
Matahari sudah meninggi menerangi bumi..
Di Kamar pengantin masih tertidur pulas Kevin, Roy juga Fardhan.. Risa juga Syifa masih lelap dalam tidur nya..
Roy merasa gerah pun terbangun, melirik sekitar..
"Wah kerjaan Pengantin Baru ni pasti"Kata Roy pelan..
Roy beranjak menyetabilkan suhu Ac kamar tersebut..
Lalu Terbesit Naluri jahilnya saat itu..
"Waw, Smart TV ketemu orang smart kaya gue. haha jadilah Wow wow wow" Kata Roy dengan langkah perlahan mendekati Tv,
Roy menyalahkan Tv, mengaturnya dengan menyambungkan konektifitas TV dengan Jaringan Wifi..
Roy membuka chanel Youtube yang tersedia di aplikasi Tv..
Ia memasukan Kata kunci sesuai pikiran jahilnya..
Backsound Peperangan..
setelah Pas dan cocok..
Ia menekan tombol Pause lalu menaikan Volume Tv hingga ke angka 80...
Roy mundur perlahan membuka ponselnya dan membuka aplikasi Camera dengan mode Video..
"Cucoooooo" kata nya dengan nada menggelikan..
"ehem.. ehem.. ehemm" roy berdehem tiga kali seolah menaikan power suaranya..
"Siap yaaa Guys!!!"
"Hahahahah"
"Tawa dulu gua hahahaha"
Roy benar-benar bersikap konyol kala itu..
Fardhan masih tertidur di atas Sofa, sementara kevin tertidur di atas karpet bersama para snack juga kartu Uno yang berserakan..
Sementara Kedua wanita masih asyik tidur di atas kasur empukk berbalut selimut..
"Atuuuuu, duwaaa, tiigaa"
"TIARAAAAPPPPPPP, WOY TIARAP"
Ucap Roy lalu menekan tombol Play pada remot..
"Dor dor dor ... dor dor dorr Bom Bom dwar"
Suara mengelegar pada Tv..
"woy perang... Tiarap cepettt" Kata Roy begitu serius
"Dekk, syiff Tiarap" kata Fardhan dengan cepat
Fardhan membalikan tubuhnya hingga ia terjatuh tengkurap ke lantai dari sofa..
"kabur weey kaburr"
Kevin sempat bangkit dan berlari namun langkahnya terhuyung lalu ia jatuh ke lantai mengenai roti cokelat yang telah terbuka persis selai coklat itu mengenai hidungnya..
Sementara kedua wanita berteriak sambil berpelukann ....
HAHAHAHAHAHAHHA
Roy Tertawa terpingkal-pingkal sambil merekam situasi kala itu..
ke empat Manusia yang baru saja menyadari jika mereka di jahili pun bangkit perlahan, memastikan itu hanya sound effect..
__ADS_1
Mereka menatap Roy sinis..
"Hahaha idung lu ada T*ik nya hahaha" kata Roy menertawakan kevin
"Hahhaa jidat lu benjol" tujuknya pada Fardhan
"lu berdua?? hahaha pucet banget wey hahahaha" melihat ke arah tempat tidur besar
Roy merekam mimik wajah satu persatu temannya, sambil melangkah ke arah pintu utama.. Dengan Cepat Roy kabur dari ruangan tersebut dan tak sempat terkejar oleh kevin dan Fardhan...
"ROOYYYYY!!!" Teriak Kevin kesal
"Haha sampai bertemu di resto" kata Roy menutup pintu
"Kurang Ajar kau" Umpat Fardhan kesal Sambil mengusap keningny Yang berdenyut...
Setelah Roy keluar, mereka berempat langsung tertawa...
"Bodoh! kenapa kita bisa di jahili dia" Kata Risa dalam tawanya
"Bener-bener gilak tuh manusia" ucap Kevin sambil membersihkan hidungnya..
"Eh tunggu deh, Tiara Barry Mana?" Tanya Syifa mengehntikan gelak tawa
"alah paling udah turun sarapan.." Kata Kevin
"Yaudah kita balik kamar aja yaa, habis mandi kita ketemu di resto" Kata Fardhan
"Abis sarapan aku antar kamu pulang" Kata Barry pada Syifa
Syifa pun mengangguk..
****
Barry dan Tiara masih terlelap dalam tidurnya, mereka Tertidur dalam posisi tak mengenakan busana satu helaipun, hanya berbalut selimut hotel..
Semua orang sibuk mencari pengantin Baru itu.. Bahkan mereka bagai hilang di telan bumi sejak semalam..
Ponsel Tiara dan Barry berdering berkali-kali.. entah dering keberapa Tiara baru menyadarinya dan terbangun dari tidurnya..
"Haloo" Ucapnya dengan Khas suara orang bangun tidur
"Sayang dimana? mama dan yang lainnya mau pulang" Kata Seseorang dari sebrang sana
"Pulang kemana sayang?" Kata Tiara sedikit ngaco karena matanya dan pikirannya belum berkumpul sepenuhnya
"Hallo sayang, Tiaraa... Ini mamaaaa Nak!!" Ucap Ibu Erna dengan sedikit penekanan..
Mendengar kata Mama sedikit tegas Tiara membuka matanya lebar-lebar menatap ponsel nya..
******! tadi aku ngomong apa ya - Batin Tiara
"Ah iya mah, maaf mah aku baru bangun.. semalam ga tidur di ganggu temen-temennya Barry" Kata Tiara jujur
"Yaudah kalian cepat ke kamar mama, jam 11 kita cekout" Ucap Ibu Erna
"Iya mah" Kata Tiara
Setelah panggilan di tutup Tiara membangunkan Suaminya, berkali-kali hingga membuatnya kesal...
Cara ini pasti ampuh!
Cups! cups! cups!
Tiara mengecup seluruh bagian wajah Barry
"Morning sayangku" Kata Barry tersenyum
"Ngerjain aku ya?" kata Tiara kesal
"Ngerjain apa sayang" Kata Barry sok polos
__ADS_1
"Kamu udah bangun kan, tapi sengaja" Kata Tiara kesal..
"hehe, mager sayang... Tapi enak ih di cium isteri pagi-Pagi" kata Barry jujur sambil terkekeh
"Yaudah mandi sana, seluruh keluarga nyariin kita dari tadi" Kata Tiara
"Mandi berdua yu" kata Barry membuat mata Tiara membulat, lalu Tiara mengingat sesuatu...
"eh iya, kita ga punya baju salin kan?" Kata Tiara teringat mereka pindah kamar tanpa membawa pakaian ganti
"Pake itu lagi aja deh" Kata Barry menujuk pakaian yang berserakan
Tiara mengangguk karena tak ada pilihan lain..
Setelah bernegosiasi antar suami isteri
Barry lebih dulu masuk ke kamar mandi, Tiara merasa linu sangat hebat pada daerah privacy nya itu..
Namun ia berusaha menahan sakitnya, paha kakinya pun tersa sangat nyeri bercampur sedikit keram...
Tiara berjalan perlahan meraih baju tidurnya..
"Sayang rendam badanmu di bathub aku udah siapin air hangat" Kata Barry pada isterinya
"iya makasih sayang, ucapnya sambil bejalan dengan perlahan..."
Dengan cepat Barry meraih tubuh isterinya mengendongnya sampai di depan Bathub..
Barry pun keluar dan memilih ke kamar sebelumnya untuk mengambil barang-barang mereka..
******
Barry melihat kamar yang begitu berantakan. merasa tak enak jika pemilik hotel yang tak lain rekan bisnisnya msngetahui hal itu..
Barry segera menghubungi Sekertarisnya untuk membawa ob nya datang dan membersihkan kamar hotel tersebut, yaa minimal tidak separah saat ini...
Barry meraih satu koper mini miliknya juga milik Isterinya.. ia bergegas pergi kekamarnya sebelum ada keluarganya yang melihatnya..
"Sayang.. ini baju-baju mu" Kata Barry dari balik pontu kamar mandi
"Aku masih berendam, Taro di depan pintu" Teriak Tiara, Barry sedikit memikirkan hal mesum lalu membuka handle pintu
hah? dikunci?! Barry terpaksa menelan mentah-mentah pikiran untuk memadu kasih dengan isterinya...
Barry pun bersiap dengan pakaian csssualnya...
setelah hampir satu jam lamanya Tiara keluar kamar mandi, sebelumnya ia telah meraih kopernya..
Dress berwarna Burgundy melekat di tubuh Tiara, Cantik! Batin Barry memandang Isterinya..
Rambut long Bob Tiara membuat kesan sexy bagi Barry
Mereka pun bergags menemui keluarga besarnya di lobby..
"Lama sekali kalian" kata Ibu Erna protes
"Maklum lah mba" kata Adik Ipar Ibu Erna
"maaf mah, noh mereka yang bikin kita ga tidur sampe hampir subuh, akhirnya Barry sewa kamar lagi" Kata Barry jujur
Para pelaku itu pura-pura tak mendengar perkataan Barry kala itu..
"Sayang, kamu ikut Barry yaa.. Ibu dan yang lainnya kebali kerumah" kata Ibu Sulis membelai rambut lembut anaknya
Tiara memeluk erat Ibunya..
"jangan menangis, besok makan malam dirumah yaa" kata Ibu sulis membuat anaknya mengangguk
Merekapun berpamitan secara bergantian, ada rasa haru bahagia hingga terjadi pertumpahan air mata di lobby hotel Wijaya kala itu..
*******
__ADS_1