Janda Hanyalah Statusku

Janda Hanyalah Statusku
JHS - Rencana Pernikahaan


__ADS_3

hey Terimakasih atas pendapat kalian kemarin hehe.. Btw aku makin semangat ni nulisnya hehe..


*****


Perjalanan selama di Bandung memang mengesankan banyak cerita untuk pribadi masing-masing.. Tawa canda, menyelimuti perjalanan mereka....


Tiga Hari berselang..


Mereka telah siap melakukan aktivitas mereka seperti biasa, Barry dan Fardhan sibuk di kantor mereka..


Tiara juga tengah memainkan laptopnya di ruang keluarga usai melepas kepergian suaminya ke kantor..


Pukul 10 Pagi...


"Sayang... mama mau ke kantor, ikut yu" kata Ibu Erna menghampiri Tiara


"kantor mana mah?"


"pusat... Ini si Fardhan sama Syifa belum juga naik cetak undangan.. pusing mama tuh, dipikir satu bulan tuh sebentar ya" gerutu ibu Erna


Yess ketemu mas Barry...


kata Tiara yang entah mengapa merindukan suaminya...


"aku bersiap sebentar ya mah" Kata Tiara sambil menutup laptopnya


"oke ...."


******


Tiba di Perusahaan...


Semua karyawan memberi hormat kepada perempuan Petinggi perusahaan..


Tiara dan Ibu Erna nampak akrab bagai ibu dan anak kandung..


Tiara terlihat semakin hari juga semakin cantik, aura kecantikan naturalnya terlihat begitu mempesona..


"kamu panggil Syifa yaa , biar mama ke ruangan Fardhan" Kata Ibu Erna pada Tiara saat hendak keluar dari lift khusus


***


tok tok tok


Suara ketukan pintu, dengan cepat suara serentak dari dalam mempersilakan masuk .


"Hay...." kata Tiara dengan senyumnya


"Ibu Presdirr" kata Anwar


"Tiiiiii... " kata Syifa dengan hebohnya


Sementara Aldo dan Jessy menatap kagum pada sosok Tiara ..


"Apa kabar Tii?" Tanya Aldo ketika Tiara menatapnya

__ADS_1


"Hay aku baik...." kata Tiara


"hemm apa sedang sibuk? aku mau pinjam Syifa sebentar" kata Tiara langsung pada tujuannya


"enggak kok Bu, Setengah jam lagi juga istirahat... bawa aja Syifa nya, kami ikhlas" ledek Anwar


"haha kau ini bang" Timpal Tiara


Syifa berdiri sambil merapihkan jilbabnya...


"emang gue apaan hhhaaa" kata Syifa pada Anwar membuat yang lainnya terkekeh


"maaf aku duluan yaa" kata Asyifa berjalan keluar


"Bang, Do, pinjem Syifa yaa" kata Tiara sambil berlalu...


Sementara itu..


"Dia siapa bang?" Tanya Jessy heran pada Anwar


"ohh dia isterinya pak Barry , cantik yaa" kata Anwar


cantik si...


"hehe iya... kamu kenal do?" Tanya Jessy


"kenal, satu kampus sama gue dulu nya, sama Syifa juga"


"oohhhh... hebat banget ya itu bisa dapetin bos dua duanya"


"hah? jadi pak Barry sama Pak Fardhan itu kakak beradik?" kata Jessy


Di angguki oleh Aldo


"Udeh Udeh lanjut dehhh kerjanya" tegur Anwar


waw hebat juga bisa dapetin Presdir dan wakilnya... hemm


*****


"Ada apa ??" Tanya Syifa


"ada mama di ruangan Fardhan, kesana gih, aku ke ruangan Mas Barry ya"


kata Tiara kemudian mereka menuju ke ruangan yang bersebelahan itu


"Sar... Prass" tegur Tiara


"eh Buu"


"Periiiii"


"Suamiku ada di dalam?"


"Fardhan di dalam? kata Syifa

__ADS_1


"hehe mereka ada di ruangan masing-masing, di ruangan pak Fardhan ada Nyonya Besar juga" kata Sarah


"yaudah kita masuk" kata Tiara melangkah menuju ke ruangan suaminya..


***


Diruangan Fardhan...


"kalian bagaimana si, masa udah hari gini Belum naik cetak undangan" kata Ibu Erna setelah berhadapan dengan kedua calon pengantin


"Fardhan belum sempet mah" kata Fardhan


"kalo sibuk kan bisa serahin ke WO..." sangkal ibu Erna kesal


"hemm mahhh sebenrnya ini salah IFA, dari kmren ifa mau bahas ini jugaa" ucap Syifa


"tentang apa?"


"Ayah dan bunda mau akad nikahnya dirumah Mah, di hari Jumat" kata Syifa


"mama setuju aja, kenapa baru di omongin??"


"hehe maaf mau, abis Ifa ga enak ngomongnya, Fardhan nya juga gitu kadang di ajak ngomong seriusnya malah bercanda terus" kata Syifa


"emang ni anak, udah sekarang kita aja ya g urus, emang anak ini malas!" kata ibu Erna kesal


"jadi jam berapa akadnya?"


"jam 9 ya mah, karena biar ga terlalu mentok sama jam sholat Jumat" kata Syifa


"oke mama setuju"


"kapan kita meeting sama pihak WO?"


"malam Minggu mah"


"oke suruh kerumah aja, kita bahas dirumah ya" kata Ibu Erna


"Ayo ajak mama makan sekarang, mama laper" kata Ibu Erna sambil berdiri


"makanya mah jangan pake tenanga full, jadi laper kan"kata Fardhan dengan nyelenehnya


"berani ya kamu sama mama? mama ga nikahin tau rasa kamu"


"eh si mama ngancemnya serem banget" kata Fardhan ketakutan


Syifa hanya tertawa kecil


"udah cepet ayo makan, mama ke ruangan Barry dulu" kata Ibu Erna keluar ruangan Fardhan...


Fardhan menghampiri Syifa mencium pipinya..


"ihhhhh" kata Syifa setelah mendapat ciuman itu


"hukuman karena kamu ngetawain aku" kata Fardhan terkekeh membuat Syifa salah tingkah dibuatnya..

__ADS_1


*******


__ADS_2