
Disisi lain, pasukan Abadi dan Cahaya tiba tiba memperkuat perisai mereka saat melihat tubuh Huang Ruo itu membesar, hingga tiba tiba meledak yang menyebabkan gelombang energi tak kasat mata hampir menghancurkan perisai gabungan mereka. Dan pada akhirnya perisai pertahanan mereka hancur disaat terakhir tubuh Luo Jian yang menghantam perisai pertahanan mereka.
Luo Zhuo, dan Luo Zhang serta pasukan Jiwa Cahaya yang melihat kondisi Luo Jian sangat parah segera melesat. Hal itu menyebabkan para pasukan Abadi tahu, bahwa sosok pemuda yang mereka singgung bukanlah pemuda biasa.
"Pangeran Zhuo saja sangat khawatir, siapa sebenarnya identitas pemuda itu," ucap Dao Shi Yun yang kemudian menghampiri pasukan Jiwa Cahaya untuk mencari tahu identitas Luo Jian.
"Zhanger, luka leluhur sangat parah hampir melumpuhkan seluruh syaraf didalam tubuhnya, lebih baik kita membawanya ke Klan," ucap Luo Zhuo telepati.
Luo Zhang mengangguk, dan kemudian membuat segel teleportasi yang menghubungkan langsung kearah klan mereka. Dibarengi dengan kedatangan Dao Shi Yun, pasukan Jiwa Cahaya, Luo Zhuo dan Luo Zhang segera memasuki portal lenyap dari pandangan sehingga membuat Dao Shi Yun begitu murka.
"Argggghhh! Jika begini rencanaku bisa gagal, dan pemuda itu aku harus mendapatkan identitasnya," ucap didalam hati Dao Shi Yun yang begitu murka.
Kepergian Luo Zhang, Zhuo dan pasukan Jiwa Cahaya membuat pasukan Abadi dan keenam pemimpin utama pergi dari tempat itu.
Setelah berada di klan, Luo Zhuo mengeluarkan pill penyembuh tingkat Dewa yang tentunya keberadaan pill tingkat Dewa tidak sembarang Kultivator dapat memilikinya.
"Semoga pill ini dapat membantu leluhur," ucap Luo Zhuo kemudian memberikan energi Qinya kearah tubuh Luo Jian.
Sedangkan, kesadaran Dewa milik Luo Jian meregenerasi saraf Luo Jian yang hampir lumpuh seutuhnya. Dibantu dengan pill tingkat Dewa, pemulihan cukup cepat, tapi kelumpuhan syaraf mungkin membutuhkan waktu bertahun tahun.
Satu bulan tak sadarkan diri, dan selama itu Luo Zhuo serta Luo Zhang secara bergantian memberikan energi Qi mereka akhirnya mendapatkan hasil. Kejadian itu tidak membuat mereka senang, karena saat ini yang mereka rasakan adalah keterkejutan.
"Bagaimana bisa secepat ini!"
Perlahan mata Luo Jian terbuka, menatap kearah sekitarnya.
"Saudara sudah berapa lama aku tak sadarkan diri?" Tanya Luo Jian bangun dari tempat tidurnya.
"Saudara lebih baik kamu berbaring saja, biar aku cek kondisimu," jawab cepat Luo Zhuo.
__ADS_1
Menangkis uluran tangan Luo Zhuo dengan lembut, Luo Jian berdiri dari tempat tidurnya dan melompat lompat tubuhnya sambil merenggangkan ototnya.
"Tenanglah keadaanku telah pulih," ucap Luo Jian membuat keduanya tidak berkedip sama sekali.
"Aiiih apa yang kalian herankan?" Tanya Luo Jian sambil menghela napas panjang.
Luo Jian yang sebenarnya tidak ingin memberikan penjelasan hal lain mengenai kesadaran Dewa pada akhirnya membeberkan semuanya. Dan hal itu mengejutkan keduanya, tentu bagi Luo Zhuo setelah mendapatkan manfaat yang sangat berrharga membuatnya akan secepatnya menyerap kesadaran Dewa yang diberikan oleh Luo Jian.
"Karena itu, aku tidak mengijinkan kalian menggunakan kesadaran Dewa sesuka hati kalian. Karena hal itu akan membuat kekuatan yang tak terbendung tiba di alam ini dan melenyapkan seluruh Benua ini...," Ucap dingin Luo Jian memberikan ancaman yang tentu saja hal itu memang benar adanya.
Karena bagaimanapun kesadaran Dewa sendiri milik para Dewa, dan ketika mereka secara besar besaran menggunakan kesadaran Dewa akan menyebabkan para Dewa merasa adanya sebuah kekuatan yang bisa saja melenyapkan mereka.
"Zhang satu bulan ini aku akan melakukan latihan tertutup, ingat jangan ganggu aku," ucap Luo Jian yang membuat keduanya pergi dari kamar Luo Jian.
Setelah kepergian mereka, Luo Jian mengeluarkan sebagaian harta bergarga milik klan Luo.
"Sepertinya aku membangun kekuatan dari sini terlebih dahulu, karena itu aku tidak akan pelit untuk meningkatkan kekuatan mereka," ucap Luo Jian pada diri sendiri kemudian membuat ribuan pill untuk meningkatkan kekuatan klan Luo yang tentunya akan ikut berperang dengannya melawan para Dewa kelak.
"Semua pill tingkat menengah pun telah aku perbaiki, sudah saatnya aku mencari sumber daya bagi diriku sendiri" ucap Luo Jian memikirkan sesuatu.
Mungkin pill buatan Luo Jian sangat bermanfaat bagi orang lain atau Kultivator biasa, tapi bagi dirinya pill itu tidak lebih dari sampah disaat ia teringat akan Dantiannya yang sangat luas. Karena sudah satu bulan berlalu, Luo Jian keluar dari kamarnya menemui Luo Zhang.
Lima belas menit mencari Luo Zhang, akhirnya ia menemukan Luo Zhang yang sedang mengumpulkan pasukan Jiwa Cahaya.
"Leluhu..." Ucap mereka terhenti disaat kesadaran Dewa milik Luo Jian menekan pikiran mereka.
"Sudah aku katakan, panggil saja namaku," gerutu Luo Jian.
Mereka mengangguk, setelah itu Luo Jian menyampaikan maksud kedatangannya. Luo Zhang yang sudah bisa menebak Luo Jian tidak akan diam tinggal di klan terus menerus akhirnya menganggukan kepalanya.
__ADS_1
"Kalian semua berlatihlah dengan baik, kedatanganku dimasa depan tidak lain untuk membawa kalian berpetualang, jadi berkultivasilah dengan baik. Jika tidak ada hal genting, kalian tidak aku ijinkan untuk keluar dari Klan."
"Baik saudara!" Ucap mereka kompak.
Luo Jian menganggukan kepalanya dengan bangga, setelah itu ia memberikan cincin ruang milik klan Luo kepada Luo Zhang.
"Didalam terdapat ribuan pill yang dapat digunakan untuk kalian, dan sisanya aku simpan untuk membangun kekuatan yang lain," ucap Luo Jian jujur.
"Baik saudara," ucap Luo Zhang kemudian menerima cincin ruang itu.
Setelah berpamitan, Luo Jian menyampaikan pada mereka agar tidak mengutus siapapun untuk melindunginya. Setelah semuanya selesai tersampaikan, Luo Jian pergi menggunakan ilmu meringankan tubuhnya kearah barat. Kepergian Luo Jian membuat Luo Zhang segera memeriksa isi cincin ruangnya.
"Apa!" Tubuh Luo Zhang bergetar melihat ribuan pill tingkat Dewa menggunung didalam cincin ruang.
Wajahnya berkedut, ia sangat tahu isi dari cincin milik klan sebelumnya hanya ada beberapa pill tingkat Dewa, dan itupun sebatas penambah energi Qi, maupun pill penyembuh. Tapi kini dari kultivasi, hingga semua yang dibutuhkan mereka berada ditingkat Dewa. Hal itu sudah jelas bahwa Luo Jian sendiri yang membuatnya.
"Patriak ada apa?" Salah satunya heran melihat tubuh Luo Zhang yang gemetar.
Swuuuuuush!
Seluruh isi cincin ruang dikeluarkan, terlihat gunungan yang berisi ribuan pill menyebarkan aroma sangat pekat. Seketika seluruh anggota sisa klan cahaya tubuh mereka bergetar melihat dan merasakan aroma pill tingkat Dewa buatan Luo Jian.
"Bahkan aromanya lebih pekat dari pill Dewa yang ada di Benua ini," ucap para ahli.
"Karena saudara Jian meminta kita untuk berkultivasi dan menutup diri kembali, maka kita jangan mengecewakannya, silahkan kalian ambil pill yang dibutuhkan!" Perintah Luo Zhang.
"Baik Patriak!"
Disisi lain.
__ADS_1
"Bagaimana keadaan Zhi Yu sekarang," gumam Luo Jian teringat akan sosok wanita yang perhatian kepadanya.