
Hari Berganti..
Sudah dua hari Barry dan Tiara tidak bertemu..
Tiara juga di minta untuk tidak menerima panggilan telfon dari Barry, namun Tiara dan Barry masih berkomunikasi Via apliaksi Chating..
Barry dan Tiara juga sudah menjalani cuti mereka selama 10 hari lama nya..
Dalam sebuah Pesan singkat..
B : Sayang Kangennn π©
T : Sabar, Besokkan ketemu π kamu lagi apa? sudah makan siang?
B : lagi ngebayangin kamu, aku udah makan tadi. kamu sendiri udah makan?
T : Sudah kok.. Yaudah yaa aku mau kebawah banyak keluargaku datang.. sampai bertemu besok saat Akad Nikah πJangan Sampai Salah yaa π
B :Sayang ihh aku masih Kangen... πππ
Barry berdecak kesal, ia benar-benar merasa bosan berada dirumah, ingin sekali bertemu Tiara walau hanya sebentar..
"Kenapa si Barr, Bukannya tenang, relax malah cemberut gitu" Kata Ibu Erna membawa satu piring kue ke ruang keluarga
"kenapa si mah harus ada pingit- pingitan?" Kata Barry kesal
"Haha yaa kan ikutin tradisi jaman dulu" Kata Ibu Erna terkekh
"Ah Mama pasti penganut mitos!" Kata Barry semakin kesal
"Maahhhhhhhhh" Suara Risa membisingkan isi rumah
"Anak ituu bikin mood makin ancur aja" Kata Barry kesal
"Kenapa Risaaa?? teriak-teriak aja! kamu ini anak perempuan loh" Kata Ibu Erna pada Risa yang baru saja kembali dari prakteknya
"hehe gapapa si mah, cuma Cari mama aja" Kata Risa kemudian duduk dan memeluk Ibu Erna
"Manjanyaaa" Ucap Ibu Erna
"gapapa lah mah, Oh iya mah keluarga kita kapan pada dateng kok sepi-sepi aja" Tanya Risa penasaran
"Kudet! makanya jangan kerja mulu" kata Barry sewot
"Dih sewot, kaya dia ga doyan kerja aja" Kata Risa kesal
"sudah-sudah" Kata Ibu Erna sedikit kesal
"Keluarga kita semua menginap di hotel agar besok ga ribet" Kata Ibu Erna
" Oh gitu.. " kata Risa
"Iya nanti malam kita juga bergegas ke hotel" Kata Ibu Erna
"Keluarga Tiara juga kan ya mah?" Tanya Barry antusias
"Iyalah, justru mereka memang harus menginap karena Tiara akan di makeup jam 6 pagi" kata Ibu Erna
wah ini kesempatan aku nih buat nyulik Tiara..
Batin Barry sambil tersenyum devil
"Mah dia merencanakan sesuatu mah" bisik Risa pada ibu Erna
"iya mama juga tau. tapi kita ga boleh biarkan rencana dia berhasil" Kata Ibu Erna menyungingkan bibirnya
"Emang rencana apaa mah?" kata Risa tak mengerti
"Nanti kamu juga tau, Ayo ikut mama ke kamar" Kata Ibu Erna menarik Tangan Risa
*****
Malam Hari di Hotel Wijaya's..
"Ibu.. ibu liat ponselku?" Tanya Tiara yang baru saja Tiba di kamar hotelnya
"loh tadikan sama kamu nak, di tas mungkin" kata Ibu Sulis
"gak ada bu, apa ketinggalan ya dirumah?" Tanya Tiara bingung
"Mungkin sayang" Kata Ibu Erna seolah membenarkan
Tiara pun pasrah dan memilih berkumpul bersama Para sepupunya..
Sementara Itu...
Keluarga Barry juga sudah berkumpul di hotel yang sama, hanya saja mereka berbeda lantai, dan Barry tidak tau di lantai berapa Tiara tidur, begitu juga dengan Tiara yang tidak tau Di lantai berapa kamar Barry..
Semua sengaja mereka sembunyikan...
"Ayo sayang balas pesankuu, aku rindu" Kata Barry menatap layar ponselnya berkali-kali
Tak lama kemudian...
__ADS_1
Mahkotaku
Sayang aku tunggu di kolam renang hotel, jangan lama-lama yaa aku juga sudah rindu..
ππππππππππ
Pesan singkat dari Tiara..
Uhh tumben agresif banget.. ah benar kata orang, Janda memang lebih menggoda- Batin Barry terkekeh sendiri membayangkan kata hatinya itu..
"Hey mau kemana?" tanya Ibu Erna dengan kepolosaanya
"ke mobil mah, ambil masker wajah" kata Barry beralasan
"oh oke jangan lama-lama ya" ucap Ibu Erna
kamu yang minta ya sayang.. selamat bermasker riaa naak - Batin Ibu Erna
Barry Tiba di sebuah kolam renang hotel yang cukup besar, berdampingan dengan taman yang begitu luas..
Karena malam keadaan kolam renang dan taman nampak sepi...
"Barry , sut sut Barryy" Panggil seseorang namun bukan suara Tiara
"Syifaaaaa" kata Barry mendapati Syifa
"Mana Tiara" kata Barry
"Disana, ayo kesana" kata Syifa menujuk arah Taman yang hanya bercahaya lampu taman berwarna kuning remang
Barry mengekori Syifa, dengan hati yang gembira riang..
Namun Tiba-Tiba...
"emm emmmmm" Barry berusaha bicara namun mulutnya di bekap seseroang..
"Buset tenaga lo Barr" Kata Kevin menahan kuncian pada tubuh Barry
"Wey ayo ikat" Kata Roy dengan cepat
Fardhan dan Risa segera mengikat kaki dan Tangan Fardhan dalam sebuah kursi
"Woy gue mau di apain, gue mau nikah besok" kata Barry memberontak
"hahah ini akibat pengantin centil, ngajak Tiara ngumpet-ngumpet ketemu" Kata Risa terkekeh
"Risa awas kamu yaa" kata Barry sudah di ikat sangat kuat
"kalian ngambil Ponsel Tiara?" Kata Barry penasaran
"Ayo mulai" kata Roy
"tar dulu, capek ni capek" kata Kevin yang lelah menahan tubuh Barry yang terus meronta
Risa pun mengambil sebuah mangkuk..
"Apa itu" kata Barry merasa ada yang tidak beress.
"Tadi kata Mama, kaka mau maskeran, ya udah Risa maskerin ya" Ucap Risa memutar-mutar kuas wajah dalam wadah
"Jangan Macem-macem Risa, masker apa itu" Kata Barry panik
"Tenang Broo, besok lo terlihat cakep dah pokoknya" kata Roy dengan menaik turunkan alisnya
"Masker Green" ucap Risa sambil menutup hidungnya dengan Kerah bajunya
"Risa!!! Itu apaaaaaaa" Kata Barry merasa ada yang tak beres
"Ini Racikan kita kak" kataa Risa mendekati Barry
"tenang Barr, gue yang nyumbang pete" Ucap Roy, membuat Barry bergidig jijik
"Gue nyumbang buah mengkudu nemu di pager tetangga" sambar Kevin semakin membuat Barry membulatkan matanya
"Gue cuma tepung eh sama daun paya deh, daun paya bibi tadi sebelum bikin lalapan dia" sahut Fardhan sambil tertawa
"Apa kalian gilak" kata Barry membulatkan matanya
"Oh iya aku campur dikit kak sama daun mint biar ada sensasi cool" Kata Risa
Hahahahahaa
Semua puas menertawakan Barry
"Diam kaka ku sayang" Kata Risa mulai mengoleskan masker itu ke wajah Barry
"Ueeekkk"
"Baaauuuuuu" Kata Barry kesal
"Risa sini, gantian sama Masgan, Mas Ganteng" Kata Roy meraih mangkuk berisi masker dengan menyebut dirinya Mas Ganteng
"Roy lu bener-bener ya!!! Kata Barry dengan mengelengkan kepalanya..."awas lu semuaaaaa" Kata Barry yang sudah berlumuran Adonan hijau yang bau itu..
__ADS_1
"Syifa rekam yang bener" Kata Risa melihat Syifa sedikit menjauh karen bau
Syifa merekam setiap momen yang ada..
"Aduh baju mahal ya ini, buka deh buka maskerin sekalian badanya biar Tiara kelepek-kelepek" kata Roy tertawa
"Eh gilak jangan!!! gue masuk angin nanti" kata Barry beralasan
"biar malem pertama lu ketunda kan" kata Roy meledek
"Eh roy susahlah kalo buka bajunya, tangannya ke iket, udah lehernya aja leherny" Kata Kevin pada roy
"Ahh jahat kalian semua" Kata Barry sudah sangat pasrah..
Tak Lama Fardhan dan kevin mengambil sebuah kolam renang kecil berisi ikan lele mini..
"Ready" ucap Roy dengan sangat bahagia
"Yok gotong" kata Kevin sudah bersiap
"heh lu gilak gue gamau gue jijik, ihh sial"
Kata Barry yang di gotong dengan posisi duduk
"Huuaaaa gelii woyy gelii, ampun ampun ampun" Teriak Barry merasa jijik dan geli merasakan ikan lele mini berkeliaran di area kaki hingga pingangnya
HAHAHAHA
semua menertawakan Barry dengan sangat puas..
"Barr gue punya ini" kata Roy memperlihatkan satu kantung berisi belut sawah
"Yaa Tuhan, Ampun Roy Ampun.. jangan Roy jangan, gue Takut dia bentrok sama belut gue" Kata Barry lirih
Hahaha
Semua kembali tertawa...
"Gapapa lu rasain dulu sensasi kejepit belut sawah" kata Roy yang kembali mengundang gelak tawa
"Ampun Roy ampun.. kalian semua bener-bener tega" kata Barry mulai lemas dengan aksi berontaknya itu...
"Vin Gotong ke Lagguge Trolly (Trolly barang yang ada di hotel)" kata Fardhan
"Allhamdulillah, lepaskan aku yaa teman-teman" Kata Barry
"oo Tidak Bisa ferguso hahaha" ucap Roy
Roy dan Risa mengangkat kolam renang mini ke atas Lagguge Trolly..
Lalu Barry kembali di letakkan di dalam kolam renang mini itu..
Tak lupa Risa mengalungkan sebuah kertas yang tertulis "CALON MANTEN" dan sudah di beri tali bahkan sudah di laminating...
"Cucooo" Kata Risa
Merekapun mengambil beberapa Foto kebersamaan..
Setelah puas mereka bergegas menuju Kamar Barry, namun mereka sengaja memutar jalan melewati lobby
"Kalian bikin maluuuu" Kata Barry yang terus menunduk
Wajah penuh masker hijau yang bau, badan setengah basah dan banyak lele kecil berenang bebas...
"Awas kalian semuaaa!!" Kata Barry kesal
Sampai di kamar Barry..
Risa membuka pintu kamar mandi, lalu Barry didudukan di bathtub yang telah terisi air , di pindahkannya Barry ke Bathtub disusul dengan di tumpahkannya air berisi lele dari kolam mini...
Dengan Jahil Roy juga melepaskan Belut sawah di dalam Bathub secara diamdiam, namun sebelumnya Fardhan telah melonggarkan ikatan tali di tangan juga kaki Barry...
Mereka semua keluar dari Kamar mandi dan menutupnya..
"Barr Ati-Ati, tadi gue naro belut sawah duaa" Teriak Roy
"Apaah???? Aaaaaaaaaa gilakkk lo semuaaa"
Tentu saja Barry kalang kabut, kocar kacir kesana sini melakukan pergerakan bebas agar belut itu menjauh..
"Awas Barr punya lo entar di sangka temennya lagi, entar tuh belut ikut Nyarang di sekitar paha lo" Sambung Kevin tak kalah menohok Dari luar kamar mandi
"Maaaamaaaa" Teriak Barry
Hahahahahaha
"Puasssss gue puasss puaaass puasss" Kata Roy
"haduh sampe sakit perut gue" sambung kevin
Fardhan Syifa dan Risa hanya tertawa saja kala itu..
**************
__ADS_1
Gusy, siap-siap abis ini kondangan Vote, komen Like yaahhhhh ππππ
Semoga sukak! πππ