Janda Hanyalah Statusku

Janda Hanyalah Statusku
JHS 2 - Mencari Restu


__ADS_3

"Maaf kata kalo ini akan membuat Kaka terkejut, tapi Risa harus bicara soal ini kata...."


Kata Risa dengan serius, semakin membuat Barry tersulut rasa penasaran yang menggebu..


"Katakan risaaaa!" Kata Barry tegas


"hmmm"


"Reza mau melamar Risa kak..." Kata Risa dengan rasa takut, jantungnya berdebar kencang..


hahaha


Tawa Barry membuat Tiara dan Risa saling pandang


"kamu kenapa mas?" Tanya Tiara heran


"gapap sayang, lucu aja.. kenapa aku tadi mikir Risa di tiduri sama Reza yaa, haduh haduh" kata Barry tanpa sadar dengan apa yang ia ucapkan...


Risa dan Tiara membulatkan matanya memandang Barry denga tatapan membunuh...


"Kaka pikirannya kotor banget si??! emang Risa perempuan macem begitu yaaa??!!" kata Risa kesal


"Mas ini keterlaluan, sama adik sendiri masa pikirannya kaya gitu, lagi pula Reza itu punya iman mas gak mungkin dia melakukan hal itu" kata Tiara tak kalah kesalnya


Barry semakin salah tingkah, ia mulai menyadari apa yang ia ucapkan salah membuat kedua wanitanya membulatkan matanya seperti macan yang hendak menerkam makamnya..


"hehehe... maaf yaa aku salah ngomong" Kata Barry cengengesan


"Kaka kebangetan, Risa tuh ga nyangka yaa Kaka pikirannya se kotor itu..." kata Risa kesal


"Maaf dek, tadi Kaka jadi keingetan waktu si Roy itu cerita soal kisahnya sama Sarah" kata Barry jujur


"Huh... sorry yaa kak, Reza jauh berbeda dari kak Roy..Reza memang punya kesalahan dalam hidupnya tapi gak untuk mengulang kesalahan fatal lain nya dalam kehidupan kedepan kak" kata Risa membela Reza sekuat tenaga nya..


"iyaa Ris Kaka tau, kakak minta maaf yaa.." kata Barry tulus

__ADS_1


"terus gimana kalo keluarga Reza mau Dateng mau lamar Risa" kata Risa masih kesal


"lah kan kamu yang mau di lamar, kakak udah setuju aja asal kamu seneng" kata Barry jujur


"Yaudah. makasih" kata Risa masih kesal lalu berbalik pergi meninggalkan kamar itu..


yah dia ngambek deh... alamat di ambekin isteri deh ini mah.. - Batin Barry...


Tiara berdiri sambil bertolak pinggang...


"Mamiiiiiiiii....." kata Barry dengan sikap sok imutnya


Masih dengan tatapan tajamnya, matanya memicing tajam...


"Denger ya mas, kalo sampe kamu punya pikiran jelek tentang Risa apalagi Reza, awas ya kamu.... aku ga segan-segan nyuruh kamu tidur di saung belakang sendirian " kata Tiara dengan saangat ketus


"maaf sayang.. suer aku keceplosan tadi, janji ga akan ulangin lagi.. " kata Barry tulus


Tiara hanya cuek lalu menggendong baby Al, dan memindahkannya ke box bayi..


kata Barry dalam hatinya ...Barry menyusul langkah Tiara mencoba mendekatinya..


"Mami Al.. bagi senyumnya boleh?" kata Barry saat Tiara berdiri di hadapan box bayi


"mahal" ketus Tiara


"Aku rela jatuh miskin demi melihat senyum maminya Al" kata Barry sambil memeluk isterinya dari belakang


"Jangan gombal nanti kebablasan" Kata Tiara memperingati


"engga kok, aku sabar untuk limabelas hari kedepan.." kata Barry dengan senyum sumringanya....


wajah Barry ia tumpuh di atas bahu Tiara,..


"kamu ngitungin?" tanya Tiara penasaran

__ADS_1


"iya dong, biar pas langusng sikaaatttt" kata Barry dengan penuh semangat


Tiara bergidik ngeri mendengar ucapan Barry..


ia pun melepaskan pelukan suaminya..


"Mesum kamu mas" kata Tiara meninggalkan suaminya ke dalam kamar mandi


"mesum sama Isteri itu sah-sah aja sayang, apalagi isteri nya jadi salah tingkah gitu" kata Barry terkekeh melihat sikap isterinya yang sudah sangat merona karena ucapan Barry...


****


"Mah..... " tegur Risa dengan sikap manjanya


"Apaa?" jawaab ibu Erna sambil membaca sebuah majalah bisnis


"Mah, kalo Reza mau lamar Risa gimana mah?" kata Risa to the Poin samabil merebahkan tubuhnya di samping ibu Erna


"Kalo niatnya baik masa mama tolak si, kamu emang udah ga sabar mau nikah?"


"kan melamar bukan berarti besoknya nikah mah" kata Risa dengan opininya


"iyaa mama tau, mama welcome aja..coba kamu bicarakan sama kakak kamu" titah Bu Erna


"Risa udah bicara sama kak Barry, tapi belum biacara sama kak Fardhan, Risa takut... mama aja yaa yang bicara? bantuin Risa mah" kata Risa memohon...


"kenapa? Fardhan udah menerima Reza kok" kata Bu Erna meyakinkan


"agak mau, tetep takut... mama aja yaa mah, pleaseeeeeee" kata Risa memohon


"mama coba ya besok" kata Ibu Erna ...


Risa pun memeluk ibu Erna dengan erat...


gak mudah naklukin kak Fardhan soal restu aku sama Reza...Ahh semoga aja kak Fardhan gak se kaku dulu.... bantu Risa yaa Allah.. Papah, bantu Risa yaa pah, cuma papah yang bisa taklukin kak fardhan pahhh.... - Batin Risa sambil memeluk sang ibunda...

__ADS_1


****


__ADS_2