
Barry baru saja melangkahkan kakinya di dalam perusahaan yang ia pimpin.. namun dering telfonnya membuat ia mengehentikan langkahnya, di ikuti oleh Fardhan
"Mama??" ucapnya pelan
"Angkat, kali aja lu lupa sesuatu" kata Fardhan
Barry pun mengangkat panggilan telfon itu
Yaa mah...
Barry pulang sekarang, Tiara perutnya sakit...
Apa??? kenapa bisa sakit mah??????
yaa mau melahirkan kali, cepet pulang!
Barry pulang sekarang!!!!
"Bini gue mau lahiran, gue pulang" kata Barry berlari snagat kencang menuju mobilnya...
Jono yang baru saja memarkirkan mobilnya terpaksa harus menancapkan gas nya lagi menuju kediaman megah nan mewah...
Di perjalanan Barry tak tenang, di tambah ibu Erna mengirimkan foto isterinya yang tengah duduk memegangi pinggang juga perutnya...
Duh kenapa perut aku jadi mules gini- Batin Barry di tengah perjalanan menuju kediamannya
Barry merasa seperti orang hendak ingin buang air besar namun karena ia harus segera tiba dirumah, ia harus bersusah payah menahan rasa mules nya itu..
tiga puluh menit kemudian, Barry berlari menuju dalam rumah mewah itu....
"Sayang...." tegur Barry melihat isterinya tengah membaringkan tubuhnya di atas sofa di temani ibu Erna, sementara Syifa di perintahkan untuk masuk karena ibu Erna tidak mau jika ada rasa traumatik pada Syifa yang juga tengah mengandung..
__ADS_1
"Sttt dia baru merem" kata Ibu Erna dengan sabarnya bahkan ia sampai duduk di atas karpet lantai
"ganti baju dulu sana" titah Bu Erna
Barry naik ke kamarnya mengganti pakaiannya dan membawa perlengkapan melahirkan Tiara turun kebawah..
Barry juga mempersiapkan ponsel, beberapa card penting serta buku riwayat pemeriksaan selama kehamilan...
Barry turun meletakan beberapa barang di sisi kursi..
"Mah dokter bilang masih dua Minggu lagi loh mah" kata Barry heran
"Ya tapi kalo anak kamu udah mau keluar gimana?" kata Bu Erna yang sebenarnya juga heran dengan perhitungan dokter
Tak lama kemudian...
"Masssss" kata Tiara lirih dan mencoba untuk duduk, dengan cepat Barry membantu isterinya duduk
"Mas mau pipis deh" kata Tiara , membuat Barry membantunya berdiri dan memapahnya menuju toilet
Barry setia menemani isterinya, bahkan tanpa ragu ia membuka celana Tiara, mendudukan isterinya pelan...
"Sayang ada bercak darah" kata Tiara saat duduk di atas closet melihat celana yang ia kenakan
"Kita ke rumah sakit yaaa" pinta Barry berusaha tenang, meski kepanikan tengah merundung batin nya...
Tiara pun menggeleng...
"Aku telfon dokter Salsa dulu deh mas, buat tau langkah selanjutnya yang harus kita lakuin" kata Tiara
Dengan sabar Barry kembali membawa Tiara duduk di sofa...
__ADS_1
"Mau minum sayang?" tanya Barry sambil menatap wajah isterinya yang sudah mulai terlihat lelah
Tiara mengangguk tanda mau
"tapi agak anget ya mas" pintanya lalu Barry bergegas menuju dapurnya...
Tiara pun menghubungi dokter Salsa, beruntung Dokter Salsa langsung merespons cepat...Tiara pun menjelaskan apa yang terjadi pada dirinya.. dengan tenang dokter Salsa menjawab
gak perlu ke RS dulu ya, aku kirim bidan pendaping untuk dirumah.. nanti dia yang tau persis kapan kalian akan kerumah sakit.. kebanyakan kalo menunggu di RS malah yang ada Stres, susah relax.... Kata Dokter Salsa..
lalu Tiara pun mengiyakan dengan semangatnya, baginya pengalaman kali ini memang harus ada pendamping khusus saat menjalani proses melahirkan ini...
"Apa katanya sayang?" Tanya Barry
"Dia mau kirim bidan kesini mas, buat dampingi aku... hemm terkenalnya si namanya doula...Sekarang aku suruh banyak gerak aja mas, isi tenaga deh... kemungkinan lahir bisa malam atau malah besok" kata Tiara menjelaskan...
"terus kamu ngerasain apa sekarang?" tanya Barry
"pegel pinggang mas, agak nyeri ke pegel sama panas gitu" kata Tiara mengelus pingangnyaa
"yaudah kita istirahat di kamar tamu aja yaa, kamu mau makan sesuatu ga? biar aku suruh bibi buatin" kata Barry
"belum mau apa-apa mas...mau rebahan aja"
kata Tiara...
Barry pun memapah Tiara sampai ke kamar tamu, Tiara merebahkan dirinya...
"mas usapin deh" pinta Tiara menyentuh pingangnya
Barry pun melakukan apa yang isterinya pinta...di samping itu ia terus berdoa agar segala sesuatunya berjalan dengan lancar...
__ADS_1
*******