Janji M

Janji M
Bulan Madu 2


__ADS_3

.


.


.


.


Cklek...


"Sudah?" Tanya Keysa yang sedang berdiri didepan pintu kamar mandi


Aditya hanya mengangguk tanpa menjawab pertanyaan Keysa.


Mereka sibuk bersiap-siap tanpa ada satupun yang mengucapkan sesuatu, Aditya hanya memberi isyarat pada Keysa untuk segera keluar karena dia akan menunggu istrinya di luar kamar saja.


Selama perjalanan menuju pusat pembelanjaan, keduanya hanya diam tidak berbicara hingga sampai di halaman parkir pusat pembelanjaan.


"Ayo turun" Kata Aditya yang sedang melepas sabuk pengamannya


Keysa mengikuti langkah Aditya yang turun dari mobil, Aditya menggenggam erat tangan Keysa dan berjalan berdampingan.


Mereka memasuki beberapa toko untuk membeli beberapa baju untuk Aditya, mata Keysa fokus pada sebuah kedai es krim kecil didekat toko baju yang sempat mereka masuki.


Aditya yang sadar akan tatapan Keysa menawarinya untuk pergi ke sana, terlihat mimik wajah bahagia Keysa yang membuat hati Aditya tenang.


Aditya memesan dua porsi es krim dengan satu rasa coklat dan satu lagi rasa mangga untuk Keysa, setelah pesanan mereka datang Keysa menyantap es krim itu dengan lahap. Bibir Aditya tersenyum melihat hal yang ingin sekali dia lihat saat bersama Keysa. Iya betul, senyum dan keceriaan Keysa yang selalu Aditya nantikan.


"Mau tambah?" Tanya Aditya


Keysa tidak menjawab pertanyaan Aditya dan hanya meresponnya dengan anggukan penuh semangat.


Aditya berdiri dari duduknya dan memesan satu porsi es krim rasa mangga untuk Keysa. Aditya terus memperhatikan Keysa yang dengan lahap menyantap es krim kesukaannya, senyumnya terus mengembang melihat tingkah imut istrinya.


"Sudah kenyang, aku mau beli beberapa snack untuk kita makan di resort" Ucap Keysa sambil meraih tasnya


"Saya bayar dulu, tunggu disini dan jangan kemana-mana"


Aditya mengeluarkan dompetnya dari saku belakang celananya, diambilnya beberapa lembar uang berwarna merah. Saat selesai membayar tagihan pesanannya, Aditya menoleh ke arah tempat duduknya tadi dan tidak melihat sosok istrinya.


Tanpa berpikir lama Aditya keluar dari kedai es krim dan mencari dimana Keysa pergi, setelah beberapa menit dia mencari serta menelepon Keysa, namun tidak membuahkan hasil. Hingga saat ingin membalikkan badannya, mata Aditya menangkap dimana istrinya berada.


Terlihat dari jauh Keysa tengah bersama dengan anak kecil yang menangis.


"Kamu dari mana saja? Saya mencari mu, sudah saya bilang tunggu saya kenapa tidak kamu dengarkan?" Marah Aditya pada Keysa


"Hutss, diam dulu. Kasihan anak ini, dia menangis sendirian disini" Jawab Keysa dengan tangan sibuk menenangkan anak kecil itu.


Aditya ikut duduk berjongkok agar mengimbangi tinggi anak itu.


"Kamu kemari bersama siapa?" Tanya Aditya

__ADS_1


"Bersama mama, tapi Epin tersesat"


"Saya bantu cari dimana mama kamu berada ya?"


Aditya dan Keysa menggandeng anak kecil tadi, lalu mengelilingi pusat pembelanjaan itu untuk waktu yang begitu lama hingga dari jauh terlihat seorang wanita yang tidak asing dimata Aditya dan Keysa.


"Mama!" Teriak anak kecil itu


"Ervin!"


Anak itu berlari mendekati mamanya dan memeluk erat mamanya, setelah sedikit lama mereka berpelukan melepas rasa khawatir. Mama Ervin berjalan mendekati Aditya dan Keysa yang tersenyum lega.


"Terima kasih Aditya dan nona Keysa, berkat kalian saya bisa bertemu anak saya kembali"


*Anak? Setelah hampir 3 tahun aku tidak pernah bertemu dengannya, kini anaknya sudah sebesar ini?* batin Aditya


"Sama-sama" Jawab mereka bersamaan


"Saya juga senang bisa membantu Ervin, dia benar anak yang tampan dan lucu" Sambung Keysa


"Anda bisa saja, sebagai rasa terima kasih saya bagaimana kalau saya traktir kalian makan? Saya mohon, kita sudah lama tidak bertemu dan kebetulan bertemu disini"


"Baiklah, kami menerima tawaran anda" Jawab Aditya


Hampir sejam mereka berbincang dan menikmati makanan mereka, Laura mengajak anaknya untuk kembali ke hotel. Mereka berpisah dengan Laura dan anaknya didepan pintu pusat pembelanjaan.


"Kita pulang sekarang"


"Ada apa dengannya?" Tanya Aditya pada dirinya sendiri dalam keadaan khawatir


Aditya meraih tas Keysa yang tertinggal di kursi mobil, tangannya sibuk mengemasi paper bag yang berisi belanjaan mereka yang ada di bagian kursi belakang.


Langkah Aditya terlihat terburu-buru, saat masuk ke kamar. Aditya tidak melihat Keysa hanya suara orang muntah didalam kamar mandi, Aditya meletakkan barang-barang yang dibawanya dan segera menghampiri Keysa di kamar mandi.


Saat ingin masuk ke kamar mandi yang posisi pintu terbuka, Keysa sudah lebih dulu keluar.


"Kenapa?" Tanya Aditya


Keysa hanya menggeleng sambil menutup mulutnya dengan sebelah tangannya, Aditya membalikkan badannya melihat istrinya yang berjalan lemas menuju tempat tidur.


Aditya mendekati Keysa yang tengah berbaring dengan mengenakan selimut.


"Wajahmu pucat, kamu merasa tidak enak badan? Kita ke dokter ya?"


"Tidak perlu, aku hanya sedikit mual"


Belum juga Aditya berbicara, tiba-tiba Keysa berdiri dan mengeluarkan cairan yang ada didalam perutnya tanpa sengaja.


Cairan itu mengotori bajunya, Aditya bingung harus berbuat apa. Terlihat wajah Keysa sangat pucat dan tangannya menggigil kedinginan.


Aditya meraih remote AC untuk mematikannya, saat hendak membantu Keysa membersihkan berkah muntahannya. Tiba-tiba Keysa pingsan, untung saja tangan Aditya tepat waktu menangkap badan Keysa.

__ADS_1


"Bagaimana ini? Dia tidak bisa istirahat dengan keadaan baju seperti ini" Gumam Aditya


Aditya meletakkan Keysa dengan sangat pelan dan menata posisi tidur Keysa, dia berjalan mendekati almari dan mengambil baju beserta celana panjang milik Keysa. Dengan terpaksa Aditya mengganti semua pakaian Keysa, Aditya juga laki-laki normal yang akan merespon saat melihat tubuh wanita.


Namun, kesadarannya mulai menepisnya lebih dulu hingga dengan cepat dia mengganti pakaian Keysa dan berjalan keluar kamar untuk pergi ke apotik depan resort.


Aditya membeli beberapa obat untuk Keysa berharap dia cepat membaik.


"Aku harus bisa menahan diri" Gumam Aditya


Saat dia membuka pintu dan masuk kedalam kamar, dilihatnya Keysa sudah terbangun dan duduk menatap ke arahnya.


"Apa yang kamu lakukan Dit? Kamu menggantikan pakaianku?"


"Iya maaf saya terpaksa"


Aditya berjalan mendekati Keysa dan memberikan sekantong obat serta sebotol air mineral pada istrinya.


Keysa menerima obat dari Aditya, dan meminumnya.


Mata Aditya membulat saat tangan Keysa menarik kerah bajunya, kini wajah mereka hanya berjalan beberapa inchi saja.


Tangan Keysa mulai meraba wajah Aditya hingga ke telinga, membuat jiwa laki-laki Aditya merespon.


Aditya mendekatkan dirinya pada Keysa, lalu merebahkan tubuh Keysa dengan pelan ke kasur.


"Istirahatlah, jangan banyak pikiran. Kamu masuk angin besok akan segera pulih"


Aditya menyelimuti Keysa lalu berjalan menuju tumpukan paper bag berisi barang belanjaan mereka.


*Ada apa dengannya, bukannya tadi dia ingin aku tidak menyentuhnya* batin Aditya


"Aditya? Maafin aku, aku tidak bermaksud menggoda mu" Kata Keysa tiba-tiba


"Tidak apa-apa, sekarang tidurlah. Apa ada yang ingin kamu makan sebelum tidur?"


Keysa menjawab pertanyaan Aditya dengan menggelengkan kepala, Aditya menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Setelah mandi, dia meraih ponselnya dan memainkannya untuk beberapa saat. Hingga jam menunjukan pukul 22.21, Aditya mematikan layar ponselnya, dan berjalan menuju jendela untuk menutup tirai.


Terlihat Keysa sudah tertidur lelap, Aditya naik ke atas ranjang dan menggenakan selimut. Matanya hanya melihat sekilas ke arah Keysa lalu memunggungi Keysa dan menutup matanya.


*Hari ini membuatku gila* batin Aditya


.


.


.


.


Terus support author ya, author harap cerita ini dapat menghibur kalian🤗❤

__ADS_1


Jangan lupa vote, like, dan komen xoxo❤❤❤


__ADS_2