
Luo Jian mengangguk dan kemudian langsung menggunakan pedang pemberian Dai Mubai dengan lihainya menyerang kearah titik vital milik Weng Lao. Serangan demi serangan yang cepat, terarah terus dilakukan oleh Luo Jian. Wajah Weng Lao berkerut saat gerakan yang
diperagakan oleh Luo Jian begitu sempurna berbeda dengan para murid lainnya, bahkan jika itu Dai Mubai murid pribadinya sendiri.
“Bocah ini benar benar berbeda dari
yang lainnya,” gumam Weng Lao terus menghindari serangan cepat milik Luo Jian yang semakin menggila.
“Bocah gunakan elemen cahayamu!”
Swuuuuung!
Weng Lao membuat segel ilusi agar tidak ada yang dapat mengetahui penguasaan elemen cahaya pada Luo Jian. Luo Jian sedikit ragu tapi tiba tiba serangan tapak tangan mampir pada wajahnya.
Plaaaaak!
“Lakukan saja yang aku perintahkan,” ucap Weng Lao kemudian menyerang Luo Jian menggunakan kekuatan yang ia turunkan hingga Fondasi Tao tingkat empat.
Swuuuuuuush!
Tanpa kembali menjawab, Luo Jian segera menyerang Weng Lao dengan menggunakan elemen cahaya yang ia gunakan pada pijakan kakinya. Sehinga lesatannya terlihat sangat cepat tak disangka Weng Lao terkejut setengah mati. Meskipun Luo Jian hanya berada ditingkat Tao empat, tapi kekuatannya sama dengan Langit dua. Hal itu juga menyebabkannya harus menaikan tingkat pada tingkat Langit dua.
Weng Lao yang merasa tertantang bertarung untuk melatih Luo Jian kini bergerak kembali menyerang Luo Jian. Disisi lain, tepatnya Dai Mubai yang melihat semangat gurunya dalam mengajari sekaligus pertarungan teknik pedang itu tak menyangka bahwa Luo Jian harus membuat Weng Lao benar benar serius.
Seratus gerakan berpedang telah mereka lewati, hingga tiba tiba saat Luo Jian akan kembali menyerang Weng Lao. Tiba tiba ratusan aura mendekat kearah mereka. Hal itu menyebabkan pertarungan terhenti.
“Langer berhenti, sekarang kau beristirahat terlebih dahulu,” ucap Weng Lao tersenyum.
“Terimakasih guru,” ucap Luo Jian mendekati Dai Mubai.
Swuuuuuuuush!
Hilangnya segel ilusi di barengi dengan kemunculannya ratusan murid yang dipimpin oleh salah satu tetua memberi hormat pada Weng Lao.
“Pemimpin kami ingin memberi laporan kami,” ucap tetua yang merupakan pimpinan murid elite itu bernama Hao Leng.
“Hao Leng katakan disini saja,” ucap Weng Lao tenang.
Hao Leng kemudian menatap Luo Jian yang tidak ia kenali sama sekali.
“Hao Leng dia murid baruku, Yin Lang. Jadi tidak ada yang perlu kau takuti tentang kehadirannya,” ucap tenang Weng Lao meskipun wajahnya terlihat kesal.
“Baik pemimpin, sesuai dugaan dua sekte aliran putih mencurigai kita yang mengira melepas iblis sembilan kepala,” ucap Hao Leng.
Weng Lao terdiam, mungkin memang sektenya aliran hitam salah satu terbesar di Benua Api. Tapi untuk melepas iblis sembilan kepala yang pernah mengacaukan Benua Api dia tidak memiliki kekuatan untuk melakukannya.
“Jika laporanmu benar, maka salah satu sekte ingin menghancurkan kita dengan cara ini. Leng sekarang kau kumpulkan ketua puncak Api Dewa, kita akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Usahakan masalah ini jangan tiba ditelinga puncak lainnya, aku takut bahwa ini
juga rencana dari salah satu puncak yang ingin memberontak,” ucap Weng Lao.
“Baik pemimpin.”
Swuuuuuush!
Ratusan prajurit yang dipimpin oleh Hao Leng kemudian kembali ketempat mereka masing masing, sedangkan Hao Leng sendiri mengumpulkan kekuatan tetua puncak Api Dewa diistana utama puncak Api Dewa.
“Bai bencana bagi sekte ini akan terjadi, untuk meminimalisir kehancuran, atau bahkan pemberontakan dari dalam, aku memintamu untuk mengumpulkan murid elit puncak Api Dewa, ingat lakukan dengan berhati hati. Aku hanya takut, lawan kita bukan sekte dari luar, tapi serangan dari dalam yang akan mengakibatkan kehancuran,” ucap serius Weng Lao.
“Baik guru, tapi bukankah kekuatan puncak Api Dewa sangat tersembunyi?” Tanya heran Dai Mubai.
“Aku tahu itu, dan tentunya mereka tidak tahu kekuatanku yang sebenarnya, tapi jika pemberontak itu bekerjasama dengan sekte luar, maka kita tidak bisa berbuat apapun,” ucap serius Weng Lao.
“Baik guru, Bai akan melakukan yang terbaik untuk guru,” ucap Dai Mubai.
Weng Lao kemudian menatap Luo Jian dengan tenang, karena Luo Jian adalah muridnya sendiri saat ini, ia tidak akan pelit untuk memberikan sumber daya yang ia miliki.
“Meskipun ranah kultivasimu berada ditingkat Tao empat, tapi kamu mampu melawan tiga tingkat diatasmu, hal itu membuatku tersanjung. Tapi sayangnya kekuatanmu bahkan tidak layak bersaing dengan murid dalam di lima puncak sekte ini. Bagaimana dengan perkembangan ranah Kultivasimu? Aku merasa kau sangat lambat dalam kenaikan tingkat?” Tanya Weng Lao.
__ADS_1
Luo Jian menjelaskan tentang masalahnya saat berkultivasi, sesaat setelah mendengar alasan Luo Jian. Weng Lao terdiam sejenak.
“Ini sangat aneh,” ucapnya yang disetujui Dai Mubai.
Weng Lao kemudian berpikir keras. Hingga lima menit terdiam, Weng Lao tiba tiba menyimpulkan sesuatu yang membuat Luo Jian begitu senang.
“Sepertinya kekuatanmu yang dapat melawan tiga tingkat diatasmu membuat lautan dantianmu lebih luas dari kultivator lainnya, karena aku ingin memastikannya bagaimana kau menyerap energy Yin di tanah terlarang sekte?” Tanya Weng Lao.
Luo Jian terdiam, mendengar tanah
terlarang ia yang pernah mendapat penjelasan tentang asal usulnya tiba di sekte itu akhirnya mengangguk tanpa keberatan sama sekali.
“Baik guru aku akan ikut guru,” ucap Luo Jian.
Weng Lao mengangguk, kemudian ia meminta Dai Mubai untuk segera menyelesaikan tugasnya, sedangkan ia akan mengantarkan Luo Jian kearah tanah larangan sekte.
Swuuuuuush!
Weng Lao membawa tubuh Luo Jian pergi meninggalkan kediaman milik Dai Mubai kearah tanah terlarang. Satu jam perjalanan.
Swuuuuuung!
Weng Lao membuat segel formasi untuk
melindungi Luo Jian dari anggota sektenya yang haus akan darah. Tidak hanya itu ia juga memberi segel ilusi yang membuatnya merasa bahwa Luo Jian akan aman dari serangan anggota sektenya.
“Ingatlah jangan pernah keluar dari segel formasi ini sebelum aku datang menjemputmu,” peringatan Weng Lao.
Weng Lao juga memberikan penjelasan bahwa muridnya banyak yang haus akan pertempuran dan darah.
“Baik guru,” ucap Luo Jian kemudian memasuki segel formasi buatan Weng Lao.
Melihat Luo Jian yang telah memasuki segel formasi, Weng Lao kembali membuat segel tangan. Dan tak lama setelah segel berhasil dibentuk, segel itu melesat kearah langit yang seketika membuka celah dimensi berbentuk lingkaran.
Kejadian aneh itu dibarengi dengan energy Yin yang sangat pekat keluar dari celah dimensi itu memasuki tanah terlarang sekte. Merasa tugasnya telah selesai Weng Lao segera pergi
Semua murid mencari sumber energy yang begitu pekat untuk melakukan pelatihan. Karena sumber utama diatas langit milik Luo Jian, tentu para murid berdesakan untuk melakukan terobosan disebelah Luo Jian yang telah terlindungi oleh segel ilusi dan formasi yang dibuat oleh Weng Lao.
“Ternyata ini alasan guru membuat segel formasi dan ilusi,” gumam Luo Jian kemudian memutuskan untuk berkultivasi.
Satu hari telah berlalu, Luo Jian belum merasakan adanya tanda tanda terobosan ketingkat yang lebih tinggi. Karena itu, ia memilih untuk tetap menyerap energy Yin yang entah dari mana asalnya itu.
Disisi lain, tepatnya puncak Zhi Yin.
“Yuer kenapa kau selalu melamun akhir akhir ini?” Tanya Yin Kun.
Zhi Yu hanya menggelengkan kepalanya, ia tidak tahu kenapa sering membayangkan wajah Luo Jian yang tampan, karena tidak ingin pikirannya diketahui gurunya sendiri. Zhi Yu berpamitan untuk melakukan pelatihan tertutup.
“Guru aku ingin melakukan pelatihan tertutup,” jawab Zhi Yu.
“Tunggu!”
Zhi Yu membalikan tubuhnya menatap Yin Kun.
“Saat ini sekte kita sedang terancam akibat kemunculannya iblis sembilan kepala, aku tidak berharap kau hanya diam dan melihat sekte kita dalam bahaya bukan?” Tanya Yin Kun.
“Itu urusan para tetua sekte, jadi bukan urusanku,” jawab tenang Zhi Yu.
“Hahahaha! Apa kamu tidak tahu? Yin Lang akan dimanfaatkan oleh Weng Lao cepat atau lambat, apa kau masih ingin diam saja?” Tanya Yin Kun.
Zhi Yu mengepalkan tangannya, wajahnya terlihat sangat kesal. Tapi ia sendiri tidak bisa melawan Yin Kun, apalagi Weng Lao.
“Sekarang guru katakan saja apa maksud kedatangan guru?” Tanya Zhi Yu.
“Kau akan membantu puncak Api Dewa, karena jujur saja dipuncak ini murid elite yang memiliki kelebihan hanya dirimu saja,” ucap Yin Kun.
Kedua alis Zhi Yu menyatu dengan wajah penasaran yang sangat tinggi.
__ADS_1
“Bukankah puncak Api Dewa sangat rahasia dan…”
Swuuuuush!
Segel formasi dibuat oleh Yin Kun untuk merahasiakan pembicaraan mereka.
“Tentu kau ingat masalah tiga puluh tahun yang lalu, sekte ini memang terlihat tenang tanpa ada masalah internal, tapi apa kau ingat adik seperguruan ketua? She Yin? Karena itu ia sengaja membuat lima puncak yang dipimpin oleh berbeda tetua agar tahu kesetiaan mereka
terhadap sekte ini,” ucap Yin Kun tanpa menjelaskan lebih lanjut.
“Tapi apa hubungannya dengan Yin Lang? Dia hanya pemuda biasa yang…”
“Hubungannya adalah disaat nanti dia telah menjadi kuat, untuk alasan kuatnya biarkan waktu yang menjawabnya…,” Ucap dingin Yin Kun menghilang dari pandangan.
Zhi Yu terdiam untuk memikirkan keputusannya, merasakan bahwa Yin Lang akan dimanfaatkan oleh Weng Lao. Zhi Yu
menjadi gelisah.
Swuuuuush!
“Kakak Yu sepertinya kau sedang memikirkan sesuatu?” Tanya She Shi.
“Shier,” ucap Zhi Yu kemudian memeluk adik seperguruannya dengan hangat.
“Sepertinya kakak memiliki masalah? Bisakah kakak menceritakan masalah apa itu?”
“Ini tidak bisa dijelaskan karena…”
“Kakak menyukai seseorang?”
Hidup puluhan tahun dengan Zhi Yu, tentu She Shi dapat membaca perasaan Zhi Yu dengan mudahnya. Karena tidak ingin ada yang dirahasiaakan, Zhi Yu mengajak She Shi untuk kembali kekediamannya untuk bercerita tentang Yin Lang.
Lima hari telah berlalu dengan cepat, Luo Jian masih belum merasakan tanda tanda terobosan yang akan ia alami. Tapi yang pasti perasaan aneh mulai terjadi pada tubuhnya, kepalanya mulai merasa pusing, rasa sakit ia rasakan didalam dantiannya sendiri.
“Apa ini…. Akkkkkh!”
Groooarrrrrhhhhh!
Luo Jian mengaum bagaikan singa yang merasa kesakitan, kesadarannya perlahan menghilang. Dibarengi dengan itu, fenomena alam terjadi di dunia nyata. Petir kecil menari nari diatas langit yang di sertai awan hitam dan juga angin kencang.
*
Alam tanpa batas.
“Akhhhhh! Kenapa bocah itu mencoba menghancurkan rantai pengendali ingatanku!” Teriak kesal kakek tua yang merasa
kesal.
“Tidak, waktu itu seharusnya aku menghancurkan rohnya saat itu,” ucapnya kesal karena kesalahannya sendiri.
*
Alam Dewa, fenomena itupun juga terjadi. Bahkan fenomena itu ditanggapi dengan serius oleh para Dewa yang mengira sosok agung dan kuat akan segera muncul cepat atau lambat. Merasa kedudukan Shen Long dalam bahaya, ia memutuskan Jendral pasukan langit untuk membunuh sosok yang dapat membahayakan posisinya itu.
*
Disisi lain, roh Luo Jian tiba di Dantiannya sendiri. Melihat satu persatu rantai emas yang melilit dantiannya hancur membuatnya heran. Namun sebelum berpikir tiba tiba Luo Jian kembali merasa sakit pada kepala rohnya.
“Akkkkkkh!”
Ingatan demi ingatan akhirnya memasuki pikirannya. Meskipun ingatannya tidak kembali sepenuhnya, hal itu membuatnya tahu bahwa siapa jati dirinya sendiri. Seseorang mantan Kaisar Langit yang dikhianati oleh para Dewa. Lima menit merenungi pikiran tersebut. Akhirnya roh Luo Jian kembali mendapat kendali tubuh fisik nyata Luo Jian.
“Aku adalah Luo Jian…”
“Jadi energy Yin ini bertentangan dengan rantai
emas yang membelenggu pikiranku, sehingga energy Yin menghancurkan rantai emas. Bagus sekali.” Ucap Luo Jian namun ia tidak tahu
__ADS_1