Janda Hanyalah Statusku

Janda Hanyalah Statusku
JHS - Banyak Cara


__ADS_3

Barry melangkah mendekati Tiara.. Tiara berusah tidak mengeluarkan rasa groginya..


"jangan mendekat" Ucap Tiara sambil meletakan tanggannya di dada Barry


Yaa Tuhan Aku rindu...


"Kenapa?" Tanya Barry


Tiara hanya diam tak menjawab pertanyaan Barry itu..


"ada apa manggil aku?" Tanya Tiara sedikit menjauh dari posisi yang sebelumnya sangat amat dekat dengan Barry


Barry menghela nafasnya..


"kamu udah lebih baik? bagaiman hasil kontrol kemarin?" Tanya Barry


"baik.. gak ada masalah" Ucap Tiara ketus


"ini di kantor, aku gak mau bicara soal apapun yang sifatnya pribadi" sambung Tiara


"kalo aku kerumah kamu, apa kamu nyaman?" ucap Barry kembali mendekati Tiara


"Barry stop jangan deket-deket" Ucap Tiara kembali berusaha menahan tubug barry dengan kedua telapak tangannya..


dengan Cepat Barry mengengam pergelangan Tiara.. mengangkat dan melebarkannya kesamping, lalu di dorongnya Tubuh Tiara hingga bersandar ke arah tembok yang berjarak 2 langkah dari posisi awalnya..


Di ciumnya Bibir pinky Tiara...


Tiara membulatkan matanya, Tidak ada penolakan, juga tidak ada balasan ciuman lembut dari Barry..


Saat keadaan Barry cukup menikmato, dengan cepat dan penuh tenaga Tiara menurunkan posisi berdirinya hingga setengah berjongkok hingga reflek Barry melepas gengaman di pergelangan tangan Tiara...


Tiara duduk menyender tembok, sambil melipat lututnya...


Barry pun berjongkok berhadapan dengan Tiara...


"Maaf sayang..." Ucap Barry sambil membelai rambut Tiara yang semula Panjang kini menjadi hanya sebahu


"Aku gak tau sampai kapan kamu akan melupakan aku.. tapi aku akan bertahan sayang.." Ucap Barry Lirih


maafkan aku Barry, mungkin ini yang terbaik-Batin Tiara


"Adakah secercah ingatan mu tentang aku sayang?" Tanya Barry namun Tiara menggelengkan kepalanya membuat Barry tertunduk lesuh...


"Carilah cinta lain, mungkin aku bukan yang terbaik untuk kamu" Ucap Tiara dengan Sangat susah payah menahan air mata nya


Barry menggelengkan kepalanya


"engga Sayang, aku gak mau! kamu bilang kita akan berjuang bersama, kita akan bahagia bersam.. aku gak mau ingkar" Ucap Barry dengan yakin


"Tapi kamu gak bisa ingkarin keadaan aku saat ini Bar! " ucap Tiara sambil berusaha berdiri


"iya aku tau, maka itu aku juga akan bertahan dengan keadaan ini.. mungkin ingatan kamu berkata lain, tapi aku yakin Hati kamu gak mungkin ingkar kan???!" Ucap Barry menatao Tiara dengan sangat dekat


Tiara pun menatap Barry hingga ia bisa melihat bayang dirinya di bolamata Barry...


Kamu benar bar...- Batin Tiara


"Maaf aku banyak pekerjaan" Ucap Tiara memalingkan Wajahnya lalu berusaha pergi, dengan Cepat Barry menarik tangganya hingga Tiara berada dalam pelukan Barry


Barry dan Tiara kembali saling menatap dengan dalam...


apa yang aku lakukan ini salah? Maaf Bar...


Melihat ketenangan dalam mata Tiara Barry kembali mencium Bibir Tiara dengan sangat lembut... karena kelembutan itu membuat Tiara dengan membalas ciuman lembut itu...

__ADS_1


Astaga... Batin Tiara mulai menyadari apa yang ia lakukan kala itu...


dengan cepat ia melepas ciuman itu lalu berlari meninggalkan Barry di dalam ruangan...


Barry terseny devil menatap kepergian sang kekasih...


mungkin ingatanmu melupakanku sayang, Tapi hatimu gak akan pernah bisa membohongi dirimu sendiri....


****


Tiara berjalan dengan sedikit cepat..


"Mba, lain kali kalo mau ke ruangan Pak Barry izin saya dulu" Ucap Sarah


Namun Tiara berjalan terus tanpa menoleh apalagi meladenin ucapan Sarah...


"eh itu cewek cantik yaa, berasa tersaingi eyke" Ucap PraseTya...


"gatau, baru liat aku juga selama kerja disini... Karyawan baru kali.." kata Sarah cuek


"satu Divisi book sama cewek Bos Beb" Ucap PraseTya yang melihat Tiara masuk kedalam ruangannya..


"Masuk keruangan saya" Ucap Barry Tiba-Tiba yang hanya menonggolkan kepalanya dari balik pintu


"Yaa Allah Pak Big Bos ini bikin saya jantungan, huh" Ucap PraseTya


Namun Barry Tak menggubris, karena ia tak mendengar...


sementara Sarah hanta diam lalu segera beranjak masuk ke dalam Ruangan Barry...


******


"Kalian habis membicarakan Wanita yang barusan dari ruangan saya?" Tanya Barry sambil memutar-mutar pulpen di tangannya..


"Saya kira dia karyawan baru Pak Big Bos" Ucap Prasetya


Barry mengehela Nafasnya...


"Dia bukan karyawan Baru, dia lebih lama ada disini.."


"oh maaf pak" Ucap Sarah


"kalian harus menghormati dia seerti kalian menghormati saya" ucap Barry


deng!!!!


Sarah dan Prasetya saling menatap..


"Dia tunangan saya, Dia calon Isteri saya.." Ucap Barry membuat Kedua karyawan itu mebohok kaget..


"Maaf Pak, saya gak tau..


"Iya Pak, Saya ga tau... pantes cantik kaya saya pak" Ucap Prasetya


Barry hanya bergidik ngeri..


"jangan bandingkan dia dengan kamu, bikin saya ilfeel..." Kata Barry menunjuk Prasetya


"Perlu kalian tau ya! Jangan pernh sekalipun ada perbincangan tentang apapun yang menyangkut Tiara.. disini Tembokpun mendengar... jadi kalian bersiap saja ya jika hal yang tidak saya inginkan terjadi di kantor saya sendiri" Ucap Barry dengan Tegas


"Baik pak" Ucap Sarah


"Baik pak Saya mengerti" Ucap Prasetya


********

__ADS_1


Jam menujukan jam makan siang..


"Bang ini makan siang buat abang" kata Tiara memberikan lunch box


"eeh ehh ehh itu kan Buat Barry Ti..." Kata Syifa


"gapapa dia ga doyan" kata Tiara


"Kata Siapa saya ga doyan masakan Calon mertua saya??" Kata Barry yang Tiba-tiba masuk ke dalam Ruangan Tiara


Tiara menoleh dengan cepat mendengar suara yang sangat ia kenal..


Anwar merasa tak enak hati langsung pamit keluar ruangan..


"misi pak, saya mau makan di kantin" Kata Anwar dengan tergesa-gesa


"aku juga permisi mau makan bekel dari ibu berdua Fardhan" kata Syifa ikut melangkah cepat keluar ruangan, lalu menutup pintunya..


Tinggalah Barry dan Tiara..


"Apa Amnesia membuat kamu jadi Menghilangkan sifat Amanah mu?" Tanya Barry dengan senyum tersunging


Tiara hanya diam memalingkan wajahnya


"Untung Ibu mengingatkan aku buat gak order makan siang dari luar, kalo ibu ga ngabarin aku pasti makanan ini udah di perut Fardhan" Ucap Barry sambil membuka lunch box stainlees itu...


"Makanlah, gausah banyak omong" ucap Tiara sambil duduk terpaksa di meja kerja Syifa


Barry mengangkat lunch boxnya dengan satu tangan, lalu menarik kursi meja Tiara menaruh nya tepat di hadapan Tiara...


"Selamat makan siang sayang" Ucap Barry tersenyum..


Tiara hanya acuh tak menanggapi ucapan barry kala itu...


banyak cara membuatmu jatuh cinta lagi, sayang....


****


******


*********


GUYS!!!


Aku tau kemren aku gak Up, tapi emang keadaan ga memungkinkan banget...


today aku nulis juga karena emang sudah sedikit membaik... dan tetep aju harus kerjain pekerjaan kantor secara online juga yaa, yang pasti aku prioritaskan...


Aku juga tau kok rasanya lagi asik baca taunya ga up lagi hehe tapi kadang penulis juga ada batas stuck gak bsa mikir lagi hehe


jadi mohon bersabar yah... 😘😘😘😘


Kalo kata Kebanyakan Author,


Jangan Maunya Up BANYAK.....!!!


LIKE NYA


KOMEN NYA


VOTE NYA


M A N A ???? HAHAHAHA


😋😋😋😋😋

__ADS_1


__ADS_2