Janda Hanyalah Statusku

Janda Hanyalah Statusku
JHS - Perdebatan


__ADS_3

"Rencana kita??" Kata Tiara sambil mengerutkan dahinya


"iyalah, masa aku sama Fardhan" kata Barry kesal


" hahaha okeoke, kamu mu bahas dari mana" Kata Tiara menantang, Karena Tiara sedikit berpengalaman jadi ia merasa sedikit tenang dengan apa yang akan hadapi soal persiapan pernikahan


"dari Lamaran, kamu mau dimana?" Tanya Barry


"di rumah" Jawab Tiara singkat


"Kenapa? gak mau di hotel atau resort?" Tanya Barry


"No, acara sederhana aja dirumah aku sayang" kata Tiara tersenyum


"Oke deal..."


"terus di adat kamu bagaimana? Lamaran itu sekalian seserahan atau seserahan bareng nikahan" kata Barry sedikit faham karena melihat postingan mantan sekertarisnya...


"Terserah kamu aja, aku ga terlalu pusing dengan hal itu" kata Tiara jujur


"hemm oke nanti biar mama yang atur"


"kamu minta mas kawin apa sayang?" sambung Barry dengan serius


"apapun itu aku terima, asal tidak memberatkan kamu..." Kata Tiara membuat tersenyum..


"kalo acaranya kamu mau dimana? akad dan resepsi" Kata Barry sambil membuka beberapa brosur WO


"Di gedung serbaguna juga boleh" Kata Tiara jujur


" kalo di hotel bagaimana sayang?" Tanya Barry


"Kalo itu terbaik aku setuju.. " kata Tiara


"oke aku call temen bisnisku, dia pemilik hotel Wijaya's beberapa kali kita kerjasama" Kata Barry tersenyum


"Aku ikut aja, sayang" ucapnya


"Oke kita mau pakai adat-adat gitu gak nikahnya" kata Barry begitu antusias


"karena ini bukan yang pertama bagiku, aku akan bicarakan lagi sama ibu" Kata Tiara sedikit merasa malu


Barry meraih tanggan Tiara..


"maaf aku terlalu berlebihan ya?" kata Barry


Tiara melihat wajah penyesalan Barry, hatinya kembali merasa tak enak jika bersikap pasrsh dan membayangkan pernikahan sebelumnya..


"engga sayang, hemm bahas apalagi?" Kata Tiars berusaha membangkitkan semangatnya


"Oh iya sovenir" kata Tiara mencoba menbangkitkan kembali semangat Barry


"kamu mau sovenirnya apa sayang?"


"aku Ada dua pilihan sayang, antara pengharum mobil, atau mini towel"


yaa Tuhan, pengharum mobil itu sovenir pernikahan aku dan Alm. kak Adam... huh!


"Towel aja, bagaimana? " kata Tiara


"okee akan aku cari perusahaan Towel terbaik" kata Barry


"kamu ada rekomendasi catering?" Tanya Barry

__ADS_1


"kita serahkan aja ke WO sayang, biar mereka yang carikan beberapa option, kita nanti bisa testfood.. Tapi kalo kamu ada relasi catering terpercaya kamu bisa pakai" Kata Tiara dengan begitu sabar


"oke itu tugas Fardhan" kata Barry dengan antusias


Dia begitu semangat, padahal dia banyak uang.. bisa saja dia serahkan semua yang terbaik pada orang kepercayaanya.. Barry ternyata kamu begitu antusias akan pernikahan ini, sampai kamu mau turun tangan langsung..


Batin Tiara menatap Barry..


"Sayang kita Sholat dulu yuu" Kata Tiara memotong obrolan mereka


"Ah iya, yasudah ayok" kata Barry sambil membantu Tiara berdiri..


"Bisa antar aku ke kamar Risa, aku mau disana aja" kata Tiara


"Dikamar aku aja sayang, kan bentar lagi nikah" kata Barry


Tiara menoleh ke arah Barry menarik jambang Rsmbut Barry


"aw awwwwwwww" barry mengeluh kesakitan, wajahnya sampai memerah


"Emang aku cewek apaan hah?" Kata Tiara begitu kesal


"Maaf sayang Maaf" kata Barry mengusap Bagian yang sangat sakit itu..


Tiara hanya tertunduk menertawakan Barry yang tengah kesakitan itu.. Sementara Barry masih menbantu memapah Tiara menuju Kamar Risa..


******


Dua Hari kemudian..


Tiara kembali bekerja setelah kakinya terasa sudah sangat membaik..


Pagi ini Barry menjemput Tiara , sebenarnya Barry tak mengizinkannya masuk bekerja, namun siapa sangka Tiara malah merajuk membuat Barry sedikit kalangkabut di buatnya.. hingga Barry mengizinkan ia kembali bekerja..


"Sayang sepatu aku di Lift kamu ambil ga?" Tanya Tiara polos


"Astaga sayang, kenapa sepatu yang di inget!" kata Barry kesal namun ada sisi menggelitik juga karena keberanian Tiara untuk bertanya


"itu sepatu baru aku beli sayang waktu aku ke mall sekalian potong rambut.. kan sayang kalo ilang" Kata Tiara merasa sedih


"Aku gak tau sayang dimana keberadaan sepatu kacamu, Nanti panggeran mu ini beliin yang baru yaaa" kata Barry membujuk Tiara sambil terkekeh


"aah gausah, aku cuma nanya aja kok" Kata Tiara malah panik ketika barry menawarkan sepatu baru, wajahnya juga sedikit memerah karena Barry begitu memujinya


Barry hanya terkekeh melihat aksi gemas kekasihnya..


"Sayang, nanti pulang kerja jangan lupa ya kita harus ke mall ambil cincin"kata Barry mengingatkan


"iyaaaaa"


"Oh iya aku juga udah pesenin kebaya buat kamu" Kata Barry membuat Tiara terbelatak syok


"hah buat apa? kenapa berlebihan banget si sayang, kebaya aku ada banyak loh padahal" kata Tiara yang merasa tak enak hati..


"kan kain nya couple sama batik aku sayang" Kata Barry sedikit membela keinginanya


"ya.. yaa.. yaaaaa, baiklah" jawab Tiara sedikit kesal


"Oh iya sayang, aku juga udah Booking dan urus semuanya untuk foto Prewed, Bali ya sayang"


"apah? kenapa baru bilang kalo di Bali?"


Kata Tiara kesal

__ADS_1


"Aku mau nya Bali sayang, tempatnya romantis.. banya view bagus" kata Barry


"Aku maunya yang simple aja itu merepotkan"


"Itu ga repot sayang, kita tinggal siapin diri" Kata Barry mempertahankan keinginannya


"Aku maunya tema clasic belanda, jadi cukup di ruangan, ake sepedah belanda, aku pakai gaun khas belanda kamu pake jas putih ala-ala belanda" kata Tiara membayangkan


(keinginan Author yang gak kesampean haha unung-ujungnya di TMII 😂)


"ih apaan si sayang. itu kuno" kata Barry kekeh


"enggak! Aku gak mau kalo ke Bali"


"aku gak mau kalo ala-ala belanda" sahut Barry


"Yaudah terserah" kata Tiara merajuk


"Yaudah terserah juga!" Barry tetap kekeh


"prewed aja sonoh sama gadis-gadis Bali"! kata Tiara sambil memalingkan wajahnya ke jendela


"yaudah oke deh!" kata Barry seolah menantang


"sip deh! Aku juga sama bule belanda, untung punya temen banyak yang kerja disana" Kata Tiara sambil mengambil ponselnya dari tasnya lalu memainkannya


"Coba aja kalo berani" Sahut Barry menantang


"cih! Ngapain takut... Dasar Egois" sahut Tiara dengan wajah masam


"Awas aja"


"Awas Anj*ng Galak!" Kata Tiara kembali memalingkan Wajahnya tanpa menoleh sedikitpun ke Barry


Barry memilih diam, entah mengapa kali ini banyak ke inginannya yang tak bisa ia kalahkan,, Rasanya semua keinginan Tiara adalah hal yang tidsk barry sukai..


Tiara melaju lebih dulu setelah keluar dari mobil, Barry yang masih kesal juga enggan mengejar Tiara...


dasar Pria egois! begitu mau nikah, ngalah sama perempuan aja gamau! Batin Tiara kesal sambil berjalan menuju lift


Dasar perempuan! mau nya serba di turutin aja, apa bagusnya coba make baju baju belanda.. yang bener aja...


Batin Barry sambil melangkah namun wajah nya terlohat masam...


Beberapa karyawan melihat Barry dan Tiara berjalan berpisah merasa ada yang aneh, di tambah wajah keduanya seperti tidak bersahabat..


pasti pak Barry lagi ada masalah sama Tiara...


eh liat tuh bereka ga barengan kaya biasa...


pak Barry jutek banget pagi-pagi... pasti ada yang bikin badmood ...


Yaa begitulah bisik-bisik tetangga yang terlomtar dari setiap karyawan yang menyadari keanehan tersebut..


***********


TODAY UP 4... BAEK YAA AUTOR SENIN BEGINI UP SAMPE EMPAT HAHAH


(muji diri sendiri huh!)


Jangan lupa yak bagi dikit komen like vote nya hihi...


biar besok bisa crzy upppp lagi hehe

__ADS_1


__ADS_2