Janda Hanyalah Statusku

Janda Hanyalah Statusku
JHS - Pasti Sakit


__ADS_3

Acara berlangsung sekitar Empat setengah jam..


Saat keadaan Tamu mulai sepi, Tiara dan Barry bersama keluarga besarnya makan malam bersama di Ballroom tersebut dengan menu hidangan yang telah di siapkan oleh pikah WO..


Namun Tiba-Tiba Fardhan terbelatak memandangi ponselnya..


Ia segera menarik Barry dari kerumunan keluarga besar kedua belah pihak..


"Ada apa??" Tanya Barry sedikit kesal karena meninggalkan makanan yang baru Ia santap sedikit...


"Baca Ini" Kata Fardhan menampakan layar ponselnya


Barry mengepalkan tangannya, rahangnya mulai mengeras, darahnya kini mulai memanas..


"Lo tau apa yang lo harus lakuin?" tanya Barry


"udah gue urus, Tapi seolah berita itu terus menerus mnuncul gak habis-habis" Kata Fardhan


"Gue gak mau Tiara tau dan jadi sedih" Kata Barry


"gue akan berusaha sebisa gue.. gue akan kabarin selanjutnya.. Lanjutlah makan" Kata Fardhan kemudian Fardhan sedikit menjauh, memainkan ponselnya sesekali ia menempelkan ponselnya ketelinga, sewajarnya melakukan panggilan dalam sambungan telfon...


Makan malam selesai..


"Tuan, Nyonya.. Ini kamar yang di siapkan khusus untuk kalian" kata seorang panitia WO


"Loh bukannya kamarku sudah kalian dekor saat resepsi berlangsung?" Tanya Barry penasaran


"Ini hadiah dari Tuan Vano" Kata laki-laki itu


Barry melepas senyumannya..


"ah, sampaikan Ucapan Terimakasihku padanya, juga adiknya" Kata Barry tersenyum sambil menerima kunci kamar hotel...


"Terimakasih" sambung Tiara


"Sama-sama Nyonya, dan akan saya sampaikan salam Tuan... Saya permisi" Kata Pria itu kemudian berlalu pergi..


"Masih mau disini dulu ga?" Kata Tiara manja


"Kamu ga lelah?" Tanya Barry


"Sedikit, Tapi masih mau disini sama Ayah Ibu" Kata Tiara lirih


"hem Baiklah kalo gitu aku ke Fardhan dulu" Kata Barry pada isterinya,


**


Barry menghampiri Fardhan yang tengah di cecar oleh Kevin, Roy Dan Vita..

__ADS_1


"Apa benar dia janda? Kenapa dia mau?" Tanya Vita tegas


"Ini hoax kan??? " kata Roy tak percaya dengan kabar berita yang telah beredar luas..


"itu hoax! kalian bisa cari informasinya sendiri kalo ada bukti pernikahannya kasih tau aku" kata Barry yang tiba- tiba datang...


Sebelumnya Barry telah di beri bisikan oleh Pak Yusuf saat menjadi tamu undangan.. Gar ia mengatakan bahwa Tiara dan Adsm tidak pernah menikah.. Pak Yusuf memeng salah seorang yang cukup di segani, hingga Barry sangat yakin akan apan yang di lakukan Pak Yusuf tentu demi kebaikan Tiara kedepannya..


Barry merasakan kasih sayang Pak Yusuf dan Ibu Dona kepada Tiara..


"Barr gue udah nyangka kok kalo ini hoax" Kata Roy dengan sikap nyelenehnya


"Dhan, Atur semuanya buat surat terbuka bahwa itu gak bener" Ucap Barry


"Gue bantu" Kata Kevin dengan penuh semangat


"Thanks" Ucap Barry


****


Pukul 22 .10 Malam..


Tiara dan Barry memasuki kamar super mewah yang sudah di dekorasi sangat romantis, Tentu saja ini diberikan secara cuma-cuma oleh rekan Bisnis Barry, Vano..


"Bagussss" Kata Tiara dengan susah payah masuk sambil menagnkat gaun mewah yang panjang dan berat itu


"Iyaaa, Rejeki sayang" Kata Barry terkekeh


Barry pun menuruti kemauan Tiara untuk bebersih lebih dulu.. Dengan penuh perjuangan Tiara akhirnya bisa melepas gausn itu, Dengan buru-buru Tiara mengenakan kaos putihnya..


huh selamet-selamet...


Tak lama Tiara membuka Tas nya dan mengambil ponselnya sambil mengusap mukanya dengan pembersih wajah..


Banyaknya momen dan doa yang dibagikan di media sosial oleh kerabatnya.. Wajah Tiara senyum-senyum menapakkan aura kebahagiaan...


Namun Ia melihat terdapat sebiah judul berita di tab pemberitahuan ponselnya..


Barry Atmaja Menikahi seorang Janda Kembang, Mantan Suaminya meninggal karena kecelakaan..


Tubuh Tiara melemas, aktivitasnya terhenti seketika.. Ia berjanji pada dirinya untuk tidak bersedih setelah hari pernikahannya.. Namun nyatanya hatinya kembali terasa sakit teriris..


Tiara tak lagi mendengar gemericik air di kamar mandi, segera ia hapus air matanya, mencoba menetralkan diri..


Entah Barry sudah tau atau belum soal berita itu, semoga ia tidak menyesal menikahiku- Batin Tiara..


Barry keluar kamar mandi..


Barry keluar sudah menggunakan pakaian tidurnya yang sudah di siapkan oleh pihak WO, yang juga sama dengan Tiara..

__ADS_1


"Loh sudah ganti baju" Tanya Barry mendapati Isterinya sudah tak menggunakan gaun pernikahannya


"Udah, tadi ganti disini...Dari pada di kamar mandi" kata Tiara tak ingin menampakan wajahnya, ia tertunduk sambil membersihkan sisa makeup tanpa melihat wajahnya di cermin


"oh.. Yaudah mandi sana" Kata Barry meminta Tiara mandi


Tiara beranjal cepat memasuki kamar mandi, Barry melihat ada yang aneh yang tentu sedang Tiara sembuyikan darinya..


Barry melihat ponsel tiara berada di kasur.. Dengan cepat pikiran Barry menerka apa yang telah Tiara lihat, setelah Barry mengeceknya, Benar saja Tiara telah membaca berita tersebut..


di dalam kamar mandi Tiara menyalahkanAir shower dengan begitu deras.. Ia tak ingin menangis, ia ingin membuang kesedihannya bersama air yang mengalir...


Tiara mengambil sebuah sabun beraroma Mawar yang sangat segar.. di hirupnya, membuat relax dirinya sendiri..


Setelah merasa tenang Tiara menuju Toilet kering, dimana ia menyikat giginya, memakai beberapa Lotion yang tersedia, juga mengeringkan Rambutnya, Barulah ia mengganti pakaiannya dengan Dress tidurnya berbahan Satin dengan full kancing dan panjang selutut.. di kantung baju itu tertulis dengan aksen bordir Mrs. Tiara Atmaja..


Tiara tersenyum dan kembali tersadar jika ini adalah lembaran baru dalam hidupnya, ia akan berusaha menghampus segala kesedihannya..


"Sayang lama sekali" Ucap Barry mengetuk pintu


Tiara membuka kunci tersebut.. dan membukannya namun ia tak segera keluar, Tiara masih memakai Sebuah Cream ke wajahnya..


Barry segera masuk..


"Dandan?" kata Barry heran namun ada hasrat tersendiri mendapati kekasihnya yang sudah sangat wangi dan cantik dengan drees Tidur maroon..


"Dandan? aku cuma pake vitamin wajah, takut jerawatan tadi habis di makeup" Ucap Tiara sambil meratakan cream di wajahnya..


barrypun mendekat, memeluk Isterinya dari belakang..


"Kamu sudah membaca berita itu?"


"Aku mohon jangan di pikirkan lagi, aku sudah mengurus semuanya.. kamu tenang aja" Kata Barry pelan sedikit membuat Tiara bergidik merinding menerima hembusan nafas Barry


"Ah iyaa, iyaa.. " Kata Tiara berusaha melepas pelukan Barry


"Ayo tidur" Ajak Tiara kemudian Barry malah membalikan Tubuh Tiara hingga mereka saling berhadapan...


Apa itu akan terjadi sekarang?? - Batin Tiara mendapati wajah Barry sudah sangat dekat


Ah aku ga boleh egois, aku kan isterinya sekarang, jika terjadi itu hal yang wajar kan?!


Aahh tapi aku takut sakit, pasti sakit - Batin Tiara semakin panik


******


Hadoh Bikin macem apa nii guys? hahaha galau Author takut di serang netijen hahaha


🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


Yang Jelas Like, komentar, Vote dulu yaa biar Authornya gercep ni bikin kelanjutannya hahaha...


WARNING dari sekarang yaa, agar memahami segala sesuatu nya dengan bijak, apapun yang Author tulis di Kisah Malam Pertama mereka hahahaha😀😀😀


__ADS_2