Istri Sempurna Untuk CEO Kejam

Istri Sempurna Untuk CEO Kejam
Rapat


__ADS_3

Hari ini adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh Edward dan Reno karena mereka akan bertemu dengan orang-orang yang sedang menunggu kepastian mengenai kepemimpinan Perusahaan Serant Group. Keduanya kini tengah bersiap-siap di rumah dengan memakai pakaian resmi terbaiknya. Setelah bersiap di kamar, keduanya segera saja keluar kamar dan bersiap sarapan bersama yang lainnya.


"Kalian sarapanlah dulu karena kalian akan mengeluarkan banyak tenaga untuk hari ini" ucap Elli dengan nada sedikit menyindir.


"Kau benar, aku yakin hari ini kami sangat butuh banyak tenaga untuk menghempas para penjilat di perusahaan jadi aku rasa kita perlu tambah porsi untuk sarapan kali ini" ucap Reno mengikuti alur sindiran Elli.


"Sabar ya, nak. Dunia memang sekejam ini untuk orang-orang baik seperti kita" ucap Elli dengan mimik wajah menatap kasihan dengan nasib Edward dan Reno.


"Sialan..." umpat Reno yang kemudian melempar sebuah kerupuk ke arah wajah Elli dan tepat mengenai mukanya.


hahahaha


Tawa Alika menggema melihat Elli dan Reno adu debat membuat semua oranng yang ada disana terkesima dengan senyuman itu. Bahkan Alika kini sudah sedikit-sedikit merespons jika di ajari Elli untuk belajar seperti mata pelajaran sekolah. Sungguh kemajuan yang sangat pesat karena Elli sudah jarang melamun dan diam dengan tatapan kosongnya.


Mereka pun kini memulai sarapan dengan hikmat setelah pertemuan mereka pagi itu diawali dengan selingan adu debat dan candangan ringan.


"Kalau ada masalah yang memang membutuhkan papa untuk hadir, segera hubungi Elli agar papa bisa langsung kesana" ucap Papa William kepada Edwrad dan Reno setelah mereka selesai sarapan.


"Siap pa" jawab Edward dengan tegas dan diangguki oleh Reno.


Edward dan Reno pun pamit untuk berangkat ke kantor setelah pamit kepada Papa William, Elli, dan juga Alika.

__ADS_1


***


Edward dan Reno telah sampai di perusahaan dengan melewati jalur khusus yang biasanya mereka lewati. Awalnya Edward dan Reno akan melewati lobby perusahaan namun melihat adanya kerumunan media yang berada disana membuat mereka mengurungkan niatnya.


Entah mendapat informasi darimana media-media tersebut mengetahui tentang pimpinan Perusahaan Serant Group yang bukan berasal dari keturunan keluarga Serant. Mereka kini berbondong-bondong memburu klarifikasi dari pihak Perusahaan maupun keluarga namun sampai sekarang mereka belum mendapatkan informasi apapun. Mereka juga mendapat informasi mengenai CEO Perusahaan Serant Group yang akan hadir dalam rapat pimpinan perusahaan membuat mereka menunggu di lobby perusahaan. Mereka sangat penasaran dengan bagaimana rupa CEO Perusahaan Serant Group yang rumornya sangat kejam dan tak pandang bulu jika ada orang yang membuat masalah dengannya.


"Siapa yang dengan berani-beraninya membocorkan informasi mengenai hal ini ke media?" gumam Edward sambil mengepalkan kedua tangannya di atas meja kerjanya.


"Yang jelas orang itu ada saat kejadian kemarin dan kemungkinan dia adalah salah satu petinggi perusahaan karena bagaimanapun juga pengumuman adanya rapat ini hanya diketahui oleh orang-orang tertentu saja" ucap Reno sambil memikirkan ucapan Edward.


Tanpa menjawab ucapan Reno, Edward segera saja duduk di kursi kebesarannya lalu mengotak-atik laptopnya dengan serius.


"Pemimpin Perusahaan Serant Group bukan keturunan asli Keluarga Serant"


"Hari ini diadakan rapat besar di Perusahaan Serant Group yang agendanya akan membahas tentang pergantian CEO"


Begitulah tagline berita yang terdapat pada media eletronik dan media sosial yang tersebar hari ini hingga memuncaki trending topic. Pasalnya selama ini para awak media tak pernah sama sekali bisa mendapatkan berita apapun dari Keluarga Serant dan sekarang ketika mendapatkan berita itu untuk pertama kalinya membuat semua orang berbondong-bondong membicarakannya dan memanfaatkannya.


"Brengsek" umpat Edward tiba-tiba membuat Reno yang berada di kursi depannya seketika saja terkejut.


Reno yang saat itu sedang sibuk melihat berita-berita yang sama dengan Edward jelas saja kaget dengan umpatan Edward. Untung saja tablet yang dipegangnya tidak refleks ia lempar.

__ADS_1


"Aku sendiri yang akan menghancurkan kalian semua" ucap Edward dengan tersenyum smirk membuat Reno bergidik ngeri.


Pasalnya selama ini jika Edward menyuruh untuk dirinya menghancurkan lawannya itu berarti kesalahan mereka masih di level rendah sampai sedang, namun jika Edward yang turun tangan sendiri itu artinya mereka sudah melakukan kesalahan besar. Siap-siap saja kalau mereka akan menghadapi monster yang tengah mengamuk.


***


Tepat pukul 10 pagi, ruang rapat sudah penuh dengan para petinggi perusahaan, pemilik saham, dan beberapa investor serta dua orang wanita yang menjadi sumber kekacauan di perusahaan saat ini. Akibat dari indeks saham turun 2% dari biasanya, membuat para pemilik saham sedikit gaduh sebelum rapat dimulai.


Mereka semua kini tengah menunggu kedatangan Reno dan Edward dengan perasaan was-was mengingat kabar yang beredar bahwa kali ini CEO yang akan langsung memimpin rapat. Tak lupa juga dengan rumor bahwa CEO Perusahaan Serant Group adalah orang yang tak pandang bulu jika membalas perbuatan orang yang bersalah.


Ceklek...


Pintu terbuka, Edward masuk diikuti oleh Reno yang berjalan di belakangnya. Aura dingin, tegas, dan berwibawa seorang pemimpin sangat terlihat jelas di dalam diri Edward membuat suasana ruang rapat menjadi sedikit mengerikan. Edward duduk kemudian memandang semua peserta rapat satu persatu dengan wajah datarnya. Tak ada satupun peserta rapat yang bergerak, semua seakan duduk dengan kaku akibat tatapan Edward yang begitu tajam.


"Mulai" ucap Edward dengan nada datarnya mengode Reno untuk segera memulai rapat.


"Baiklah karena semua peserta rapat telah hadir disini, maka kita langsung saja ke pokok permasalahan" ucap Reno dengan nada datarnya secara to the point.


"Perkenalkan dia adalah Edward Lion Serant, CEO Perusahaan Serant Group. Bagi kalian mungkin hanya mengenal namanya saja namun belum pernah tahu bagaimana rupanya. Tuan Edward ini adalah orang yang membangkitkan kembali Perusahaan Serant Group yang dulunya bangkrut dengan modal dan ide-ide yang dia berikan. Alhasil ditangan dia sendiri perusahaan ini semakin maju bahkan merajai dunia bisnis di Asia dan Eropa" ucap Reno memperkenalkan Edward dengan panjang dan lebar.


"Memang benar adanya kalau Tuan Edward bukanlah keturunan asli dari keluarga Serant karena dia merupakan anak tiri dari Tuan William. Sebenarnya dulu Tuan William meminta kepada kami untuk tidak menggunakan nama Serant dalam perusahaan karena perusahaan ini bukan keluarga Serant yang memajukannya. Namun kami tetap kukuh menggunakan nama Serant untuk menghormati Tuan William yang dulunya adalah pemilik perusahaan sebelum bangkrut" lanjutnya.

__ADS_1


"Jadi apa yang sekarang kalian permasalahkan? Tuan Edward ini walaupun bukan termasuk keturunan keluarga Serant, namun dia yang membangun dan mempunyai perusahaan ini. Kalian tidak berhak untuk..."


__ADS_2