang hamil.!! bentak Yanti emosi.


Rendra diam tak menjawab karna itu memang kenyataannya..


"Kamu jahat Ndraa sama aku, Apa kurangnya aku sama kamu HAH.?? Apa kau sekarang menjadi kacang lupa kulitnya, Apa kau lupa siapa yang menjadikan dirimu seperti sekarang. Jika karna bukan aku yang membayar kuliah mu dan semua hutang mu, kau tidak akan bisa hidup dengan senyaman ini..''Tutur Yanti mengingatkan Rendra dengan nada sedih. "Ndraa kau yang menyuruhku menjadi tkw di arab agar bisa memperbaiki ekonomi kita yang tersendat? namun setelah kamu sukses dan bekerja nyaman disini kau malah berselingkuh? apa aku tidak punya hati Ndraa? tutur Yanti menatap mata Rendra.


Deg..


Rendra tertegun melihat Yanti yang sekarang sangat cantik dan putih bahkan jauh lebih cantik dari Mella, bahkan Rendra menatap tak berkedip saat melihat Yanti dari atas sampai bawah begitu semoxeu..


Para karyawan menatap iba kepada Yanti, dan berbisik bisik membicarakan Mella telah merebut suami orang bahkan Mella sedang hamil..


Yanti menyeka airmatanya dan melepaskan kalung pemberian dari Rendra.. ''Kita akan bercerai, dan bertemu di pengadilan." Teriak Yanti lalu mengambil batu yang ada di bawahnya dan melemparkannya ke arah Rendra..


Rendra yang melihat batu kearahnya, refleks menghindar. Namun naas batu itu terkena mobi pemilik perusahaan ini Yang mana membuat semua karyawan melotot sempurna..


''Kalian berdua Awas saja yaa, tunggu pembalasanku.!! teriak Yanti melangkah pergi, meninggalkan Rendra dan Mella yang sedang diam seperti patung..


Sementara mobil pemilik perusahaan terus saja berbunyi sedari tadi, karna tertimpa batu dengan keadaan kaca retak di bagian depannya..


.


.


.

__ADS_1


Setelah pergi dari kantor di mana tempat Rendra bekerja, Yanti langsung mendatangi kantor polisi dan menceritakan kronologis kisah hidupnya dengan drama yang Yanti mainkan. Membuat para polisi iba dan membantu Yanti untuk pergi ke rumah miliknya yang di tempati rendra dan si Mella.


Tak tanggung tanggung Yanti menggandeng 7 polisi, untuk menghampiri Rt Rw untuk mendobrak rumah Yanti dan mengeluarkan barang-barang Rendra dan selingkuhannya..


Kini Yanti menatap rumah sederharan yang dulu ia bangun selama dua tahun bekerja di rumah mama Khumairah, Yanti menghela nafas dan masuk kedalam lalu dengan kesal mengeluarkan semua barang-barang kedua orang penghianat dan melemparkan poto pernikahan mereka lalu di injak-injak dengan gemas dan penuh amarah..


Yanti pun masuk kedalam kamar dan melemparkan semua baju sang pelakor keluar jendela, namun ia menemukan amplok berwarna coklat yang dilihat isinya 4 gepok uang yang senilai 40jt yang membuat Yanti berbinar..


''Ya Allah aku tidak mengambilnya namun ini hak ku.'' ucap Yanti memasukkan amplop itu dengan senyum berbinar lalu pergi keluar. Dan ternyata sudah banyak para tetangga yang melihat dan bergerumun..


Yanti mengangguk kepada supir buldoser, untuk menghancurkan bangunan ini agar rata menjadi tanah..


Namun tanpa di duga Rendra dan Malla datang dengan tergesa gesa..


''Yanti tungguuu.!! teriak Rendra dari arah samping.


"Yanti apa yang kamu lakukan, tolong jangan seperti ini.'' pinta Rendra memegang tangan Yanti dan memohon..


Sedangkan sang pelakor tengah mengambil semua baju dan barang-barang nya yang sudah tergeletak di tanah..


Yanti menatap Rendra jijik dan menepis tangan Rendra. ''Aku gak perduli, ini rumahku dan kamu berani beraninya membawa selingkuhan mu tinggal di rumah yang aku bangun dari nol.!! dan kamu juga masih berhutang 85jt kepadaku.''Tutur Yanti dengan nada angkuh.


''Yan jangan seperti ini aku mohon, aku tau kau masih mencintai ku kan? ayo kita mulai dari awal lagi plis.''


''Heh! apa aku gak salah dengar? kau pikir siapa yang mau balikan sama pria sepertimu, memandang pun aku jijik Cuih.'' Yanti meludah ke samping, dan melirik Rendra tajam. ''Bukankah sekarang kamu sudah dari nol lagi? sana sama si Mella dan nikahi dia secara sah, Bukankah dia sedang mengandung anak mu? kamu tau betapa sakitnya aku, sewaktu aku menginginkan anak di dalam rumah tangga kita justru kau menolaknya dan tidak ingin mempunyai anak? sudah lah, sana hidup lah dengan si Mella dari Nol yang tidak mempunyai apapun.!! tegas Yanti yang membuat Rendra terdiam..


Yanti pun meminta supir buldoser itu untuk segera menghancurkan rumah ini dengan rata. Lalu ia pergi dari sana meninggalkan Rendra yang sedang bersedih karna rumah yang dia tempati di bongkar..


Yanti tersenyum senang dan pulang membawa motor kesayangannya. Ia ingin curhat dengan dua sahabatnya yang berbeda negara..


.


.


...Like...


...Komen...

__ADS_1


...Vote...


...Kasih bunga pun boleh...


__ADS_2