Janji M

Janji M
Bulan Madu 3


__ADS_3

.


.


.


.


"Aditya?" Panggil Keysa dengan menggoyang-goyangkan badan Aditya yang masih terlelap tidur


"Hmm?"


"Aku lapar"


Aditya membuka matanya dan melihat istrinya tengah merengek disebelahnya.


Mata Aditya melihat ke arah jam dinding yang menunjukan pukul 1.56, kemudian memandangi Keysa kembali.


"Apa kamu yakin akan makan dini hari seperti ini?"


Keysa menganggukkan kepalanya dengan semangat, tanpa berpikir lama Aditya membuka selimut dan berdiri dari posisi tidurannya.


Aditya melangkah memasuki kamar mandi, dan keluar setelah beberapa menit. Diraihnya cardigan berwarna abu-abu, dan dia kenakan pada tubuhnya. Aditya juga meraih jaket berwarna baby blue, dan diberikan pada Keysa.


"Ayo kita cari makan"


Keysa memeluk erat lengan Aditya, membuat Aditya sedikit terkejut.


"Dingin" Ucap Keysa sambil mengeratkan pelukan tangannya pada Aditya


Aditya mengendari mobilnya keluar dari lingkungan resort, setelah berkeliling kota hampir setengah jam.


Hingga mereka berhenti disalah warung makan tepi jalan yang buka 24 jam dengan masih banyak orang yang makan di warung itu.


"Kita makan disini, jangan banyak protes dan segera turun" Kata Aditya sambil melepas sabuk pengamannya dan keluar mobil meninggalkan Keysa yang masih duduk didalam mobil.


Aditya memesan 2 porsi soto daging beserta nasi serta tidak lupa 2 teh panas, Keysa celingukan melihat banyaknya orang yang makan di warung itu. Setelah Aditya memesan, dia melihat ke arah istrinya yang kebingungan. Mata Aditya sibuk mencari tempat untuk duduk, tangan Keysa diraih oleh Aditya dan dibawanya menuju tempat duduk yang ada di teras luar warung.


Aditya melepas cardigan nya dan menyelimuti tubuh Keysa yang kedinginan, Keysa hanya diam terpaku melihat perhatian suaminya.


Pesanan mereka datang, Aditya sudah mulai menyantap soto daging yang ada didepannya. Namun, tidak dengan Keysa yang hanya diam menatap semangkuk soto itu.


"Ada apa? Ayo makan setelah ini kita kembali ke resort lagi"

__ADS_1


Keysa masih diam tidak merespon ucapan Aditya, Aditya yang awalnya duduk diseberang dan berhadapan langsung dengan istrinya. Kini mengubah posisinya duduk disebelah istrinya, tangannya meraih sendok yang berada di mangkuk Keysa.


"Buka mulutmu" Kata Aditya dengan mengarahkan sendok mendekati mulut Keysa.


Keysa memanyunkan bibirnya, dan menggeleng pelan.


"Kamu tidak suka makan disini? Dengarkan saya, diluar sana masih banyak orang yang kesusahan makan. Kita yang berkecukupan harusnya bersyukur, bukannya memilih-milih makanan"


Aditya mencoba kembali menyuapi Keysa, dan akhirnya Keysa mau membuka mulutnya. Dia menguyah makanan yang ada dalam mulut dengan pelan-pelan, layaknya putri solo. Keysa merasakan kelezatan dari lidahnya, dia yang pada awalnya enggan untuk makan kini makan lahap masih dengan Aditya yang menyuapinya.


Setelah menyuapi Keysa Aditya kembali lagi menyantap sisa makanannya yang belum sempat dia makan. Jam sudah menunjukan pukul 3.11, Aditya kembali ke resort bersama Keysa.


Keysa melepas jaketnya dan merebahkan tubuhnya pada kasur yang empuk sambil merasakan kekenyangan diperutnya. Aditya mendekati Keysa, dengan maksud menyuruhnya untuk tidur dengan posisi yang baik. Namun tanpa sadar Keysa melepas bajunya akibat rasa gerah yang tiba-tiba dia rasakan, hingga membuat Aditya memalingkan wajahnya.


Aditya memberanikan diri untuk melihat ke arah istrinya, terlihat jelas Keysa sudah tertidur pulas dengan posisi baju terbuka. Aditya berusaha menahan diri, dia membenarkan posisi tidur Keysa. Saat hendak berpaling tiba-tiba tangan Keysa memeluk erat lehernya, membuat wajah Aditya sedikit mendekati bagian tubuh bagian atas Keysa.


Jiwa laki-laki Aditya, lagi-lagi bergejolak. Bahkan dia tidak bisa menahan lagi, melihat istrinya yang terus menggodanya. Akal sehatnya sudah hilang, kini Aditya tidak lagi menghiraukan ucapan Keysa waktu itu.


Aditya semakin mendekatkan tubuhnya pada tubuh Keysa, dan...


-Skip-


Cahaya mentari pagi masuk melalui celah jendela yang tidak tertutup gorden, Keysa yang merasa silau membuka matanya pelan. Bahkan dia masih belum sadar, jika semua pakaiannya hilang hingga angin dingin menusuk ke dalam pori-pori kulitnya membuatnya merasakan kedinginan.


Keysa melihat ke arah tubuhnya dan terkejut, sontak dia berteriak dengan kencang membuat Aditya yang masih tertidur pulas terbangun.


Aditya yang gugup saat ingin menjawab pertanyaan Keysa, bingung harus menjelaskannya mulai dari mana. Hingga pada akhirnya Aditya memberanikan diri untuk menjelaskan, sambil menenangkan Keysa yang terisak.


Setelah mendengar penjelasan Aditya, yang tidak melakukan hal sesuai ucapannya dan hanya melampiaskan hasratnya dengan cara yang tidak melampaui batas perjanjiannya dengan Keysa. Keysa sedikit tenang, namun Keysa mempertegas ucapannya yang pernah dia katakan pada Aditya untuk tidak melampaui batas.


Aditya mengiyakan ucapan Keysa dan meminta maaf padanya, Keysa masuk kedalam kamar mandi tergesa-gesa dengan selimut menutupi semua tubuhnya dan hanya menampakkan kepalanya saja.


Aditya mengacak rambutnya frustasi, bagaimana mungkin dia bisa melakukan itu dan tidak memperdulikan ucapan Keysa.


"Dasar kau b*d*h Aditya" Umpat Aditya menyalahkan dirinya.


***


Setelah membersihkan diri, dan bersiap untuk makan pagi. Aditya melihat Keysa tengah asik memainkan ponselnya sambil tersenyum-senyum, Aditya yang baru saja keluar kamar mandi langsung menghampiri istrinya.


"Sedang apa?" Tanya Aditya


Keysa terkejut mendengar suara Aditya, dan segera berdiri dari posisi tengkurap nya. Serta tidak lupa dia mematikan layar ponselnya.

__ADS_1


"Tidak apa-apa"


Aditya tidak yakin dengan jawaban Keysa namun dia berusaha untuk percaya dengan istrinya.


"Kita sarapan dulu, tadi saya sudah menyuruh petugas resort untuk membuatkan kita makan. Setelah itu segeralah bersiap, saya mau mengajak kamu ke kota B. Dan kita menginap di sana beberapa hari setelah itu kita pulang"


"Kota B? Mau ngapain?"


"Ada seseorang yang harus saya kunjungi, dan beliau ingin bertemu denganmu"


Aditya menjawab pertanyaan Keysa sambil berjalan menuju pintu keluar.


Hampir 1 jam mereka sarapan dengan tenang tanpa berbicara sedikitpun, setelah selesai makan Aditya mengajak Keysa kembali kamar untuk bersiap meninggalkan resort. Keysa merapikan pakaiannya dengan menata sedikit riasan diwajahnya, sedangkan Aditya sibuk mengemasi barang-barang mereka berdua.


"Sudah siapa?" Tanya Aditya mendekati istrinya


"Sudah" Jawab Keysa dengan mengalihkan pandangannya dan melihat ke arah Aditya


Keysa terpaku melihat wajah tampan suaminya itu, dengan reflek Keysa berdiri dari duduknya dan menghadap Aditya.


Aditya bingung dengan sikap Keysa, dan sedikit melangkah mundur.


"Kita harus segera berangkat" Kata Aditya membalikkan badannya berusaha menghindari Keysa untuk menahan diri.


Keysa mengikuti langkah Aditya, hingga sampai didalam mobil. Aditya menjalankan mobilnya, hanya suara musik pelan yang menemani perjalanan mereka tanpa ada yang mau membuka suara terlebih dahulu.


Setelah hampir 4 jam perjalanan, Akhirnya mereka sampai di kota B. Aditya menghentikan mobilnya tepat di depan lobi hotel, saat ingin keluar dia sadar bahwa istrinya tengah tertidur pulas. Aditya membangunkan Keysa dengan pelan, dan mengajaknya untuk check in.


Setelah itu, dengan mata yang masih mengantuk tangan Keysa terus ditarik oleh Aditya hingga masuk kedalam kamar hotel.


Keysa langsung merebahkan tubuhnya dan menyambung tidurnya. Aditya hanya tersenyum tipis melihat tingkah imut istrinya.


*Masih ada waktu sekitar 6 jam sebelum bertemu dengan ibu Melati, sebaiknya aku juga istirahat sebentar* Batin Aditya yang sedang merebahkan tubuhnya pada sofa dekat dengan pintu balkon hotel.


.


.


.


.


Terus support author ya, author harap cerita ini dapat menghibur kalian🤗❤

__ADS_1


Dan author ingin meminta maaf karena keterlambatan update chapter baru dikarenakan beberapa sebab yang tidak bisa author katakan🙏🏻🙏🏻


Jangan lupa vote, like, dan komen xoxo❤❤❤


__ADS_2