Kaisar Langit

Kaisar Langit
Terpengaruh Qi iblis Lin Yue.


__ADS_3

Luo Jian hanya bisa menggenggam kepalanya melihat reaksi Lin Yue. Sedangkan untuk Raja Ming Zhao wajahnya berkedut yang samar terlihat merah disekujur wajahnya, bahkan prajurit pribadi Ming Zhao pun sama.


"Bocah, meskipun kamu dapat mengalahkan prajurit pribadiku, bukan bearti kau yang terkuat disini. Aku tidak menyerangmu saat tadi hanya ingin menghormati aturan yang ada sejak dulu, tapi kau kini sungguh menginjak harga diriku...," Ucapnya dengan nada dingin.


Swuuuuush!


Aura pembunuh yang kental membuat semua orang yang berada didalam penginapan bergidik ngeri. Begitu juga dengan Shui Long, namun tidak dengan Luo Jian yang kini hanya duduk sambil menatap santai Ming Zhao.


"Akupun menghormatimu sebagai Raja di Kerajaan ini, namun tidak dengan akalmu yang busuk itu," ucap santai Luo Jian.


"Raja dia benar benar tahu rencana kita," ucap telepati salah satu prajuritnya.


Ming Zhao tidak membalas, namun hanya menaikan kedua alisnya.


"Aku ingin tau sampai mana batas kekuatanmu!" Teriak Ming Zhao berkelebat cepat kearah Luo Jian.


Namun tiba tiba saat berada tepat didepan Luo Jian. Tubuhnya tidak bisa bergerak sama sekali, bahkan untuk menggerakan jarinya, ia sungguh tidak bisa melakukannya.


"A-apa yang terjadi..."


Puluhan orang yang ada didalam resto sejak awal wajahnya menegang tiba tiba terdiam. Seribu pikiran melayang terhanyut dalam kebingungan mereka.


Berdiri lalu Luo Jian menatap Ming Zhao yang kini meneteskan keringat dingin karena rasa takutnya.


"Menggunakan seseorang untuk melindungi Kerajaannya saat diserang dan mendapat bayaran memanglah hal yang cukup adil, tapi kau memiliki rencana lain untuk mereka setelah melakukan pertarungan, kau kira aku tidak tahu itu?" Tanya Luo Jian yang membuat keringat Ming Zhao benar benar menetes secara derasnya.


"Ka-kau berkata bohong, mana mungkin aku..."


Swuuuuush!


"Lancang!" Teriak menggema seorang pria paruh baya dari luar restoran.


Ming Zhao tersenyum mendengar suara pria yang ia kenali itu. Harapan besarnya untuk membersihkan nama atas tuduhan, dan memberi pelajaran pada Luo Jian akhirnya akan tiba.


Lima sosok tetua menggunakan jubah bergambar Elang berwarna merah memasuki restoran. Wajah mereka terlihat garang dengan luka goresan pedang disetiap sudut wajah mereka.


"Zhaoer apa yang terjadi?" tanya heran Ming Lao melihat adiknya mematung didepan seorang pemuda, ia merupakan tetua tingkat tinggi di sekte Elang Darah.


"Kakak dia mencoba menindasku dan menuduhku bahwa aku akan membunuh mereka yang akan membantu Kerajaanku," ucap Ming Zhao.


"Bukankah itu kebenarannya Zhaoer? Tapi tenang saja, pemuda itu hanyalah semut dimataku, karena itu kau tidak perlu takut untuk..."

__ADS_1


Baaaaammssss!


Sebelum menjelaskan lebih banyak, tiba tiba seuliet energi kecil yang dilepaskan Lin Yue menabrak tubuh Ming Lao hingga terpental dan merobohkan seluruh tiang yang ada di dalam restoran.


Empat tetua tingkat tinggipun tiba tiba mewaspadai area sekitarnya. Sedangkan Lin Yue yang telah memberikan serangan telak hanya bisa tertawa karena merasa senang.


"Lin Yue, keempat tetua itu bukan lawanku, meskipun aku yang membuat masalah, namun dia juga punya rencana jahat pada orang lain. Tentu kau tau harus berbuat apa bukan?" Tanya telepati Luo Jian.


"Tentu tuan," jawab Lin Yue.


Lin Yue mengerahkan energi Qinya kearah Luo Jian secara diam diam. Setelah merasa cukup, Lin Yue mengembangkan pipinya melihat reaksi kekuatan gelapnya.


"E-energi ini..." Ucap dalam hati Luo Jian.


Energi iblis sangat berlawanan dengan kekuatan milik Luo Jian. Hal itu menyebabkan Luo Jian sedikit mengeluarkan asap dari dalam tubuhnya. Asap itu merupakan aura hitam iblis yang nyata.


"Sepertinya pemuda itu benar benar yang melakukannya," ucap telepati salah satu tetua.


"Tunggu apa lagi, dia sudah melukai rekan kita."


Swuuuuush!


Salah satu sosok tetua tingkat Langit satu melesat sambil melepaskan tinjunya kearah Luo Jian yang telah mendorong tubuh Ming Zhao.


Sayangnya, kini kekuatan Luo Jian sudah berada di tahap Langit tiga akibat pinjaman Qi iblis milik Lin Yue. Sehingga hanya sekibasan tangan, Luo Jian yang juga terpengaruh oleh Qi iblis milik Lin Yue membuatnya membunuh tetua tersebut.


"Ooh tidak ini terlalu kasar," ucap Luo Jian dalam hati.


Ketiga tetua lainnya membelalakan mata mereka. Namun terlihat jelas urat kebencian di setiap sudut mata mereka memandang Luo Jian.


"Hanya kematian yang dapat kau terima!" Teriak ketiga tetua secara bersamaan.


Baaaaaamss!


Aura Kultivasi tingkat Langit dua, dan salah satunya tingkat dua akan menginjak tiga mengedar didalam ruangan resto.


Luo Jian yang masih terpengaruh oleh Qi iblis menyunggingkan senyum misteriusnya.


"Hanya sampah belaka," gumamnya.


Swuuuuush!

__ADS_1


Sekedipan mata, sebelum tiga tetua bergerak. Luo Jian telah tiba dan mencengkeram leher kedua tetua dengan kedua tangannya.


"Sa-sangat cepat!" Ucap mereka terkejut.


"Kau tidak layak untuk menyentuhku!" Nada arogan Luo Jian.


"Si-siapa kau sebenarnya..." Ucap kedua tetua yang ketakutan.


"Hanya seorang murid yang sedang menjalani pelatihan pengembangan diri!" Balas Luo Jian kemudian salah satu kakinya menendang keras kearah tubuh salah satu tetua dicengkeramannya.


Dhuuuuuaar!


Tetua yang tertendang terpental menabrak Ming Lao yang baru menyeimbangkan tubuhnya. Sedangkan tetua yang masih berada dicengkeramannya tubuhnya bergetar hebat merasakan cengkeraman Luo Jian bertambah erat.


Swuuuush! Dhuuuuaar!


Luo Jian membanting tubuh tetua tersebut ke lantai restoran, sehingga beton yang untuk mendirikan lantai restoran hancur dengan lubang bekas tubuh tetua tersebut.


Satu tetua yang hanya melihat kini lebih terlihat pucat dari lainnya. Ia melihat sendiri Mao Lao yang merupakan tetua tingkat tinggi hanya satu kali serangan terpental dan terluka, bahkan satu yang terbunuh dan dua lainnya terluka akibat serangan yang bisa dikatakan kentut belaka.


"Tu-tuan kau..." Ucapnya ketakutan.


Luo Jian menyunggingkan senyum misteriusnya. Setelah itu, ia berjalan santai kearah tetua tersebut.


"Tu-tuan biarkan aku sendiri yang melakukannya sungguh!"


Kraaaaack!


Tetua tersebut langsung menyundul dinding restoran hingga kepalanya mengeluarkan darah hitam.


"Kultivator Iblis..." Gumam Luo Jian.


Setelah itu, Luo Jian menatap Shui Long yang sejak tadi wajahnya terlihat pucat.


"Longer, mari kita tinggalkan Kerajaan ini. Kulihat tidak ada yang bisa dinikmati di Kerajaan ini, sedangkan untuk Raja Ming Zhao, buang pikiran burukmu itu, dan kapan saja aku dapat meruntuhkan Kerajaan ini dengan tanganku," ucap Luo Jian yang ternyata terpengaruh Qi iblis kuat milik Lin Yue.


Shui Long mengangguk, dan kemudian mengikuti Luo Jian meninggalkan kota dengan cara menggunakan ilmu meringankan tubuhnya.


Tanpa banyak kata, Luo Jian yang dihentikan oleh penjaga gerbang utama Kerajaan segera mengibaskan tangannya.


"Enyah dari sini!" Ucap Luo Jian yang membuat tubuh Shui Long bergidik.

__ADS_1


"Saudara Jian," ucap lirih Shui Long.


__ADS_2