
"ehhhh kambingnya ngapain liatin gua yaa?" kata Fardhan paniksambil menggaruk kepalanya yang tak gatal...
"kalo sampe lu naik ke kasur gue, gue sate lu idup idup" sambungnya sambil meraih guling dan bantal seolah menjadi senjata bagi nya
"Royyy gue tau ini ulah lu Roy, Awas lu Roy..." teriak Fardhan
gue harus keluar!! gue harus berani!!!
Fardhan perlahan bergerak, ia ingin menuju ke pintu keluar nya...
meong
meong
meoonggg
"ini kucing ngapain ngikutin aja si"
Emmmbeeeee
"heeehh hus hus huss" Fardhan merasa terus di ikuti oleh dua binatang itu, Fardhan memang tidak menyukai binatang kecuali ikan...
"Risaaaa tolong kakak dekkkk" teriak Fardhan
"Risa jangan bilang kamu kerjasama ya sama ketiga mafia gadungan itu" teriak Fardhan lagi
"Kaka ga bayarin yaa uang service mobil, pajak mobil, Kaka apuss!!!" ancam Fardhan
Di luar Risa yang mendengar itu merasa panik..
"yaah gimana nii..." kata Risa panik, karena biar bagaimanapun Risa memenag masih menikmati banyak hal dari kedua kakaknya meningat gajinya tentu tidak seberapa besar untuk menunjang kehidupan mewahnya
"tenang, nanti aku yang backup" Timpal Kevin menenangkan
"tau, emang Kaka lu Fardhan doang, kan ada Barry " tambah Roy
Fardhan semakin panik, anak kucing yang terlihat menggemaskan semakin bersikap manja dengan Fardhan, berkali ia mencoba mendekati Fardhan ingin bermanja ria di kaki Fardhan..
"Keevinnn keluarin dua bini nya Roy ini, atau lu ga gue restuin Ama Risa" kata Fardhan dengan nada paniknya
Fardhan di luar sana menatap Risa malu...
"Roy...."
"Apee lu? lu nyerah?" kata Roy kesal
"lu tanya dulu Ama Risa sekarang, mau ga dia Ama lu, kalo mau gue bukain, kalo gak mau ya udah gausah gue bukain, kalo dia gak mau kan lu ga perlu dapet restu Fardhan" kata Roy meledek
Risa semakin salah tingkah mendengar ucapan Roy...
__ADS_1
apalagi Kevin semakin menatap Risa ....
"gue ngencing dulu dah" kata Roy berdiri
"tanyain, abis gue kencing harus ada jawabannya" kata Roy terkekeh
Roy Lo emang hebat, bisa ngerjain tiga orang sekali Gus!" Batin Roy kegirangan sambil menuju toilet...
Master di lawaann... guman nya bangga..
**
"Ris, gimana nii??" Tanya Kevin panik
"gimana apanya kak? kakak jangan termakan omongan kak Fardhan yaa dia emang gitu..."
"jadi gimana dong?" Tanya Kevin sedikit down
"gimana apa nya kak?"tanya Risa menaikkan satu alisnya
"ya gimana? kamu mau sama aku?"Kata Kevin to the Poin
"hemm kita pura-pura aja kak" kata Risa menaik turunkan alisnya
"biar kak Fardhan di lepasin" kata Risa tersenyum
Sementara Kevin hanya mampu menekuk wajahnya... ingin sekali ia meluapkan kekecewaan nya kala itu...
"hemm Risa gak mau kak nantinya malah bikin kita sama-sama kecewa" kata Risa tertunduk
"kita sudah dewasa Ris, mungkin kita bisa sikapi keadaan kedepan dengan sikap kedewasaan kita" kata Kevin sedikit memaksa
Risa berfikir sejenak..
Reza kamu kemana? kenapa seolah kamu menghilang setelah berhasil menumbuhkan benih cinta di hati aku?
Apa mungkin memang kita tak berjodoh, apa kak Kevin yang sudah Allah suratkan untuk aku? - Batin Risa
"Bisa kita berkomitmen Ris?" Tanya Kevin lagi
"Kalo di kemudian hari Risa temuin orang yang bisa membuat hati ini nyaman selain Kaka gimana? " Tanya Risa hati-hati
"kakak akan melepas Risa dengan Ikhlas asal itu memang membuat Risa bahagia" kata Kevin dengan senyumnya, namun jaawaban itu membuat Risa kembali berfikir dalam diam...
"gimana Ris?" kata Kevin lagi
"Kita jalanin aja ya kak semua, Risa harap kak Kevin paham maksud Risa" kata Risa tersenyum
kemudian Kevin meraih satu tangan Risa
__ADS_1
"makasih"
"weyyyy" Barry datang dan menegur
Kevin yang tengah memegang tangan Risa dengan cepat Kevin melepasnya
"Wooyy Gue mau Pingsan, bukaaaaainnnnn" Teriak Fardhan membuat semuanya terfokus pada suara itu, Barry yang hendak ingin menegur Kevin pun jadi fokus pada suara fardhan...
"Woy kambingnya deketin gue, kucingnya muter muter di kaki gue" kata Fardhan denga. suara mulai pelan
"kak bukain kasian" kata Risa merengek
"kuncinya Ama si Roy, mana si roy?" Kata Kevin celingukkan
Barry menoleh ke arah lantai bawah dari atas.. ia mendapati Roy dengan santainya duduk sambil memegang satu cup ice cream ukuran sedang..
"Si kampret bener-bener gila loh dia!" kata Barry menggelengkan kepala membuat Yang lain penasaran dan menoleh kebawah
"Hay Genk" kata Roy sambil melambaikan tangannya...
"Fardhan pingsan Roy" kata Kevin dengan paniknya
"hah serius lu?" kata Roy langsung berdiri tegap
"iya kak bukain cepet" timpal Risa
Roy berlarian ke atas tangga sambil memegangi kunci kamar, tanpa menoleh ke arah laptop Roy langsung membuka pintu kamar...
"Wasleeee gue kena tipu" kata Roy mendapati Fardhan tengah berdiri di atas ranjang sambil memegang guling
"woy keluarin ga!! buruannn! kata Fardhan spontan melihat Roy
dengan cepat Barry dan Kevin ikut masuk, ia kemudian memegang tangan Roy dan menguncinya...
"woy woy ngapain Lo, woyyyy lepas lepaasss" kata Roy memberontak
"saat nya kamu baby" ledek Barry menjijikan
"Nooooooooo...." teriak Roy ketakutan...
*****
Selamat bagi para pemenang GA, aku berterima kasih juga untuk KALIAN SEMUA! yang udah mau berbagi vote like dan komen yang membangun... ❤️🙏😍😘
aku doakan semoga kalian sehat, selalu dalam lindungan Tuhan, menjadi seseorang yang lebih baik lagi.. aamiin..
Jangan bosan yaa, dan mampir ke Novel aku selanjutnya PELANGI SETELAH HUJAN..
Semonga berkenan di hati kalian.. 🙏😘❤️
__ADS_1
Happy Reading!!! ,😘😘