Janda Hanyalah Statusku

Janda Hanyalah Statusku
JHS 2 - Kasihan


__ADS_3

Sore hari Tiara terlihat tengah duduk santai menonton tv di ruang keluarga, bersama Syifa ..


Baby Al juga berada di dalam g


sebuah bouncer baby..


"Non Ada Tamu" kata Bibi membuat Tiara dan Syifa menoleh..


"eh Vin..." kata Asyifa


"Eh ada Om Kevin" kata Tiara


"Duduk Vin...Mas Barry sama Fardhan belum pulang" sambung Tiara


"Emang ga nunggu mereka, gue dari bandara langsung kesini, bawa ini buat Ponakan baru, sama ini buat Tante"


kata Kevin membawa paperbag berlogo M serta membawa sebuah kue khas Medan,


Kevin memberikan paper bag Dekat dengan bouncer baby Al..


"wihh mkasih om.. banyak banget Vin" kata Tiara melihat paperbag yang besar dan full


"Abis bingung gue semua bagus"


"Nah makanya nikah, punya anak" kata Syifa meledek


"Masih dalam doa, masih dalam rahasia Tuhan"Kata Rey


"Lo dari mana emang?" kata Syifa


"ngurus bisnis di Medan dua Minggu, makanya baru sempet kesini" katanya jujur


"ohh... " kata keduanya


"di minum den" kata Bibi menyerahkan minum dan kue kering..


Tak lama telfon rumah berdering..


"Biar aku aja" kata Tiara mendekat ke arah telfon di ujung sofa..


"Apa???" kata Tiara sedikit kaget


iya non, dia sudah menangis, saya bingung dia maksa masuk...


sepuluh menit lagi bawa masuk kedalam.. di dalam ada Kevin, bapak juga ikut masuk yaa,..


Baik non..

__ADS_1


Tiara menutup telfonnya..


"Atika...." panggil Tiara


"Di depan ada Alice, dia memohon masuk kedalam..." kata Tiara pada Syifa dan Kevin


"Ada apa Buu" kata Atika babysister Al..


"Bawa Al ke kamar, jangan di bawa keluar yaa" kata Tiara memerintah ...


"Ngapain dia kesini?" Tanya Syifa


"Aku gatau, kamu di sini sif duduknya biar dia duduk di situ..." kata Tiara menepuk sofa di sampingnya


"gue akan jaga kalian kalo dia macem-macem" kata Kevin


"memang itu yang gue harapkan" kata Tiara sambil meraih ponselnya..


Assalamualaikum, mas sudah pulang kah?


Baru turun dari ruangan, ada apa sayang?


Oh gapapa... Baby Al kangen..


Babynya atau mami nya??


Assalamualaikum..


iya sayang, waalaikumsalam...


Tak lama Alice masuk di dampingi satu satpam, meski Tiara yakin akan niat baik Alice tapi dia takut mengingat ada baby juga kondisi Syifa tengah hamil...


"Duduk Alice" kata Tiara mempersilakan


"Ada apa? kenapa menangis" Kata Tiara heran


"Tiara, aku mohon tolong mamaku" kata Alice dalam Isak tangis


"tolong?? Tante Mala kenapa?" kata Tiara panik


"Mama sakit sudah lima hari, mama semakin drop karena di rawat alakadarnya di sana, aku mohon Tiara, bawa mamaku ke rumah sakit"


kata Alice menghampiri Tiara, lalu bersimpuh di hadapan Tiara


Satpam mendekat dan berusaha menarik tubuh Alice namun tangan Tiara menyetop seketika agar satpam membiarkannya..


Tiara memegang lengan Alice memintanya untuk duduk di sofa...

__ADS_1


"Alice, aku gak bisa berbuat apa-apa, tapi akan aku coba untuk bicara sama suamiku"kata Tiara lembut


"Harusnya Tante Mala bisa di bawa ke rumah sakit kalo memang sudah menghawatirkan"kata Kevin menyela


"Sudah, entah kenapa mama gak di rawat, hanya rawat jalan itupun hanya dengan dokter jaga disana" kata Alice


"Bahkan aku ga bisa menemui mama karena mama merasa sakit bagian kepala sangat luar biasa" kata Alice semakin terisak


"Tenanglah Alice" kata Tiara mengusap bahu Alice..


Kasian, sejak malam itu sampai detik ini tubuhnya terlihat semakin kurus, bahkan wajahnya jadi terlihat sangat pucat...


Batin Kevin


"Mamaku ada riwayat darah tinggi, Aku takut terjadi sesuatu sama mama, aku mohon bantu akui" kata Alice masih dalam Isak tangisnya


"Aku janji aku akan membantu... tolong tenang, kita tunggu sampai Mas Barry dan Fardhan datang..." kata Tiara


"Ah iya.. ini Syifa, isterinya Fardhan" kata Tiara yang hampir melupakan keberadaan Syifa


"Hay.. Syifa" kata Syifa menjulurkan tangannya


"Hay kita sudah saling bertemu yaa, Hemm maaf aku gak bisa datang di acara pernikahan kamu, aku masih harus bekerja kala itu" kata Alice jujur


"bekerja? bukannya Mama memberikan aku posisi bagus di perusahaan Fardhan??" Tanya Tiara heran


Alice mengangguk...


"Sebelum mama masuk penjara, mama sempat meminjam uang sama rentenir, hanya untuk membayar uang arisan mama sama teman sosialita mama, hingga akhirnya yaa utang itu semakin banyak, makanya aku harus bekerja lagi buat membayar utang tersebut"


kata Alice jujur


"Bersyukur aku bisa mencicilnya, sisah sedikit aku akan melunasinya Segera" kata Alice menenangkan Syifa juga Tiara


"Maaf Alice aku gatau, hemm kamu mau istirahat sambil menunggu Mas Barry dan Fardhan kembali?


"Tidak makasih, aku tunggu disisni, Aku masih belum tenang kalo mama belum bisa di tangani" kata Alice jujur


"Aku akan membantu mu Alice, tapi aku baru melahirkan, aku gak bisa turun tangan langsung, lagi pula semua harus atas se izin suamiku" Kata Tiara jujur


Alis mengangguk seolah mengerti, ia kembali menitihkan airmata, bagaimana nasibnya jika Barry dan Fardhan tidak mau membantu Alice?


***


Like


komen Vote... hihii

__ADS_1


__ADS_2