
Malam Hari di Kediaman Atmaja..
Syifa masih membayangi pertanyaan bundanya ia kembali mengingat kapan terakhir ia haid.. selama menikah memang waktu haidnya tidak teratur,, beberapa kali ia mengira hamil pun nyatanya negatif hanya faktor hormon dan memang belum rezekinya...
Syifa merasa sangat pusing, namun ia harus membersihkan tubuhnya yang sudah sangat lengket karena selesai acara syukuran rumah pun di banjiri oleh sanak keluarga...
"Yank aku tinggal nemuin anak-anak bentar boleh?" Izin Fardhan usai membersihkan diri
"Boleh lah sayang, tapi nanti aku tidur duluan yaa" kata Syifa
"iya kamu tidur duluan aja, pasti anak-anak juga ngajak bahas proyek jadi pasti larut" kata Fardhan sambil memakai kaos santainya
"ohh yaudah..." kata Syifa santai sambil menghapus make-upnya di depan meja rias
di Ruang Keluarga...
"Pin, Sini dah" kata Roy sambil menepuk sofa di sampingnya
Kevin duduk sambil memegang gelas berisi orange juice
"Pin lu yakin udah move on dari Risa? dia makin cakep ya pin... body nya buset dah kaya gitar spanyol kelas satu" ujar Roy sambil melihat Risa sibuk wara Wiri..
Plakkk
Kevin memberi pukulan di lengan Roy
"Lu gila Roy ngomong begitu" kata Kevin kesal
"haha ampun-ampun gue ngetes lu doang pin, yaelah lu mah cepet marah kaya emak-emak tanggal tua" kata Roy sambil mengusap lengannya yang tak sakit
__ADS_1
Saat itu Mereka melihat Fardhan turun, mereka langsung membungkam mulut mereka soal Risa, karena itulah yang akan membuat mereka aman dalam rumah itu..
"belakang yu" Ajak Fardhan
"eh nanti dulu deh takut Barry mau bahas kerjaan di ruang kerja nya" sambung Fardhan
"Barry lama amat si lagian" Timpal Roy
"Noh dia" kata Fardhan melihat Barry baru melangkah ke satu anak tangga
Barry pun turun, Mereka sejenak mengobrol di ruang keluarga itu, membahas serius mengenai pekerjaan mereka yang sudah hampir satu tahun berjalan..
"Tadi gue udah obrolin sama Vita, dia aka. segera kirim desain selanjutnya, dan lusa mungkin bisa kita presentasi kan sama pihak Kontraktor untuk bagian dalam" kata Roy menjelaskan
Di tengah keseriusan itu....
"Saaa..yang... tolong" Suara Syifa lirih namun dapat di dengar oleh sekumpulan pria itu, mereka menoleh ke arah atas , hanya suara Syifa yang terdengar namun terlihat jelas pintu kamar Fardhan terbuka..
Mendengar suara Syifa Tiara juga keluar kamar dengan cepat, saat mendengar itu Tiara tengah hendak mematikan lampu sehingga langkahnya dekat dengan pintu..
"Astagfirullah Syifaaaaaaaa" Teriak Tiara semakin membuat para lelaki itu berlarian...
"yaa Allah , Mass.... Fardhan... tolonggg..." kata Tiara panik melihat ada darah dari daerah inti ke kaki jenjang Syifa ...
Flashback
Syifa merasa semakin pusing, namun disaat itu juga ia ingin sekali pipis, dengan terpaksa ia melangkah kan kakinya untuk buang air kecil, saat hendak kembali ke kasur, Syifa tersandung keset hingga ia jatuh tersungkur, meski ia sempat menahan diri dengan dua tangannya namun entah mengapa perutnya kontan merasakan kram dan nyeri luar biasa hingga mengeluarkan darah segar mengalir...
Ia memaksakan dirinya keluar, memangil nama suaminya karena rasa sakit yang sangat menerpa dirinya...
__ADS_1
Flashback Off
"Astagfirullah kenapa sayang kenapa?" Kata Fardhan panik melihat darah segar mengalir meski tak banyak
"Sakit perut aku sakit" kata Syifa menangis lirih
"Kerumah sakit cepet Dhan " tiatah Tiara yang sudah menangis
Fardhan menggendong syifa, kala itu jangankan memikirkan jilbab, bahkan Syifa hanya menggunakan dress tidur seperti biasanya
Roy, Barry dan Kevin juga ikut panik
"Gue antar Fardhan", kata Roy dengan cepat kembali turun, sementara Barry akan tetap tinggal mengingat isterinya...
Barry teringat Risa, dengan cepat Barry turun menuju kamar Risa, meminta Risa menemani Fardhan dan Syifa.. karena Fardhan dan Roy lebih dulu berangkat akhirnya Risa harus pergi bersama Kevin menyusul ke rumah sakit...
Kegaduhan itu tidak membuat ibu Erna terbangun, membuat Barry memutuskan untuk tidak membangun kan ibunya karena ia pasti sangat lelah ....
******
guys sebentar of novel ini akan end yaa..
Sedih? iya aku sedih banget ini...heheh takut gak bisa move on dari Barry sama Tiara wkwkw
hmm tp biar gimana pun ini akan end si hehe..
Aku mau buat novel tentang aku (pede banget lu Thor Thor wkwkw) tapi aku takut kalian menilai aku kepedean, belagu dll wakakaka
jadi aku ttp fokus ke Pelangi Setelah Hujan dulu, sampai kalian bener-bener mau dan terima dengan legowo, meskipun aku sudah mengantongi sekitar 30-40 episode hehehe
__ADS_1
Sekarang Like Komen Vote dulu yaa si JHS ini hehehe