
Pagi Ini Tiara bangun pukul 9, tentu suaminya sudah berangkat ke kantor..
Mamang itu kebiasaan Tiara mengingat ia baru nyenyak tidur selesai ia melakukan solat subuh...
Tiara bangun dan merias diri, ia menggunakan legging hitam selutut, dengan kaos putih bergambar mickymouse...
"Sayang mau makan apa?" Tanya Ibu Erna saat Tiara turun dari tangga
"Hemm pengen omlet sayur mah" kata Tiara malu-malu
"mau mama buatin?"
"engga mah mau buat sendiri" kata Tiara lalu di anggukan oleh ibu mertuanya.
ada rasa cangung karena terlalu siang ia bangun tidur namun ibu Erna cukup mengerti kondisi yang tengah di alami menantunya..
Usai memasak omlete Tiara menuju ruang keluarga ia lebih memilih memakan nya sambil menonton tv bersama mertuanya..
tak lama ponsel ini Erna berdering..
"Barry telfon mama sayang"kata Ibu Erna pada Tiara
"Ada apa ya mah" kata Tiara
ibu Erna sudah paham pasti anak lelakinya tengah menanyakan kabar isterinya karena ibu Erna tidak melihat Tiara memegang ponsel..
yaaaa
Maaaaahhhhh
yaa Allah Barry, kenapa si harus se heboh itu..
hehe maaf mah, Mah isteri aku udah bangun belum? dia harus makan mah, minum vitamin...
ini di samping mama lagi makan omlete..
oh syukurlah, mana mah aku mau ngomong...
Ibu Erna memberikan ponselnya pada sang menantu...
yaa mass...
Sayang kenapa aku telfon ga di angkat-angkat...
ponselku di kamar, aku tadi lupa bawanya..
oh gitu...Kamu sarapan apa?
__ADS_1
Omlete aja,
yaudah sayang, kamu makan, minum vitamin terus istirahat yaa.. aku sayang kamuuu..
Iya mas aku juga
aku juga apa
yaa yang tadi kamu bilang
apa kok ga di pertegas si
malu ada mama - Bisik Tiara
dari kejauhan Barry tertawa..
yaudah baik-baik dirumah yaa, i love you
me too.. Assalamualaikum
waalaikumsalam...
***
tak lama mereka berbincang, Bibi memberi tahu jika Ibu Sulis datang, membuat Tiara merasa senang..
Ibu Sulis datang bersama Reza, memang mereka masih berada di Jakarta sejak pernikahan Syifa dan Fardhan, ibu Sulis masih mengecek kegiatan salon sementara Reza seolah tengah menata hatinya sebelum ia kembali ke Malaysia menyusun bisnisnya..
Para wanita itu asyik berbincang di ruang keluarga, sementara Reza memilih pergi ke teras rumah tersebut sambil memainkan ponselnya...
Tak lama gerbang terbuka, sebuah mobil putih masuk dan memarkirkan nya di garasi besar kediaman Atmaja...
Sang pemilik mobil keluar.. Reza menatapnya..
"Risa..."
Risa menoleh sambil menutup pintu mobilnya dan melepas kacamata hitamnya
"eh Zaa... ada apa?" kata Risa berusah memecah ketegangan pada dirinya
"Nganter Tante, nengok Tiara" kata nya dengan tatapan sendu
"ohh.. kamu ga terbang?"
"engga, males.." kata Reza santai
"kamu kenapa udah pulang?"
__ADS_1
"males" kata Risa menimpali membuat keduanya terkekeh
Risa duduk di bangku berdampingan dengan Reza...
Zaaa aku tuh butuh penjelasan kenapa kamu jadi cuek gini....-. batin Risa
"lama yaa Zaa kita ga bertukar kabar" kata Risa membuat Reza membulatkan matanya
"ha iya yaa, karena kesibukan kita"
"kita? bukannya kamu yang sibuk" kata Risa dengan senyum sinis nya
"Maaf.. memang begitu pekerjaanku"kata Reza tak berani menatap Risa
Risa merasa reza menyembunyikan sesuatu dari Risa ...
"iya aku paham... " kata Risa dengan bingungnya memulai pembahasan baru
"Fardhan Barry udah nikah, bentar lagi kamu ya" kata Reza membuat Risa tersentak
"kenapa aku haha" kata Risa tertawa masam
"Anak gadis ga baik pacaran lama-lama" sindir Reza
apa dia menyadari kedekatan aku dengan kak Kevin?
"belum terfikir za, kamu duluan aja"
"aku? aku belum menemukan yang pas di hati.. aku trauma selalu di tinggal orang yang aku sayang..." kata Reza tersenyum sambil tertunduk
"jangan trauma, nanti di saat ada wanita yang yang benar-benar serius kamu malah menyakiti nya"
"Iya aku belum menemukannya Ris," timpalnya
"masuk yu Za, jam makan siang nih"kata Risa berdiri berusaha memulihkan mood Reza yang sangat Risa Fahami Reza tengah menyembunyikan banyak hal darinya..
"Tunggu Ris," kata Reza menahan tangan Risa
"Lusa aku balik dinas, hemm ada waktu ngobrol di luar ga? besok?" Tanya Reza memberanikan diri membuat Risa tersenyum lebar, jantungnya berdebar kencang..
"tentu! balas pesanku ya!" kata Risa kemudian melangkah ke dalam
Reza pun tersenyum senang mendapat respon yang baik dari Risa...
Andai aku meruntuhkan rasa gengsi ku zaa, saat ini mungkin aku udah menyatakan cintaku padamu...
aku sadar pasti aku akan menyakiti kak Kevin.. tapi bagaimana bisa aku bertahan dengannya sementara hatiku bukan untuknya....
__ADS_1
Batin Risa dalam kegalauan...
****