Istri Sempurna Untuk CEO Kejam

Istri Sempurna Untuk CEO Kejam
Konferensi Pers 2


__ADS_3

Kamera awak media membidik kedatangan dari beberapa anggota Keluarga Serant yang berada diatas panggung. Ada beberapa orang yang mereka kenal, namun ada juga yang tak dikenali. Semua kamera langsung saja fokus dengan wajah mereka saat mereka menghadap kearah depan.


"Lho... Itu kan yang waktu itu membuat kekacauan di lobby perusahaan".


"Iya benar, tapi ternyata dia juga termasuk keluarga Serant".


Bisikan-bisikan langsung saja tak terelakkan di ruang aula itu saat melihat sosok Mama Amber. Para karyawan segera mengingat kejadian keributan yang ada di lobby perusahaan dan akhirnya terjadi pemecatan para petinggi akibat terhasut oleh ucapan Mama Amber dan Bunda Nessa waktu itu. Namun kini wajah mereka tampak terheran-heran dengan keberadaan Mama Amber yang ada diatas panggung itu.


"Tenang sebentar" seru Reno dengan tegas.


Bisikan dan kericuhan diantara para karyawan itu segera saja mereda karena mendengar ucapan tegas dari Reno. Bisa saja jika tak menuruti Reno maka mereka akan ditendang keluar dari ruangan ini oleh para bodyguard yang sedari tadi berjaga.


"Akan saya perkenalkan disini siapa saja mereka. Tuan William Adiguna Serant, beliau adalah ayah dari CEO kita sekaligus pendiri Serant Group dulu sebelum digantikan oleh anaknya. Disampingnya ada seorang wanita paruh baya yang bernama Madelline Amber, istri dari Tuan William sekaligus ibu dari CEO kita" jelas Reno.


"Untuk pertanyaan kalian mengenai keributan yang terjadi di lobby waktu itu, itu karena ada salah paham diantara keluarga kami. Saya mohon untuk tidak dibesar-besarkan karena tanpa adanya mereka, pasti perusahaan kita sudah digerogoti oleh tikus-tikus yang berada didalam perusahaan" lanjutnya.

__ADS_1


Para karyawan hanya menganggukkan kepalanya, mereka setuju dengan ucapan dari Reno. Karena tanpa adanya keributan itu, topeng-topeng para petinggi yang hanya ingin kekuasaan tentunya takkan terbuka. Para awak media yang tak tahu peristiwa itu tentunya segera membuat spekulasi-spekulasi untuk ditampilkan dalam berita esok pagi.


"Untuk selanjutnya, kedua perempuan yang ada ada disebelah Nyonya Amber adalah Alika Diandra Serant yang merupakan adik kandung CEO dan Noura Yuniar Serant, adik sepupunya" ucap Reno.


Ketika Reno akan melanjutkan sesi berikutnya, Papa William memberi kode kepada laki-laki itu untuk memberikan sebuah microfon. Reno pun dengan sigap memberikan microfon kepada pamannya itu walaupun tidak tahu apa yang akan disampaikan.


"Mohon maaf saya menyela sedikit. Jangan lupakan asisten kepercayaan CEO kita juga merupakan anggota keluarga Serant. Reno Adrian Serant, dia adalah anak dari kakak kandung saya" ucap Papa William dengan tersenyum.


Reno yang mendengar dirinya diperkenalkan pun hanya bisa berdiri dengan kikuk karena ia tak suka kalau ia dikenal sebagai anggota keluarga Serant. Bukannya tak bersyukur masuk keluarga kaya, namun jika ia dikenal pasti akan banyak lalat yang mendekatinya hanya demi sebuah kekuasaan. Semua orang yang hadir disana begitu terkejut dengan identitas Reno yang sebenarnya.


"Untuk yang kedua adalah perkenalan CEO dan istri dari pemilik Perusahaan Serant Group. Tak perlu berlama-lama lagi, kita sambut dengan meriah Edward Lion Serant dan Elliana Febria" seru Reno.


Semua orang bertepuk tangan kemudian terdapat sepasang suami istri yang memasuki panggung depan aula dengan langkah tegas dan aura dinginnya. Bahkan Elli yang biasanya menampilkan senyuman manisnya kini hanya menyunggingkan senyum tipisnya.


"Elli..." seru beberapa karyawan yang mengenal siapa sosok itu.

__ADS_1


Beberapa karyawan yang mengenal siapa sosok perempuan disamping CEO itu seketika saja terkejut terutama Sinta dan teman-temannya. Mereka tak menyangka sosok temannya menjadi istri dari seorang CEO perusahaan tempatnya bekerja. Semua kamera awak media langsung saja mengambil banyak gambar tentang munculnya sosok CEO misterius dan juga istrinya itu.


Mereka memandang takjub keduanya yang mempunyai aura dingin hampir sama. Wajah Elli juga disorot karena penampilannya sangat berbeda dengan sebuah gambar yang diambil didepan halaman rumah sakit. Tak boleh ada pertanyaan dari media sehingga mereka terlebih dahulu terdiam karena nanti ada sesinya sendiri.


"Wow... Cukup mengejutkan bukan, pasti banyak sekali pertanyaan-pertanyaan julid yang ada di otak kalian. Namun silahkan nanti kalian bisa bertanya pada waktunya. Oke... Ini kejutan terakhir yang mungkin akan membuat kalian pingsan" ucap Reno dengan sedikit terkekeh pelan.


"Perkenalan terakhir ini dari besan Keluarga Serant, mungkin kalian akan semakin terkejut dan bertanya kok bisa ini terjadi setelah melihat siapa mereka. Daripada kalian penasaran, kita panggilkan keluarga dari Nona Elliana Febria yaitu Keluarga Niclow" seru Reno.


Perkenalan terakhir yang membuat mereka sungguh shock, rival dalam berbisnis itu ternyata saling berbesanan. Tak hanya semua orang yang ada di aula yang terkejut, namun yang melihat tayangan live di media elektronik pun hanya bisa geleng-geleng tak percaya. Keluarga Niclow masuk dengan langkah berwibawanya, bahkan yang perempuan hanya tersenyum tipis saja.


Semua orang yang diperkenalkan berada diatas panggung. Para bodyguard dengan sigap menyiapkan kursi karena mereka akan memulai sesi tanya jawab mengenai hal ini. Semuanya masih ricuh bahkan di media sosial tengah ribut dengan kejutan yang luar biasa ini. Setelah beberapa menit dipersiapkan, akhirnya sesi yang ditunggu-tunggu para awak media tiba juga.


"Sebelum sesi tanya jawab, saya akan menjelaskan mengenai berita viral yang beredar tadi siang. Memang benar itu adalah saya dan juga istri saya. Kejadian sebenarnya adalah saya marah karena di rumah sakit yang kami dirikan dengan tujuan membantu masyarakat kurang mampu nanun pada faktanya para kayawan tidak melakukan itu. Mereka bekerja sangat tidak profesional, saya melakukan tindakan tegas dengan memecat dan memberikan beberapa sanksi" ucap Edward membuka.


"Setelah kejadian itu saat saya dan sang istri ingin pulang, karyawan yang dipecat itu tak terima lalu menghadang kami di halaman rumah sakit. Awalnya mereka menyandera istri saya lalu ingin menamparnya, namun dengan sigap saya menahan. Lalu terjadilah aksi tendang dan lain-lain itu. Intinya disini saya ingin melindungi istri saya agar tak terluka. Disana juga ada Kakek Ronald yang menyaksikannya, jadi saya minta untuk semua orang yang menyudutkan istri saya untuk segera berhenti. Apalagi yang menghujat cara berpakaiannya" lanjutnya.

__ADS_1


Tentunya para awak media dengan sigap mencatat semua penjelasan Edward yang nantinya akan dilaporkan kepada pembuat berita. Kamera juga terus membidik setiap moment yang tercipta dari sang raja bisnis kejam dengan istrinya yang tampak saling menatap dengan lembut. Moment itu benar-benar membuat yang ada disana gigit jari. Seorang CEO yang dikabarkan kejam dan misterius telah mempunyai pawang.


__ADS_2