Janda Hanyalah Statusku

Janda Hanyalah Statusku
JHS - Alice


__ADS_3

"Hay perkenalkan aku Alice, dulu aku dan Barry sempat di jodohkan oleh Alm. papa Barry" Ucap Wanita itu sambil menjulurkan tangannya ke arah Tiara


Tiara tersentak mendengar pengakuan wanita itu..


"Alice, bicara apa kamu!" Ucap Barry sedikit membentak..


"kamu masih sama seperti dulu say, terlalu jutek dan dingin" Ucap Alice, kemudian menarik lagi tangannya yang tidak di sambut oleh tiara.. bukan karena sombong tapi Tiara terlalu syok mendengar ucapan Alice


"Alice Stop, kalian bersaudara mana bisa kalian berjodoh.. Suami Tante berkata seperti itu hanya sekedar sandagurau saja saat kalian kecil" Ucap Ibu Erna


"Tapi mamah ku bilang kita saudara jauh tante, dan masih ada kesempatan berjodoh..., Hemm tapi sudah lah Tan, aku gak masalah kok, aku sudah terlanjur kecewa karena Barry memilih wanita sebelum isterinya ini" Ucap Alice mengingat Amel yang kala itu bersama Barry dan terlihat Barry sangat menyayangi Amel


"Kamu sakit apa?" Tanya Alice pada Tiara yang masih diam membisu memandang8 wajah Cantik berpakaian sexy di hadapannya


"Hanya kelelahan, kamu ngapain di sini" Tanay Ibu Erna seolah tak membiarkan Tiara memberi jawaban.. Alice tersenyum masam


"Mamaku sakit, sudah hampir satu pekan di opname disini" kata Alice jujur


"kenapa disini? Kenapa ga di bandung?" Tanya Ibu Erna


"Karena sudah sebulan Kami tinggal disini, Mama dan Papa Cerai Tanteee" Kata Alice kemudian ia menjelaskan keadaan keluarganya


Ibu Erna mengerutkan Keningnya..


Barry juga tersntak namun tangannya masih mengengam erat tangan isterinya itu...


"Harta kami dibawa Papa bersama wanita lain.. Aku pindah karena mama depresi disana"

__ADS_1


"Kamu kerja? Kalian tinggal dimana?" Tanya Ibu Erna sedikit kaget dengan kenyataan yang di alami sepupu suaminya..


"Aku kerja jadi SPG rokok, Aku tinggal di kost belakang sini" Ucap Alice Jujur,


"Mama bisa di opname saja hasil aku menjual barang brandid ku tan..." Ucap Alice tertunduk


Ibu Erna sedikit Terdiam..


"Tante mau bertemu Ibu mu" Ucap Ibu Erna


"Boleh, Akan alice Antar" ucap Alice


"Mama Tinggal sebentar ya sayang" Ucap Ibu Erna pada menantunya lalu di anggukkan..


**


"Alice adalah Anak dari sepupu Papaku, Dulu papanya bekerja sama papaku, kita juga sempat berdekatan tinggalnya waktu kecil, hingga papa nyeletuk kalian berduaan terus, lama lama saya jodohin ni, Begitu... Usia 4 tahun saat Risa mau Lahir mereka pindah ke Bandung karena papanya buka usaha disana.. Pas kita sama-sama dewasa seolah mama nya menagih, padahal aku gak mau lah.. bahkan sampai papa sakit juga dia sempat menanyakan guyonan itu, tapi papa lagi lagi memberi kebebasan padaku.. "


Barry menjelaskan apa adanya, lagi pula ia Alm. papa Barry hanya bercanda saja kala itu, Namun ternyata Lain di rasa oleh Ibu Alice...


"Terus itu gimana mas, dia jadi hidup susah sekarang?"


Tanya Tiara penasaran


"Yaa kalo dipikir dari ceritanya tadi, bisa jadi dia sedang down sayang.." Ucap Barry


"Sudah jangan di pikirin! itu jadi urusan mama... kamu sehat biar cepet pulang, katanya ga betah" Kata Barry di akhiri dengan mencolek hidung isterinya yang masih termenung memikirkan Alice

__ADS_1


"Mas Ih..." Ucap Tiara


"Tapi dia cantik ya mas, sexy juga" ucap Tiara dengan cemburu nya


hahaha


Barry tertawa..


"Nih yaa sayang, Denger baik-baik... Pahamiiii...!!!!!! Cinta, Sayang, Nyaman itu bukan tercipta hanya dari wajah sayang, bukan dari kemolekan Tubuh... Saat aku kenal kamu, Aku Tau jika kecantikan fisik, ke indahan Tubuh , itu hanya jadi bonus...." Ucap Barry


"Yang utama itu ada disini" Barry menunjuk bagian dada Tiara


"Hati.. kamu punya Hati tulus, dan aku ga temuin di perempuan lain yang selama ini dekat denganku" Ucap Barry tersenyum


"Jadi sayang, Tolong pahami, aku emang ga munafik lah, aku juga mengagumi kecantikan kamu, body kamu.. Tapi karena Kamu punya ketulusan yang Paling Sempurna bagi ku, Buat Apa aku cari yang lain? yang belum tentu Lebih sempurna dari kamu?"


Kata Barry membuat Mata Tiara berbinar, dengan cepat dan erat ia memeluk suaminya yang berdiri di sampingnya, tangan Tiara melingkar di pinggul suaminya..


"Makasih mas" Ucap Tiara bahagia


Barry melepas pelukan isterinya lalu duduk di tepi kasur..


"Makasih buat apa? Aku yang harusnya makasih! kamu lebih banyak berkorban untuk kebersamaan kita, kamu yang banyak merasakan sakit, aku akan terus berusaha untuk bisa hapus semua dengan kebahagiaan kedepannya, Aku Janji sayang" Ucap Barey kemudian membawa isterinya kedalam pelukannya..


*****


Jangan minta yang kek Barry, karena belon tentu kita bsa kek Tiara ahhahaha

__ADS_1


guys sudah sejauh mana Vote nya? hehehe


__ADS_2