
Satu Pekan berlalu..
Besok adalah hari dimana Fardhan akan mengelar Prosesi lamaran bersama Syifa...
Fardhan tengah duduk di kursi santai di halaman belakang..
"Den ada tamu" kata Bibi memecah lamunan Fardhan
"Siapa??"
"Kamiii datanggggg" teriak Roy yang muncul dengan riang gembira serta pula Kevin mengekor di belakang Roy..
mau apa ni bandit-bandit, gue harus waspada.
"Ngapain Lo sore-sore kesini?" kata Fardhan ketus
"lah gue mau nginep disini, besok kan mau mendampingi sahabat tercinta"Kata Roy
"Dih siapa yang ngundang Lo" Kata Fardhan sinis
"Barry...."
"nah Barry mana Barry" kata Kevin celingukan
"lagi ena ena kali yaa sore-sore gini" kata Roy asal
"lu belum nikah kenapa otak lu mesum banget si Roy!" Kata Kevin menoyor kepala Roy
"Susah emang teh celup!" celetuk Fardhan
"eh Risa mana Dhan?" Kata Kevin
"Pergi sama mama" kata Fardhan cuek
"masih berusaha Lo?" sambung Fardhan
"tau dah.. gue telfon, gue chat ga pernah di respon udah dua Minggu."
hahahaha
"melas emang nasib Lo" celetuk Roy
Tari datang membawa minuman, ia memaksa bibi untuk membawakan minuman ke teras belakang..
gilakk.. apa orang kaya selalu cakep-cakep kaya gini yaa?? apalagi mas yang sipit ini, kenapa pintu mobilnya bisa kebuka ke atas.. hemm pasti dia kaya banget..
Batin Tari memandang Kevin..
"terakhir gue Lunch sama Risa Ehhh dia ngajak temen-temen nya" Kata Kevin curhat dan di dengar oleh Tari yang tengah menyuguhkan air..
__ADS_1
apah? Dia suka sama dokter orang gila? ih mau mau nya...
"Naklukin Ade gue ga kaya naklukin cabe-cabean Lo, nah lu harus taklukin gue dulu sebagai abangnya, lu pijetin deh tuh kaki gue" kata Fardhan terkekeh
"Nah bener tuh Vin.. kalo perlu lu endors tuh nikahan si Fardhan.." Sahut Roy
"Muke Gilee.. nikahan dia bisa satu em, terus ujung-ujungnya adeknya gak mau, Rugi dompet rugi hati dong gue??" celetuk Kevin menggaruk kepalanya yang tak gatal...
hahaha
"Nah males gue nii Ama yang macem gini, pelit" celetuk Fardhan membuat semua terkekeh..
Gilak ... mereka mempersiapkan pernikahan sampe satu miliar, pantes aja Bu Mala dan Non Alice menuntut banyak... aku harus bantu mereka....- Batin Tari
*****
Malam Hari..
Fardhan, Barry, Roy, Kevin tenggah duduk di halaman belakang.. Risa, ibu Erna, dan Tiara tengah mengobrol sambil menonton Tv di ruang keluarga..
di Halaman belakang...
"gue ke kamar mandi dulu ya" kata Roy
sementara yang lainnya tengah asik bermain game PS bersama...
Roy menghampiri, Tiara dan Risa ada ibu Erna juga disitu..
"iyaa Tante, Tante emang ba de besssss" kata Roy
"Ti mana pesanan gue tadi?" Tanya Roy
"ada di kulkas, udah aku buatin tadi.." kata Tiara
"yaudah bawain yaa kebelakang, kita mulaiiiii" kata Roy kegirangan.. lalu berjalan kembali ke belakang...
Ibu Erna hanya menggelengkan kepalanya..
Risa dan Tiara menuju halaman belakang, membawa satu piring Snack..
"Aku bawain Snack nii" Kata Risa
"apaan tuh dek" kata Barry
"cemilan coklat kak, Tadi mampir ke toko bahan kue jadi terinspirasi bikin ini" kata Risa
"aku bawa wedang juga" kata Tiara.
"Wih mantapppppp" kata Roy .
__ADS_1
Kevin hanya menatap Risa dalam diam...
Game di PS pun selesai ..
Fardhan si penggila coklat tentu sudah sangat bernafsu melihat coklat bulat di hadapannya bertabur permen springkel warna-warni..
di ambilnya dua butir dan langsung ia Lahap..
Dalam hati Roy bersorak kegirangan..
satu..
dua...
Tigaa
"UUWEEKKKKK APAAAN NIIIIIII" kata Fardhan melepah makanan di mulutnya
Hahahaha
Semua tertawa kegirangan, Roy sudah siap sedari tadi dengan ponsel nya yang sudah dalam mode perekam Video...
dua Telur Puyuh mentah berlapis cokelat sempura pecah di mulut Fardhan ..
"AWASSS LO SEMUAAAAA, Ueeekkkkkk"
"Minum dulu Dhan, biar ga eneg" kata Kevin memberi secangkir wedang....
" uhuk uhuk uhukk, haaaa pedass, koi pedes nya giniii" Kata Fardhan merasa lidahnya terasa panas
"hahaha itu wedangnya make rebusan cabe hahahahahahahahaha" Kata Roy tertawa kegirangan
Fardhan berlarian ke dapur mencari air mineral...
Ibu Erna mendengar keributan itu hanya tertawa aja....
Usai mengambil minum, Fardhan di gotong oleh Barry dan Roy kembali ke arah belakang..
"Wooy gue baru mau ngelamar, kenapa di giniinn" protes Fardhan
"uuu tayang jangan banyak omong, bentar eyke masker dulu" kata Roy mengeluarkan sebuah adonan telur dan terigu
"ueekk, apaan nii, AMISSSS, uueekkk"
Fardhan memang anak yang paling anti dengan Bau Amis...
" Bauuuuuuuuuu, Mamaaaaaaaa" Teriak Fardhan tak henti2
membuat teman-temannya tertawa terpingkal-pingkal..
__ADS_1
******