Janda Hanyalah Statusku

Janda Hanyalah Statusku
JHS - Ocehan Barry


__ADS_3

Harri Berganti..


Tiara Bangun sambil merasakan Tubuhnya yang terasa pegal-pegal akibat pertempuran Semalam..


Wajahnya merona meningat semalam ia begitu Liar melayani suaminya..


Tiara menatap mesra wajah suaminya..


memalukan - Batinnya namun wajahnya terpancar senyum bahagia


"Good morning Sayang" Kata Barry dengan suara khas bangun tidurnya


"Morning sayang" Kata Tiara tak kalah manja


Barry mendaratkan kecupan di kening Isterinya...


"Jangan lupa Kamu janji ajak aku snorkling pagi ini" Kata Tiara mengusap lembut pipi suaminya


"Iya sayang, yuk kita bersiap" Kata Barry


"kamu mandi duluan gih" Suruh Tiara karena selepas ibadah subuh Barry kembali melakukan gencatan senjata ada isterinya hingga membuat mereka tidur tanpa busana..


"malu?" Tanya Barry cekikikan , karena mengerti alasan Tiara menyuruhnya mandi duluan


"Ayo aku gendong" Kata Barry mulai beranjak


"Ahh gamau sayang, kamu mandi duluan ya" kata Tiara mulai panik sambil memeluk banyal menutupi bagian atas tubuhnya


Barry seolah tak perduli dengan perkataan apalagi penolakan isterinya..


segera ia gendong isterinya meski Tiara masih memeluk bantalnya..


Hingga Akhirnya mereka mandi bersama, yaa sepertinya tak ada aktivitas lain mengingat mereka sudah sama-sama lelah dan kelaparan karena pertempuran semalam..


****


"Son, mana petugas perempuannya" Kata Barry


"disana Mas sudah menunggu" Kata Sony menujuk sebuah gubuk cukup besar dan berdiri beberapa orang disana


Mereka menghampiri, Tiara sudah mengganti pakaian nya dengan pakaian renang tertutup.. selain ingin melindungi kulitnua ia juga mendapatkan celotehan dari suaminya yang begitu membuat kupingnya panas...


"hay nona... loh kamuu???" Ucap seorang wanita,

__ADS_1


wanita itu melihat Barry penuh senyuman, namun Barry malah mengerutkan keningnya.. Dan Tiara juga sonny memandang Barry penuh Arti


"Mas ini Sevi, dia pemilik jasa wisata air ini" Kata Sonya


"ohh" Kata Barry cuek


"Mas ga inget saya ya? yang kemarin sore mas tabrak itu" Kata Sevi dengan pedenya


"Oh saya lupa, Maaf kalo begitu, kemarin saya buru-buru khawatir sama Isteri saya keluar hotel tanpa saya" Kata Barry dingin..


Sevi hanya mengangguk, sementara Tiara mulai faham mendengar cerita Barry sehingga ia tidak perlu menanyakan hal lain lagi..


**


Merekapun menaiki kapal sekitar 3 menit untuk memulai wisata bawah laut itu..


"kamu happy banget si" Kata Barry di depan Sony, juga Sevi serta petugas kapal itu


"Iya dong, aku udah lama ga menyelam gini.. makasih ya sayang" Ucap Tiara tanpa malu-malu


Barry mengangguk sambil tersenyum, Tak henti Barry mengecup tangan Isterinya membuat siapa saja iri melihatnya...


Romantis banget, beruntung wanita ini..


Mereka turun satu persatu ke dalam air, Barry tidak henti-hentinya mengengam erat tangan isterinya seolah tak ingin berpisah..


ini Barry berlebihan banget si, gimana aku mau leluasa kesana sini- Batin Tiara


Mereka juga melakukan beberapa foto didasar laut nan indah itu..


Tiara begitu senang meski tak nampak di wajahnya, namun hatinya tak dapat di bohongi jika ia benar-benar merasa senang..


30 menit berada di dalam Air satu persatu dari mereka naik ka atas kapal..


"Sayang Pake handuknya" Kata Barry memeberinya jubah handuk lalu mendekapnya dalam pelukan


"kalian romantis sekali" kata Sevi tiba-tiba sambil memeberikan dua buah minuman isotonik


"Makasih" ucap Tiara menerima


"Kalian dari jakarta?" Tanya Sevi kembali


"Iya kita dari jakarta" ucap Tiara meski tubuhnya sedikit mengigil kedinginan, mengingat angin berhembus sangat kencang

__ADS_1


Tiba di tepi pantai. Tiara terlihat semakin kedinginan..


"dingin ya sayang?"Kata Barry melihat Bibir sang isteri sedikit bergetar,


Tiara mengangguk


"Mas bawa kesana aja, saya akan pesankan teh hangat" Kata Sony berlari menuju sebuah kedai kecil tepi pantai


**


"Kan aku bilang sayang, jangan! jadi begini kan" Kata Barry terus mengusap telapak tangan Isterinya


"sa..sayang" kata Tiara


"Apa? " kata Barry tak henti mengosok telapak tangannya di atas tangan Isterinya


"Laperrrr mau bakso" kata Tiara membuat Narry mengerutkan keningnya


"mana ada bakso disini sayang , Sup aja yaa?"


"Yaudah iya, tapi mau ke kamar aja, aku ga kuat anginnya kenceng bgt nusuk ke tulan" kAta Tiara menggigil..


dengan cepat Barry menggendong isterinya ke arah hotel..


"sabar yaa" kata Barry


"Mas Teh nya" Terdengar suara sony berteriak


"Buat kamu aja" kata Barry lalu berlalu ke kamar


***


Barry membuka satu persatu Baju Tiara yang sudah basah lalu menyalahkan shower dengan mode air hangat..


"Sayang udah" Kata Tiara semakin tak tahan dengan hawa dinginnya..


"sabar aku bilas diriku dulu"


Usai mereka berdua mandi, Barry berlari kecil mengambil selimut tebal di atas kasur lalu melilit iaterinya yang sudsh mengeringkan badanya dengan handuk..


"Besok ga ada acara main air lagi, kamu itu gampang kedinginan, kenapa maksain si, aku tuh ngelarang ada alesannya, tapi kamu terus-terusan maksa, Jadi kan kaya gini.. Siapa yang harus di salahkan kalo udah begini? hah? bisa bikin aku gila lama-lama liat kamu kesiksa gini"


"sayang jangan ngomel, aku itu laper dan semakin laper denger ocehan kamu" Kata Tiara yang sudsh merebahkan diri di atas kasur dengan lilitan selimut super tebal...

__ADS_1


__ADS_2