Janda Hanyalah Statusku

Janda Hanyalah Statusku
JHS - Pekerja Baru 4


__ADS_3

Hari Berganti..


yaa Ampun, ini siapa kok ganteng banget gak kalah sama kak Barry.. - Batin Tari


"Aku duluan mah, mau jemput Syifa" kata Fardhan menyambar roti yang baru saja di olesi selai oleh Ibu Erna usai mencium tangan ibu Erna


"Lohhh sarapan dulu" kata Ibu Erna


"ini cukup, aku dibawain bekel sama Syifa mah" kata Fardhan kemudian berjalan ke arah pintu utama


"eh kamu siapa?" langkahnya terhenti


"Saya pekerja baru Den,, Nama saya Tari" Ucap Tari sambil menjulurkan tangannya berharap bisa bersalaman dengan Fardhan, Namun Fardhan berfikir sejenak, tangan kanannya memegang roti, sementara tangan kirinya menenteng map juga jas nya,,, tak lama Ibu Erna datang membawa lunch box berisi sendwic


"Dhannn" Kata Bu Erna sedikit berlari


"Apa lagi mammmm"


"ini buat Syifa" kata Bu Erna


"Buat aku mana?" tanya Fardhan


"Ini ada empat, ga mungkin Syifa habiskan sendiri" Kata Ibu Erna


Fardhan kemudian melahap habis roti di tangan kanannya dan meraih lunc box itu


cup!


"Makasih mam, aku berangkat, Assalammualaikum" Ucap Fardhan sedikit tergesah


Tari hanya memandangi wajah tampan Fardhan dan sikap manisnya itu..


Jauh lebih ramah dari pak Barry, eh den Barry.. dia pasti belum menikah.. Batin Tari


"kenapa kamu senyum-senyum ga jelas?" Tanya Ibu Erna jutek


"kerjakan yang benar" Kata Ibu Erna melihat tangan Tari memegang tongkat pel juga lap pembersih kaca..


Bu Erna kembali masuk ke dalam, menunggu anak-anaknya berkumpul di meja makan...

__ADS_1


***


Perjalanan Fardhan dan Syifa menuju kantor..


Syifa menyuapi sendwic ke Fardhan yang tengah menyetir mobil..


Setelah keduanya kenyang, Fardhan membuka perbincangan Baru..


"Nanti ada staf baru yank di divisi kamu" kata Fardhan


"Allhamdulillaaaaahhhhh" Ucap Syifa merasa sangat senang


"kenapa gitu deh yank" kata Fardhan terkekeh heran


"Loh, aku seneng banget jadi kerjaan aku berkurang, setiap harinya tuh aku migran beb semenjak Tiara berhenti kerja, belom lagi pacar sinuk, gak peka kalo kita lagi mumet" Kata Syifa di akhiri dengan sindiran halus


"ekhemmmm Ibu nyindir saya Buu" Kata Fardhan cecengiran


"Eh bapaknya tersinggung yah, mohon maaf ya pak itu isi hati pakk" mereka berdua pun terkekeh..


Tiba di Perusahaan..


Saat di depan lift Syifa membuka ponselnya ia mendapatkan pesan singkat dari dari Tiara..


Ifaaaa, main kesini dong!! Kangen mau curhattt 😭


"beb baca deh" Kata Syifa pada Fardhan


"ada apa yaa" tanya Syifa


Fardhan menarik turunkan bahunya..


"Nanti pulang kerumah dulu aja, mama juga pasti seneng, Risa lagi ke bandung soalnya" Kata Fardhan lalu di beri anggukan oleh Syifaa


"Syifaaaa" Tegur seseorang membuat Syifa dan Fardhan menoleh bersama ke arah kanan mereka


"Aldo" Ucap Syifa mengenali teman kuliahnya dulu


"Kamu kerja disini?" Tanya Aldo

__ADS_1


"Ah iyaa.. Lo ngapain disini do?"


"gue karyawan baru disini syif baru muali hari ini" ucap Aldo membuat Syifa sedikit tercengang, karena kemungkinan besar Aldo akan menjadi partner kerjanya...


Ting!


Lift khusus terbuka,


"Ayo" kata Fardhan sambil berlalu


"do duluan yaa" ucap Syifa merasa tidak enak..


Untuk urusan dengan karyawan lain sepertinya hubungannya dengan Fardhan bukanlah rahasia lagi, membuatnya sudah terbiasa keluar dann masuk lift khusus petinggi perusahaan.. Namun tidak untuk Aldo karyawan baru, jadi wajar jika Aldo menatap penuh rasa penasaran melihat Syifa bersama Fardhan masuk lift khusus bersama..


"Siapa?" Tanya Fardhan


"Aldo temen kampusku dulu, Tiara juga kenal kok" kata Syifa santai


"dulu sekampus, sekarang se kantor dan satu divisi.. waw bakal nostalgia dong di ruangan" Kata Fardhan sambil memasukan kedua tangannya di saku


hemm pasti cemburu! Batin Syifa


baiklah, mungkin sudah saatnya...


Cups!


Syifa mencium pipi Fardhan


"jangan cemburu, aku padamu kok!! hemm aku tunggu yaa keluarga kamu melamar aku Minggu depan" ucap Syifa berbarengan dengan pintu lift terbuka, dengan cepat ia berlari keluar lift membuat penasaran Fardhan


Fardhan tersenyum sambil memegangi pipinya..Hatinya sungguh terkejut mendengar kesiapan Syifa..


******


udah bro eps Author ga minta vote like komen hehe tp kalian mengerti perasaan Author hehe


Btw hari ini aku ada acara dirumah ku jadi aku gabisa up banyak yaa, mohon maaf..


Hari ini juga akan aku umumin Vote tertinggi satu dan dua yang di akumulasi dgn mggu lalu, dan berhak mendapatkan 100 dan 50 ribu yaa,,, hadiah di berikan mggu depan berbarengan dengan yang periode 2 dan soal pertanyaan..

__ADS_1


Makasih....


__ADS_2