
Baaaaamsss!
Sekali kibasan tangan, para ahli klan Cahaya yang telah kehilangan kesadaran terpental disaat akan menghajar Luo Lang.
"Le..."
"Keluarlah..." Ucap Luo Jian menggunakan nada berat.
Luo Lang bergidik ngeri hanya mendengar suara Luo Jian yang berubah itu, tanpa ingin membantah dan ia sendiri juga telah terluka segera keluar dari segel formasi.
Swuuuuuuuush!
Pedang hitam muncul digenggaman Luo Jian, beberapa ahli klan cahaya yang tak sadarkan diri dibelakang Luo Jian hendak menyerang secara diam diam. Namun Luo Jian merasakan pergerakan mereka, dengan santainya ia menghilang dari kehampaan lalu muncul dibelakang punggung mereka.
Dhuuuuuuar! Dhuuuuuar!
"Tuan lepaskan kesadaran Dewa anda," ucap Chi Yue.
Swuuuush!
Kesadaran Dewa menyebar dibarengi dengan Luo Jian yang membuat segel tangan yang pernah dibuat oleh Chi Yue. Setelah segel itu melesat keatas langit, Luo Jian kembali mengedarkan kesadaran Dewanya. Gelombang kesadaran Dewa yang tak kasat mata menyebar menindas para ahli klan Cahaya yang mulai jatuh berlutut.
"Serap!"
Luo Jian kemudian menggunakan teknik kultivasinya untuk menyerap kesadaran iblis yang mempengaruhi pikiran para ahli klan cahaya. Asap tipis dari dahi muncul satu persatu dari para ahli klan cahaya, Luo Jian yang menyerap kesadaran iblis tiba tiba merasakan dantiannya bergejolak hebat. Dibarengi dengan hal tersebut, perasaan asing yang belum pernah Luo Jian rasakan tiba tiba memasuki tubuhnya.
Chi Yue sendiri yang ikut membantu penyerapan kesadaran iblis pikiran para ahli klan cahaya pun terkejut, dari tebakannya saat ini. Luo Jian tidak menyerapnya untuk menambah kekuatannya. Melainkan menumbuhkan rasa kebencian, dan dendam yang tertanam didalam hatinya.
"Tuan apa yang kau lakukan!" Teriak Chi Yue dipikiran Luo Jian karena kesadaran iblis dapat memanipulasi kebencian dan dendam dihati seseorang.
"Aku..." Ucap terhenti namun dengan suara yang sangat serak.
Swuuuuuuuuush! Baaaaaaammss!
Hanya tiga menit, proses penyerapan kesadaran iblis memang telah berhasil. Namun saat ini Luo Jian telah kehilangan kendalinya, sehingga para ahli klan cahaya yang telah mendapat kendali kesadaran mereka terpental akibat sapuan kesadaran Dewa dan juga iblis yang saling berlawanan mencoba saling mengalahkan satu sama lain.
"Ughhhhh!"
__ADS_1
Luo Jian memuntahkan seteguk darah merah dari bibirnya dan jatuh kearah permukaan tanah.
"Leluhur!" Ucap para ahli klan cahaya segera melesat dan memberikan energi Qi mereka untuk menyembuhkan luka yang dialami oleh Luo Jian.
Namun sebelum mereka berhasil mentransferkan enegi Qi kearah tubuh Luo Jian, hempasan kuat keluar dari tubuh Luo Jian bagaikan sapuan daya kejut yang cukup mengerikan.
Swuuuuuuung!
Pedang hitam yang terlepas dari genggaman Luo Jian berputar putar seolah olah memberikan isyarat pada mereka agar segera menjauh.
"Luo Lang, mundur! Segel kawasan area leluhur!" Ucap Luo Zhang segera memerintah dan menyegel kawasan tersebut.
Perlahan tubuh Luo Jian melayang, dua bola matanya terlihat berbeda, dari tadi yang kedua bola mata berwarna keperakan, kini sebelah kiri menjadi hitam legam, dan kanannya masih keperakan.
"Para Dewa! Aku ingin membunuh kalian!" Teriak Luo Jian membuat segel formasi gabungan bergetar seolah olah suara Luo Jian adalah gelombang kejut kekuatan dahsyat.
Swuuuuung!
Saat Luo Jian yang telah kehilangan kendali akan keluar, pedang hitam berdengung lalu menghentikan langkah Luo Jian.
"Yuer...," Ucap Luo Jian mengenali pedang hitam, namun suaranya sangat berbeda.
Karena saat ini ia tidak memiliki kekuatan setelah meminjamkan pada Luo Jian, karena itu dengan sisa kekuatan rohnya, ia mencoba untuk menghentikan niat Luo Jian.
"Tuan kendalikan tubuh anda sendiri! Sadarlah!" Teriak Chi Yue menggema dipikiran Luo Jian.
"Akkkkh!" Luo Jian tiba tiba berteriak dan melepaskan kembali gelombang kejut dari tubuhnya.
Kraaaaack!
Segel formasi terlihat retak disaat itu juga, Luo Zhang sendiri tidak tahu apa yang sedang terjadi pada leluhur mereka yang kini terkurung didalam segel formasi terus berteriak.
"Patriak leluhur Jian," ucap kebingungan Luo Lang yang hanya ditanggapi dengan gelengan kepala.
"Sudahlah, lebih baik kita tetap memperkuat segel karena kekuatan leluhur yang sangat misterius ini sungguh merepotkan," jawab Luo Zhang terus memperkuat segel.
Disisi lain tepatnya di seluruh Benua Api, kekacauan akhirnya meluas dengan hanya beberapa waktu saja. Seluruh sekte, kerajaan dan tentunya yang mendapat kabar tentang kemunculannya iblis kesadaran segera memperkuat keamanan mereka masing masing. Tapi hal itu sia sia belaka, karena serangan iblis jiwa bukan menggunakan serangan fisik, melainkan serangan kesadaran yang hal itu tidak disedari oleh mereka. Satu persatu para Kultivator saling mengamuk dan membunuh.
__ADS_1
Kekacauan itu juga menimbulkan pasukan abadi yang merupakan aliansi terkuat di Benua Api turun dari persembunyian mereka.
"Pangeran Zhuo, iblis kesadaran telah meluas, hal ini menyebabkan para Kultivator saling membunuh," laporan salah satu pemuda berambut keperakan melaporkan kejadian yang sedang panas di Benua Api.
"Seandainya guru masih di alam ini, mungkin hal seperti ini tidak akan pernah terjadi," gumam Pangeran Zhuo sambil menatap langit langit istana besarnya.
"Ahh Zhu Ji, karena kita sendiri tidak tahu bagaimana caranya melenyapkan iblis kesadaran, pimpin para pasukan dan sebarkan perintah untuk menyegel iblis kesadaran yang berkeliaran, ingatlah untuk menjaga pikiran kalian," perintah Pangeran Zhuo yang tiba tiba bola matanya menjadi keperakan seketika.
"Baik pangeran," ucap Zhu Ji kemudian keluar dari istana dan siap melaksanakan tugas.
Melihat kepergian Zhu Ji, lamunan pangeran Zhuo pecah akibat teringat akan klannya yang kini entah bagaimana kabarnya.
"Aku tidak tahu bagaimana kabar mereka, sepertinya besok adalah waktu yang tepat untuk berkunjung," ucap Pangeran Zhuo.
****
Luo Jian yang masih kehilangan kendali perlahan kekuatannya menurun secara drastis, hal itu menyebabkan Chi Yue bisa menghela napas panjang.
"Saatnya kembali tidur panjang," gumam Chi Yue.
Saat kesadaran telah kembali. Luo Jian terlihat seperti orang kebingungan yang tidak tahu apa apa.
"Ternyata berhasil," sedikit senang, namun anehnya ia tidak mendengar suara Chi Yue sama sekali.
"Yuer," ucap Luo Jian telepati yang tidak mendapat jawaban sama sekali.
Luo Zhang yang tidak melihat keanehan pada leluhurnya segera menghancurkkan segel formasi gabungan mereka.
"Saudara," sapa Luo Zhang hormat mengejutkan lamunan Luo Jian.
"Ahh iya," jawab singkat Luo Jian.
Luo Lang kemudian menjelaskan, bahwa setelah ia menarik pasukannya, seluruh kultivator menjadi tak terkendali menyerang satu sama lain. Merasa bahwa mereka membutuhkan tempat, akhirnya Luo Zhang memutuskan untuk kembali ke klan dan membicarakan rencana yang akan mereka lakukan nantinya.
Setelah berada di aula utama klan Cahaya yang dihadiri para ahli klan serta beberapa tetua dan tentunya patriak Luo Zhang. Luo Jian kemudian menjelaskan rencana sekaligus alasannya dapat mengalahkan para iblis kesadaran.
"Le..." Salah satu ahli ingin bertanya namun terpotong.
__ADS_1
"Panggil saja saudara Jian," ucap Luo Jian.