Janda Hanyalah Statusku

Janda Hanyalah Statusku
JHS - Pekerja Baru 1


__ADS_3

Barry berangkat ke kantor bersama Joni, sementara Fardhan mengendarai mobilnya sendiri.. Semenjak mereka memiliki kekasih mereka lebih memilih untuk berangkat ke kantor masing-masing dengan kendaraan pribadi mereka..


Barry turun dan memberikan secarik kertas untuk Joni, rupanya Joni tengah mendapatkan tugas dari Barry...


Barry kemudian melangkahkan kakinya menuju ruangannya..


"Pagi Pak" Sapa Sarah


Barry hanya mengangguk


"apa ada jadwal meeting keluar hari ini?" Tanya Barry


"Nggak ada pak ." Jawab Sarah


"Pak ada beberapa kandidat karyawan Baru, Tapi pihak HRD menanyakan apa bapak mau interview langsung atau mereka yang handle"


Barry berfikir sejenak, ia memang lebih senang memilih beberapa karyawan sendiri, namun itu jika karyawan tersebut berurusan langsung pekerjaan Dengan dirinya...


"Mereka sudah lakukan test?" Tanya Barry

__ADS_1


"Sudah pak, ada 4 orang terbaik, pilihan HRD" jawab Sarah


"Baik, aku percayakan saja pada HRD.. Jika mereka siap suruh bekerja besok, dan bilang saya butuh 2 orang di divisi keuangan, suruh juga tambah satu meja lagi di ruangan itu..."


"oh iya baik pak," kata Sarah sopan


"panggil Anwar ke ruangan saya" kata Barry sambil melangkah menuju ruangannya


*****


"Anwar, kamu tentu tau kan kalo Syifa nantinya akan menikah" Ucap Barry


"Saya ga tau yaa, nanti Syifa akan di izinkan bekerja lagi atau tidak.. yang jelas saya hanya akan antisipasi dari sekarang.. " ucap Barry membuat Anwar mengerutkan keningnya mendengar kata Antisipasi..


"maksud bapak ?"


"Saya akan menambah dua karyawan di divisi kamu, dari pada kamu hendak sibuk dua kali mengajari dua kali, lebih baik saya taro dua karyawan ini dari sekarang" ucap Barry


"Baik pak terimakasih, tapi pak sejujurnya kami bertiga, hemm waktu ada isteri bapak maksud saya, nah kami masih sangat kerepotan pak, itu pun kami masih mendapat bantuan dari pak Rusdi dari bagian pengadaan.... jadi Maaf pak saya Rasa memang Empat atau lima akan lebih membuat kita lebih ontime dalam pekerjaan..." Kata Anwar mengingat perusahaan itu tengah berkibar membuat pekerjaan semua karyawan harus ekstra

__ADS_1


"oh gitu.. kenapa baru bilang sekarang?!"


"Maaf pak, saya juga hendak menikah pak bulan depan.... tapi saya akan tetap mengabdi dan memberikan yang terbaik untuk perusahaan ini, tapi maaf sekali lagi pak, saya mau ajukan cuti satu Minggu Pak, setelah menikah 5 hari , dan dua hari sebelum menikah.. Maaf pak dengan begini tentu kita harus memiliki tenaga pekerja lebih pak, Meksi saya akan pantau pekerjaan mereka" Ucap Anwar dengan santai namun tetap sopan, meninggat mereka akrab semenjak banyak kejadian menimpah Tiara juga Syifa, namun Anwar tetap menjaga etika dalam ranah pekerjaan..


"oh iya iya saya faham.. kalo begitu saya masukkan dua karyawan di tempat kamu... bimbing mereka ya!" Ucap Barry di anggukan oleh Anwar


"Isteri saya tau kamu mau menikah?"


"Tau pak, tapi belum tau kalo bulan depan" Kata Anwar tersenyum lebar


"yaudah kita tunggu undangannya" kata Barry tersenyum


"Itu pasti pak, kalo begitu saya permisi pak, saya takut Syifa berubah jadi singa lapar kalo saya lama-lama hilang" Kata Anwar membuat Barry terkekeh,


"haha ya.. yaa.. silakan" kata Barry


lalu Anwar keluar ruangan dengan perasaan senangnya, entah mengapa Barry jadi sehangat itu


Pak Barry dapet service apa ya dari Tiara, sekarang tiap hari senyumm, makin berwibawa, makin bijak sana, dulu dingin, judes jutek, kenapa sekarang jadi berubah gitu yaa???! bener kaata si Tya... Tiara emang kaya Ibu Peri bisa merubah seseorang jadi lebih baik... - Batin Anwar

__ADS_1


__ADS_2